Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Jenis Tanaman Hias Lavender yang Bisa Kamu Koleksi
ilustrasi tanaman lavender (pexels.com/Iryna Ilieva)
  • Lavender populer sebagai tanaman hias berwarna ungu beraroma menenangkan, sekaligus disebut efektif mengusir nyamuk dan mempercantik pekarangan.
  • Lavender Inggris cocok untuk minyak esensial, kuliner, dan cuaca dingin; Prancis menyukai lingkungan hangat dengan aroma pinus-rempah; Spanyol tangguh di iklim panas-kering dan beraroma tajam.
  • Lavender Portugis kaya minyak serta kamfer untuk parfum dan pewangi, sedangkan Grosso merupakan hibrida tahan cuaca, hama, dan penyakit yang direkomendasikan bagi pemula.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tanaman lavender telah lama dikenal sebagai salah satu tanaman hias paling populer di dunia berkat warna ungunya yang menawan dan aromanya yang menenangkan. Selain mempercantik halaman rumah, keharuman khas dari tanaman ini juga sangat efektif untuk mengusir nyamuk serta memberikan efek relaksasi bagi siapa saja yang menghirupnya. Keindahan dan manfaatnya yang melimpah membuat lavender menjadi pilihan utama bagi para pencinta tanaman yang ingin menghadirkan nuansa alam yang damai di pekarangan mereka.

Meskipun sekilas terlihat sama dengan kelopak bunganya yang dominan berwarna ungu, tanaman lavender sebenarnya memiliki banyak sekali varietas yang tersebar di berbagai belahan dunia. Setiap jenis memiliki karakteristik visual yang unik, tingkat ketahanan cuaca yang berbeda, hingga kadar keharuman yang bervariasi. Agar kamu tidak salah memilih varietas yang cocok untuk dirawat, yuk kenali kelima jenis tanaman lavender yang menarik untuk melengkapi koleksi tanaman kamu di rumah.

1. Lavender inggris

ilustrasi lavender inggris (commons.wikimedia.org/Sten Porse)

Lavender Inggris merupakan varietas yang paling umum dijumpai dan paling banyak dibudidayakan di seluruh dunia. Tanaman ini terkenal memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap cuaca dingin dan mampu tumbuh subur membentuk semak bulat yang padat dengan dedaunan hijau keabu-abuan. Ciri khas utamanya adalah tangkai bunganya yang ramping dengan kuntum-kuntum kecil berwarna ungu cerah hingga ungu tua yang sangat memikat mata.

Selain pesona visualnya, lavender Inggris adalah jenis yang paling sering diincar oleh industri kecantikan untuk mengekstrak minyak esensial karena memiliki aroma yang sangat manis dan kuat. Para pencinta kuliner juga kerap memanfaatkan bunga dari varietas ini sebagai campuran bahan makanan, teh herbal, atau kue karena rasanya yang lembut. Jika kamu mencari lavender klasik dengan wangi aromaterapi yang menenangkan jiwa, varietas inilah pilihan terbaik untuk ditanam.

2. Lavender prancis

ilustrasi lavender prancis (commons.wikimedia.org/Krzysztof Ziarnek, Kenraiz)

Berbeda dengan varietas Inggris, lavender Prancis menonjol karena struktur fisiknya yang unik, terutama pada bagian dedaunannya. Daun dari tanaman ini memiliki tepi yang bergerigi menyerupai rumbai atau gigi kecil, yang menjadikannya tampak sangat dekoratif bahkan saat belum mengeluarkan bunga. Kelopak bunganya tumbuh dalam bentuk tabung yang kompak dengan warna ungu muda yang lembut, memberikan kesan visual yang elegan dan sangat cocok sebagai penghias sudut ruangan.

Meskipun dinamakan lavender Prancis, tanaman ini sebenarnya sangat menyukai paparan sinar matahari penuh dan lebih cocok tumbuh di lingkungan yang cenderung hangat. Aroma yang dihasilkan oleh varietas ini sedikit berbeda dari lavender biasa, karena memiliki sentuhan wangi pinus dan rempah yang segar. Oleh karena itu, lavender Prancis sangat ideal bagi kamu yang menginginkan tanaman hias dengan tampilan daun yang estetik sekaligus wangi maskulin yang menyegarkan

3. Lavender spanyol

ilustrasi lavender spanyol (commons.wikimedia.org/Krzysztof Ziarnek, Kenraiz)

Lavender spanyol mudah dikenali karena bentuk bunganya yang sangat mencolok dan berbeda dari jenis lavender pada umumnya. Kepala bunganya berbentuk gemuk menyerupai buah nanas kecil dengan daun pelindung tegak di bagian atasnya yang tampak seperti telinga kelinci. Kombinasi bentuk unik dan warna ungu tua kehitaman ini membuat lavender Spanyol selalu berhasil menarik perhatian dan menjadi primadona di area taman terbuka.

Spesies ini tumbuh sangat subur di iklim yang panas dan kering karena berasal dari wilayah Mediterania yang terik. Wangi yang dihasilkan oleh kelopaknya cenderung lebih pekat dengan aroma minyak kayu putih yang cukup tajam, sehingga kurang cocok untuk bahan masakan namun sangat ampuh mengusir serangga. Jika kamu tinggal di daerah dengan cuaca yang panas, lavender spanyol adalah pilihan yang tangguh sekaligus menawarkan estetika visual yang eksotis.

4. Lavender portugis

ilustrasi lavender portugis (commons.wikimedia.org/Ji-Elle)

Lavender portugis yang juga dikenal dengan sebutan lavender berduri merupakan varietas yang memiliki ukuran fisik cenderung lebih besar dan tinggi. Tangkai bunganya tumbuh menjulang panjang dengan cabang-cabang tipis yang menopang gugusan bunga berwarna biru keunguan yang tampak anggun saat tertiup angin. Dedaunannya yang lebar dan berwarna hijau pucat memberikan kontras yang cantik terhadap pucuk-pucuk bunganya yang mekar dengan lebat.

Kelebihan utama dari lavender Portugis terletak pada kandungan minyaknya yang sangat melimpah serta aromanya yang sangat tajam berkat kandungan kamfer yang tinggi. Karena wanginya yang menusuk dan tahan lama, varietas ini menjadi bahan baku utama dalam industri pembuatan parfum komersial, sabun, dan produk pewangi ruangan. Menanam lavender portugis di halaman rumah akan memberikan suplai wewangian alami yang kuat untuk menyegarkan atmosfer di sekitar tempat tinggal kamu.

5. Lavender grosso

ilustrasi lavender grosso (commons.wikimedia.org/Victor M. Vicente Selvas)

Lavender grosso adalah tanaman hibrida hasil persilangan antara lavender Inggris dan lavender Portugis yang sengaja diciptakan untuk menghasilkan varietas super. Hasilnya adalah tanaman dengan ketahanan luar biasa yang mampu bertahan di cuaca dingin ekstrem maupun cuaca panas yang menyengat. Tanaman ini tumbuh membentuk rumpun yang sangat besar dengan tangkai-tangkai bunga yang panjang dan kokoh, menjadikannya sangat populer di ladang-ladang lavender komersial.

Bunga dari lavender grosso memiliki warna ungu gelap yang sangat pekat dan menghasilkan minyak aromatik dalam jumlah yang jauh lebih banyak daripada varietas indukannya. Karena ketahanannya terhadap hama dan penyakit, jenis ini sangat direkomendasikan bagi para pemula yang baru ingin mencoba belajar berkebun lavender tanpa takut tanaman mudah layu. Keindahannya yang masif dan perawatannya yang mudah dijamin akan membuat taman terlihat seperti hamparan permadani ungu yang menakjubkan.

Kehadiran tanaman lavender di sekitar rumah bukan sekadar tentang estetika visual semata, melainkan sebuah investasi untuk kenyamanan dan kesehatan keluarga. Aroma alaminya yang mampu meredakan stres dan mengusir serangga pengganggu akan menciptakan lingkungan rumah yang lebih sehat, damai, dan asri. Jadi, jangan ragu untuk mulai memilih varietas lavender favorit dan rasakan sendiri sensasi ketenangan di tengah hamparan bunga ungu yang harum merona.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article