ilustrasi tata cara mandi junub (freepik.com/freepik)
Meskipun puasa dengan keadaan junub tetap sah hukumnya, tetapi bukan berarti kita tidak menyegerakan mandi junub. Kita perlu mandi junub untuk keperluan shalat subuh. Salah satu syarat shalat subuh yaitu bebas dari hadas besar maupun kecil.
Rukun mandi junub berdasarkan kitab Kifayatul Akhar oleh Imam Taqiuddin Al Hisni meliputi berniat, menghilangkan hadas, serta menyiram air ke seluruh tubuh. Cara
membaca niat mandi junub dengan diawali dengan basmalah. Kamu bisa membaca doa di dalam hati atau bersuara;
mencuci tangan sebanyak tiga kali supaya bersih dan terhindar dari najis;
membersihkan kotoran yang menempel pada area tersembunyi dengan tangan kiri, misalnya bagian kemaluan, dubur, ketika, atu lipatan kulit lain;
mencuci tangan kiri dengan air mengalir dan sabun;
melakukan wudhu seperti sebelum shalat;
masukkan tangan ke air, lalu sisir tangan memakai jari tangan hingga sela pangkal rambut dan kulit kepala. Guyurkan air sebanyak tiga kali;
siramkan air ke seluruh tubuh dengan memulai dari sisi kanan;
Sekarang, kita sudah memahami hukum puasa dalam keadaan masih berjunub. Di bulan Ramadan, kita berlomba-lomba mencari pahala sebanyak-banyaknya. Semoga puasamu dilancarkan sampai akhir, ya!