Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Mobil Bekas, Pahami!

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Mobil Bekas, Pahami!
ilustrasi mobil bekas (unsplash.com/flotography)
Intinya Sih

  • Kondisi mesin dan performa kendaraan - Periksa suara mesin dan lakukan test drive untuk mengetahui kondisi mobil. - Pemeriksaan sederhana ini dapat membantu mengetahui apakah mobil pernah mengalami kerusakan berat atau tidak.

  • Riwayat servis dan perawatan - Mobil yang rutin diservis di bengkel resmi menunjukkan bahwa kendaraan tersebut dirawat dengan baik. - Mobil tanpa riwayat servis yang jelas sebaiknya diwaspadai.

  • Legalitas dan dokumen kendaraan - Pastikan semua dokumen kendaraan dalam keadaan lengkap dan asli. - Perhatikan apakah nama pemilik di BPKB dan STNK sesuai dengan pihak yang menjual.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Membeli mobil bekas merupakan keputusan besar yang membutuhkan pertimbangan matang. Banyak orang memilih mobil bekas karena harganya lebih terjangkau dibandingkan mobil baru, namun tetap bisa memberikan fungsi dan kenyamanan yang serupa. Meskipun demikian, transaksi ini memiliki risiko yang tidak bisa diabaikan. Kondisi kendaraan yang sudah pernah digunakan, kemungkinan riwayat perawatan yang tidak jelas, hingga potensi biaya tambahan untuk perbaikan bisa menjadi hal yang merugikan jika tidak diperhitungkan dengan saksama.

Membeli mobil bekas tidak hanya sekadar menemukan harga murah, melainkan tentang mencari kendaraan yang masih memiliki performa baik, hemat biaya perawatan, dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang. Jika dilakukan dengan hati-hati, pembelian mobil bekas bisa menjadi pilihan yang cerdas sekaligus ekonomis.

Supaya pilihanmu tidak menjadi penyesalan, langsung saja intip kelima hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli mobil bekas berikut ini. Let’s scroll down!

Table of Content

1. Kondisi mesin dan performa kendaraan

1. Kondisi mesin dan performa kendaraan

ilustrasi mobil bekas
ilustrasi mobil bekas (unsplash.com/mathr_photography)

Hal paling utama yang harus diperhatikan sebelum membeli mobil bekas adalah kondisi mesin. Mesin merupakan jantung kendaraan, dan dari sinilah kualitas keseluruhan mobil dapat diukur. Periksa suara mesin ketika dihidupkan, apakah terdengar halus atau terdapat suara aneh seperti ketukan logam. Perhatikan juga apakah mesin mudah dinyalakan, karena kesulitan saat menyalakan mesin dapat menjadi indikasi adanya masalah pada sistem pembakaran atau kelistrikan. 

Selain mendengarkan suara mesin, penting juga melakukan test drive. Selama mengemudi, rasakan apakah perpindahan gigi berjalan mulus, apakah pedal gas dan rem berfungsi baik, serta perhatikan keseimbangan setir. Mobil yang masih memiliki performa baik seharusnya bisa melaju stabil tanpa getaran berlebihan atau suara gesekan. Pemeriksaan sederhana ini dapat membantu mengetahui apakah mobil pernah mengalami kerusakan berat atau tidak.

2. Riwayat servis dan perawatan

ilustrasi mobil bekas
ilustrasi mobil bekas (unsplash.com/Oli Woodman)

Riwayat servis menjadi aspek penting dalam menilai bagaimana pemilik sebelumnya merawat mobil tersebut. Mobil yang rutin diservis di bengkel resmi atau memiliki catatan servis lengkap menunjukkan bahwa kendaraan tersebut dirawat dengan baik. Catatan perawatan bisa meliputi penggantian oli, pemeriksaan sistem rem, penyetelan mesin, dan penggantian komponen penting lainnya. Hal ini memberikan gambaran tentang kondisi kendaraan dan seberapa besar kemungkinan terjadinya kerusakan di masa depan.

Sebaliknya, mobil tanpa riwayat servis yang jelas sebaiknya diwaspadai. Tidak adanya bukti perawatan bisa menjadi tanda bahwa kendaraan jarang dirawat atau pernah mengalami perbaikan besar yang disembunyikan. Untuk memastikan keasliannya, periksa service book atau minta bukti perawatan berupa faktur dari bengkel resmi. Dalam beberapa kasus, bengkel resmi bahkan dapat memberikan rekam data perawatan berdasarkan nomor rangka kendaraan.

3. Legalitas dan dokumen kendaraan

ilustrasi mobil bekas
ilustrasi mobil bekas (unsplash.com/Hanson Lu)

Aspek legalitas menjadi hal yang tidak kalah penting saat membeli mobil bekas. Pastikan semua dokumen kendaraan dalam keadaan lengkap dan asli. Dokumen utama yang wajib diperiksa meliputi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta faktur pembelian asli. Perhatikan apakah nama pemilik di BPKB dan STNK sesuai dengan pihak yang menjual. 

Selain memeriksa keaslian dokumen, penting juga untuk memastikan bahwa status pajak kendaraan aktif. Kendaraan dengan pajak mati biasanya menandakan pemiliknya kurang memperhatikan administrasi, dan pembeli akan menanggung biaya tambahan untuk mengaktifkannya kembali. Gunakan fasilitas online dari kepolisian atau Samsat untuk memverifikasi data kendaraan, termasuk nomor rangka dan nomor mesin.

4. Kondisi eksterior dan interior mobil

ilustrasi mobil bekas
ilustrasi mobil bekas (unsplash.com/jocac)

Penampilan luar dan dalam mobil bisa memberikan banyak petunjuk tentang bagaimana kendaraan dirawat oleh pemilik sebelumnya. Pada bagian eksterior, perhatikan cat mobil, apakah masih orisinal atau sudah pernah dicat ulang. Warna cat yang tidak seragam atau terdapat gelembung biasanya menandakan adanya perbaikan akibat tabrakan. Periksa juga kondisi bodi apakah ada karat, goresan, atau penyok di beberapa bagian. Selain itu, perhatikan kondisi kaca, lampu, serta ban. 

Bagian interior tidak kalah penting untuk diperhatikan. Lihat kondisi jok, dasbor, sistem pendingin udara (air conditioner), serta fitur kelistrikan seperti audio, lampu kabin, dan jendela otomatis. Bau apek atau lembap di dalam kabin bisa menjadi tanda bahwa mobil pernah terendam banjir. Cek juga bagian bagasi dan bawah karpet untuk memastikan tidak ada karat atau kelembapan berlebihan. Kenyamanan interior mencerminkan seberapa terawat mobil tersebut selama pemakaian sebelumnya.

5. Harga dan nilai pasar yang wajar

ilustrasi mobil bekas
ilustrasi mobil bekas (unsplash.com/alanking)

Menentukan harga yang sesuai adalah hal terakhir namun sangat krusial dalam membeli mobil bekas. Banyak pembeli tergoda dengan harga yang terlalu murah, padahal bisa saja mobil tersebut memiliki masalah tersembunyi. Untuk mengetahui harga wajar, lakukan riset terhadap nilai pasar kendaraan serupa melalui situs jual beli mobil, forum otomotif, atau marketplace kendaraan bekas. Bandingkan harga berdasarkan merek, tahun pembuatan, kondisi, dan jarak tempuh. 

Selain melihat harga beli, perhitungkan pula biaya tambahan setelah pembelian. Biaya tersebut bisa meliputi penggantian oli, servis awal, penggantian ban, atau pembaruan pajak. Mobil dengan harga murah tetapi membutuhkan banyak perbaikan justru bisa menghabiskan biaya lebih besar dibandingkan membeli mobil dengan harga sedikit lebih tinggi namun dalam kondisi baik. Perhatikan juga nilai jual kembali dari mobil yang akan dibeli, terutama jika berencana menjualnya kembali beberapa tahun ke depan. 

Kendaraan yang dibeli dengan pertimbangan matang akan memberikan rasa aman, nyaman, serta efisiensi biaya dalam jangka panjang. Mengetahui setiap aspek penting sebelum membeli tidak hanya melindungi dari risiko penipuan, tetapi juga memastikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us