Warna pink sering kali dikaitkan dengan sesuatu yang feminin dan lekat dengan citra perempuan. Hal ini membuat banyak orang beranggapan bahwa cowok yang mengenakan warna ini dianggap tidak maskulin atau bahkan menyimpang dari norma yang ada. Padahal, sejarah menunjukkan bahwa warna tidak memiliki gender, dan makna suatu warna dapat berubah seiring waktu.
Dahulu, warna pink justru dianggap sebagai warna yang kuat dan berani karena memiliki kedekatan dengan warna merah yang melambangkan keberanian. Namun, stereotip modern membuat warna ini seakan-akan menjadi milik satu gender saja.
Biar kamu tidak semakin salah kaprah, langsung saja simak ketujuh mitos tentang cowok dan warna pink yang harus ditinggalkan berikut ini. Simak sampai akhir, ya!