Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kapan Zakat Mal Dikeluarkan? Ini Penjelasannya
ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Zakat mal merupakan zakat yang dikenakan atas harta atau kekayaan yang dimiliki seorang Muslim.

  • Zakat mal dikeluarkan ketika harta telah mencapai nisab dan dimiliki selama satu tahun hijriah.

  • Terdapat beberapa jenis zakat mal, seperti zakat emas dan perak, perdagangan, pertanian hingga peternakan. Penyalurannya bisa langsung kepada mustahik atau melalui lembaga resmi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat. Dari sekian jenis yang diketahui, salah satunya adalah zakat mal.

Secara sederhana, zakat mal bisa diartikan sebagai zakat yang dikenakan atas harta atau kekayaan yang dimiliki seorang Muslim. Harta yang dimaksud bisa berupa uang, emas, perak, hasil usaha hingga hasil pertanian. Tujuan dari jenis zakat ini adalah untuk membersihkan harta sekaligus membantu orang-orang yang membutuhkan.

Lantas, kapan zakat mal dikeluarkan? Berikut penjelasan lengkapnya, mulai dari waktu terbaik, jenis-jenisnya hingag perbedaannya dengan zakat fitrah.

1. Kapan zakat mal dikeluarkan?

ilustrasi zakat fitrah (pexels.com/freepik)

Kapan zakat mal dikeluarkan? Ada beberapa waktu utama untuk menunaikan zakat mal. Di antaranya dijelaskan pada hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan Tirmidzi.

Dari Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Zakat fitrah itu wajib dikeluarkan sebelum orang-orang keluar untuk shalat idul fitri, sedangkan zakat mal wajib dikeluarkan pada saat harta telah mencapai nishab dan telah berlalu satu tahun hijriah." (HR. Abu Dawud dan TIrmidzi).

Jadi, bisa dipahami dalam hadis tersebut bahwa Rasulullah SAW menganjurkan zakat mal untuk dikeluarkan apabila sudah mencapai nishab dengan kepemilikan minimal satu tahun hijriah. Tak harus menunggu bulan Ramadan, zakat mal dapat juga ditunaikan ketika terdapat kebutuhan mendesak dari saudara sesama Muslim. Jadi, asalkan syarat dan ketentuannya telah terpenuhi, zakat ini bisa segera dikeluarkan.

2. Syarat zakat mal

ilustrasi Zakat (Pexels.com)

Ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan sebelum menunaikan zakat mal. Berikut di antaranya:

  • Beragama Islam dan merdeka (bukan budak)

  • Sudah baligh dan berakal

  • Kepemilikan harta secara penuh sah

  • Telah mencapai nisab sesuai jenis hartanya. Maksudnya, sudah mencapai jumlah harta minimum yang bisa dikenakan zakat

  • Mencapai haul atau batas waktu minimal harta dikenakan zakat, yakni dalam kurun satu tahun

  • Tidak dalam keadaan berutang

3. Jenis-jenis zakat mal

ilustrasi zakat beras (pexels.com/MART PRODUCTION)

Zakat mal sendiri terdiri dari beberapa jenis yang disesuaikan dengan bentuk harta yang dimiliki. Berikut di antaranya yang umum diketahui.

1. Zakat emas dan perak

Zakat ini dikenakan untuk kepemilikan emas atau perak yang disimpan sebagai harta. Nisab harta emas dan perak dikenakan apabila sudah mencapai haul (setahun). Adapun nisab emasnya sebesar 85 gram emas dan dikenai kewajiban zakat 2,5%.

2. Zakat perdagangan

Zakat perdagangan dikenakan pada harta yang digunakan untuk kegiatan bisnis atau jual beli. Perhitungannya dilakukan dari total nilai barang dagangan dan keuntungan usaha selama setahun. Nisabnya 85 gram emas dengan kadar zakat 2,5% dari total aset yang didapat.

3. Zakat pertanian

Zakat ini dikenakan pada hasil pertanian seperti padi, gandum, atau hasil panen lainnya. Jika aktivitas pertaniannya menggunakan tanaman yang diairi hujan, zakatnya sebesar 10%. Lalu, apabila diairi dengan modal alat dan tenaga manusia, besarannya 5%. Zakat pertanian biasanya dikeluarkan setelah masa panen.

4. Zakat peternakan

Zakat ini berlaku untuk hewan ternak seperti sapi, kambing, atau unta yang dipelihara dalam jumlah tertentu dan telah mencapai nisab. Hari raya Idul Adha menjadi salah satu waktu utama untuk menunaikan zakat hewan ternak.

5. Zakat penghasilan

Kemudian, ada zakat penghasilan. Zakat ini wajib bagi seorang muslim yang telah memiliki pendapatan dari pekerjaan, baik itu gaji, honorarium, dan pendapatan lain yang diperoleh dengan halal. Nisab zakatnya adalah 85 gram emas per tahun dengan kadar 2,5 persen dari pendapatan bersih.

4. Zakat mal bayar di mana?

Ilustrasi zakat (pexels.com/Julia M Cameron)

Zakat mal bisa disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya atau dikenal sebagai mustahik. Dalam Al-Qur’an dijelaskan ada delapan golongan yang berhak menerima zakat, seperti fakir, miskin, amil zakat hingga orang yang sedang dalam perjalanan (musafir).

Selain diberikan secara langsung kepada yang membutuhkan, zakat mal juga bisa disalurkan melalui lembaga pengelola zakat resmi. Saat ini tersedia berbagai cara mudah untuk menyalurkannya, termasuk secara daring melalui layanan pembayaran digital. Hal ini sangat bermanfaat karena memudahkan masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat kapan saja.

5. Perbedaan zakat mal dengan zakat fitrah

ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)

Zakat mal dan zakat fitrah memiliki beberapa perbedaan mendasar. Berikut beberapa di antaranya:

1. Jenis harta yang dikeluarkan

Zakat mal dikeluarkan dari harta kekayaan seperti uang, emas, perak, hasil usaha, atau hasil pertanian. Sedangkan zakat fitrah dibayarkan dalam bentuk makanan pokok seperti beras atau dapat diganti dengan uang yang setara.

2. Waktu pembayaran

Zakat fitrah dikeluarkan pada bulan Ramadan, tepatnya sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri. Sedangkan zakat mal dikeluarkan ketika harta yang dimiliki telah mencapai nisab dan haul, sehingga waktunya tidak selalu bertepatan dengan Ramadan.

3. Orang yang wajib membayar

Zakat fitrah wajib dibayarkan oleh setiap Muslim, baik anak-anak maupun orang dewasa, selama memiliki kemampuan. Sementara itu, zakat mal hanya diwajibkan bagi orang yang memiliki harta yang sudah mencapai batas minimal atau nisab.

4. Tujuan zakat

Zakat fitrah bertujuan untuk menyucikan diri setelah menjalani ibadah puasa dan membantu kaum miskin agar bisa merayakan Idul Fitri dengan lebih layak. Lalu, zakat mal lebih berfungsi untuk membersihkan harta sekaligus membantu juga orang-orang yang membutuhkan.

Itulah tadi penjelasan untuk menjawab pertanyaan mengenai kapan zakat mal dikeluarkan. Semoga informasinya bermanfaat. Wallahu A'lam.

FAQ seputar kapan zakat mal dikeluarkan

Kapan zakat mal dikeluarkan?

Rasulullah SAW menganjurkan zakat mal untuk dikeluarkan apabila sudah mencapai nisab dengan kepemilikan minimal satu tahun hijriah. Selama syarat dan ketentuannya telah terpenuhi, zakat ini bisa segera dikeluarkan.

Apa itu zakat mal?

Zakat mal bisa diartikan sebagai zakat yang dikenakan atas harta atau kekayaan yang dimiliki seorang Muslim.

Apa zakat mal harus dibayar di Ramadan?

Tidak harus. Zakat mal bisa ditunaikan kapan saja selagi telah memenuhi nisab dan haul.

Editorial Team