Dalam tradisi Arab, dikenal istilah bin dan binti pada nama seseorang. Biasanya dua istilah itu disematkan setelah nama orang tersebut dan setelahnya diikuti oleh nama ayah kandungnya.
Di Indonesia, kata bin dan binti biasanya digunakan dalam beberapa kondisi. Misalnya, ketika proses ijab kabul dalam pernikahan, biasanya nama mempelai perempuan disebut bersama dengan nama ayahnya. Selain itu, saat seseorang wafat, namanya disebut bersama dengan nama ayahnya juga.
Namun, sebagian orang mungkin masih sering bingung penggunaan kedua kata ini. Berikut perbedaan bin dan binti serta contoh penggunaannya yang perlu dipahami agar tidak keliru.