ilustrasi tanaman hias di meja kerja (pexels.com/cottonbro studio)
Merasa nyaman dengan pekerjaan tentu bukan hal yang buruk. Namun, jika rasa nyaman membuat seseorang berhenti mempelajari keterampilan baru, perkembangan karier dapat menjadi lebih lambat. Dunia kerja terus berubah sehingga kemampuan yang relevan saat ini belum tentu cukup untuk menghadapi kebutuhan beberapa tahun mendatang.
Belajar tidak selalu harus melalui pendidikan formal atau kursus mahal. Membaca, mengikuti pelatihan, mempelajari teknologi baru, atau meminta kesempatan mengerjakan tugas berbeda juga dapat menjadi cara untuk mengembangkan kemampuan. Kebiasaan belajar secara konsisten dapat membantu seseorang tetap memiliki nilai tambah di tempat kerja.
Karier biasanya berkembang melalui kombinasi antara kemampuan, pengalaman, sikap, dan kebiasaan kerja sehari-hari. Karena itu, memperbaiki cara bekerja tidak kalah penting dibandingkan meningkatkan kemampuan teknis. Kebiasaan seperti menunda pekerjaan, sulit menerima kritik, atau terlalu banyak terlibat dalam drama kantor dapat dievaluasi agar tidak menjadi pola yang terus berulang.
Pada akhirnya, perkembangan karier tidak selalu berjalan dengan cepat dan setiap orang memiliki jalurnya masing-masing. Yang bisa dilakukan adalah membangun kebiasaan kerja yang lebih disiplin, terbuka terhadap masukan, dan mau terus belajar. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membantu pria membangun reputasi profesional sekaligus mempersiapkan diri untuk tanggung jawab yang lebih besar.