ilustrasi teater (unsplash.com/Kyle Head)
Drama memiliki banyak jenis yang dikelompokkan berdasarkan cara penyajian dialog serta bentuk pengemasannya. Berikut adalah beberapa jenis drama yang paling umum.
1. Tragedi
Drama jenis ini berfokus pada kisah-kisah penuh kepedihan. Alurnya umumnya mengikuti kejatuhan sang tokoh utama yang berujung pada kegagalan tragis, penderitaan mendalam, hingga kematian di akhir cerita.
2. Komedi
Sesuai namanya, kategori ini menyajikan suasana yang ceria dan sarat dengan unsur humor untuk mengundang gelak tawa penonton. Walaupun sangat menghibur dan digemari berbagai kalangan, komedi dalam drama tetap terikat pada alur dan kaidah pementasan yang terstruktur, bukan sekadar lelucon spontan ala panggung lawak.
3. Opera
Opera merupakan bentuk pementasan drama yang seluruh dialognya dibawakan melalui alunan musik dan nyanyian. Setiap pemain biasanya memiliki karakter vokal atau lagu yang berbeda, di mana elemen musik dan lagu menjadi penopang utama untuk membangun suasana cerita, sementara para tokoh berperan sebagai medium penyampainya.
4. Melodrama
Merupakan perkembangan dari opera, melodrama menyajikan dialog para tokoh yang diucapkan diiringi oleh alunan melodi atau musik tertentu. Dalam praktiknya, para pemain tidak hanya berdialog, tetapi juga kerap bernyanyi dan menari mengikuti irama musik yang mengiringi adegan.
5. Tablo
Dalam pementasan tablo, para pemain sama sekali tidak menggunakan dialog. Seluruh jalinan cerita disampaikan sepenuhnya melalui gerak tubuh, ekspresi, dan tarian bermakna yang dibawakan sepanjang pertunjukan.
6. Sendratari
Sendratari (Seni Drama dan Tari) memadukan unsur seni peran dan seni tari tanpa menggunakan dialog lisan. Gerakan tubuh yang ekspresif diandalkan untuk menggantikan peran kata-kata. Di Indonesia, bentuk seni ini sangat populer untuk menceritakan kisah-kisah epik tradisional seperti penyelamatan Dewi Sinta dalam epos Ramayana.
7. Farce (Dagelan)
Farce adalah jenis drama komedi ringan yang sering kali dikemas dengan humor slapstick atau adegan fisik yang berlebihan dan konyol. Karena sifatnya yang sangat santai, genre ini kerap dijuluki sebagai komedi picisan.