ilustrasi teater (unsplash.com/Andres Medina)
Pertunjukan teater musikal sudah ada di Indonesia sejak tahun 1970-an. Gelombang awal ini diprakirakan tidak lepas dari peran majalah musik Aktuil asal Bandung yang dipimpin oleh Remy Sylado, seorang seniman sekaligus penulis naskah drama yang memproduksi musikal berjudul "Orexas". Dekade berikutnya, musisi Harry Roesli merilis album musikal "Ken Arok: Rock Opera" dengan melibatkan aktor Didi Petet, disusul oleh Guruh Soekarnoputra yang menghadirkan produksi musikal megah setara panggung internasional.
Memasuki era modern, popularitas teater musikal di tanah air semakin melambung berkat pementasan berskala besar seperti "Laskar Pelangi: Drama Musikal" dan "Petualangan Sherina". Selain itu, ekosistem seni pertunjukan ini terus hidup berkat kontribusi berbagai kelompok dan rumah produksi seni kreatif berskala sedang hingga kecil yang berpusat di kota-kota besar seperti Jakarta, termasuk kelompok teater kenamaan seperti Teater Koma dan Jakarta Movin.
Itulah pembahasan lengkap mengenai definisi, elemen, sejarah perkembangan, hingga eksistensi teater musikal. Semoga informasinya bermanfaat!