Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Perbedaan Kopi Americano dan Long Black, Sekilas Mirip tapi Gak Sama

4 min read
5 Perbedaan Kopi Americano dan Long Black, Sekilas Mirip tapi Gak Sama
ilustrasi kopi hitam (pexels.com/Walter Medina Foto)
  • Americano dibuat dengan menambahkan air panas ke espresso, sedangkan long black menuangkan espresso ke air panas; urutan ini memengaruhi tampilan dan sensasi minum.
  • Crema Americano cenderung lebih tipis atau tercampur, sementara long black mempertahankan crema lebih jelas serta sebagian karakter aromatik espresso.
  • Americano biasanya lebih ringan karena volume air lebih banyak, sedangkan long black lebih terkonsentrasi; keduanya berkembang dari tradisi kopi yang berbeda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Americano dan long black sekilas memang terlihat seperti dua minuman kopi yang sama karena keduanya mengandalkan kombinasi espresso dan air panas. Warna hitam, karakter rasa yang kuat, serta absennya susu membuat keduanya bahkan cukup sulit dibedakan hanya dari penampilan. Namun, perbedaan teknik penyajian ternyata dapat memengaruhi karakter akhir dari secangkir kopi tersebut.

Perbedaan Americano dan long black gak sekadar persoalan nama yang digunakan oleh kedai kopi di berbagai negara. Urutan penuangan, keberadaan crema, hingga karakter rasa membuat pengalaman menikmati keduanya terasa berbeda meskipun bahan dasarnya serupa. Kalau selama ini keduanya terlihat identik, yuk pahami beberapa perbedaan Americano dan long black berikut ini.

  1. 1. Urutan penuangan espresso dan air berbeda

    ilustrasi pria meracik kopi
    ilustrasi pria meracik kopi (unsplash.com/Karl Fredrickson)

    Salah satu perbedaan paling mendasar antara Americano dan long black terletak pada urutan pencampuran espresso dengan air panas. Americano umumnya dibuat dengan menambahkan air panas ke dalam espresso yang sudah berada di cangkir. Cara tersebut membuat lapisan crema pada permukaan espresso cenderung pecah dan bercampur bersama air.

    Sebaliknya, pembuatan long black biasanya diawali dengan menuangkan air panas ke dalam cangkir sebelum espresso ditambahkan di atasnya. Perbedaan urutan sederhana tersebut membantu mempertahankan lebih banyak crema pada bagian permukaan minuman. Meski menggunakan komponen serupa, teknik penyajiannya membuat tampilan dan sensasi minum keduanya gak sepenuhnya sama.

  2. 2. Lapisan crema pada permukaan punya karakter berbeda

    ilustrasi kopi hitam
    ilustrasi kopi hitam (pexels.com/🇻🇳🇻🇳 Việt Anh Nguyễn 🇻🇳🇻🇳)

    Lapisan crema menjadi salah satu petunjuk visual yang dapat membantu membedakan kedua jenis kopi tersebut. Pada Americano, penambahan air setelah espresso dapat mengganggu struktur crema sehingga lapisannya menjadi lebih tipis atau tersebar. Permukaan minuman akhirnya cenderung terlihat lebih menyerupai kopi hitam biasa.

    Sementara itu, long black biasanya memiliki lapisan crema yang lebih terlihat karena espresso dituangkan setelah air panas. Lapisan tersebut memberikan tampilan yang lebih pekat sekaligus mempertahankan sebagian senyawa aromatik dari espresso. Karena alasan ini, long black sering mempunyai karakter visual yang terasa lebih dekat dengan espresso meskipun volumenya sudah bertambah.

  3. 3. Intensitas rasa yang terasa gak selalu sama

    ilustrasi pria minum kopi
    ilustrasi pria minum kopi (pexels.com/Gustavo Fring)

    Americano umumnya menawarkan karakter rasa yang lebih ringan karena espresso mengalami pengenceran dengan air panas. Intensitas espresso tetap dapat terasa, tetapi profilnya cenderung lebih lembut dan mudah dinikmati dalam jumlah yang lebih banyak. Karakter tersebut membuat Americano cocok bagi penikmat kopi hitam yang menginginkan rasa espresso tanpa intensitas terlalu pekat.

    Sementara itu, long black sering terasa lebih kuat dan aromatik, terutama ketika proporsi air yang digunakan lebih sedikit. Keberadaan crema yang relatif terjaga juga dapat memengaruhi pengalaman rasa ketika kopi menyentuh lidah. Meski demikian, tingkat kepekatan keduanya tetap bergantung pada jumlah espresso, volume air, jenis biji, dan resep yang digunakan setiap kedai.

  4. 4. Volume air dapat memengaruhi karakter minuman

    ilustrasi kopi hitam
    ilustrasi kopi hitam (pexels.com/Berna)

    Americano sering disajikan dengan volume air yang relatif lebih banyak sehingga menghasilkan secangkir kopi yang terasa lebih panjang dan ringan. Proporsi tersebut membuat karakter espresso menyebar ke dalam volume minuman yang lebih besar. Hasil akhirnya menawarkan sensasi minum yang santai tanpa menghilangkan karakter dasar kopi.

    Pada long black, jumlah air dapat dibuat lebih sedikit sehingga rasa espresso terasa lebih terkonsentrasi. Namun, gak ada satu ukuran universal yang wajib digunakan karena resep setiap kedai dapat berbeda. Perbedaan proporsi inilah yang terkadang membuat long black terasa jauh lebih kuat di satu kedai, tetapi hampir menyerupai Americano di kedai lainnya.

  5. 5. Tradisi penyajiannya berkembang dari budaya kopi berbeda

    ilustrasi kopi hitam
    ilustrasi kopi hitam (pexels.com/Rafael Minguet Delgado)

    Americano secara luas diasosiasikan dengan kebiasaan mengencerkan espresso menggunakan air panas agar menghasilkan minuman dengan volume lebih besar. Minuman ini kemudian berkembang menjadi salah satu menu berbasis espresso yang sangat umum ditemukan di kedai kopi berbagai negara. Kesederhanaan komposisinya juga membuat Americano mudah disesuaikan dengan preferensi kekuatan rasa masing-masing penikmat kopi.

    Sementara itu, long black sangat lekat dengan budaya kopi Australia dan Selandia Baru. Cara penyajiannya menempatkan air panas terlebih dahulu sebelum espresso sehingga karakter espresso tetap terasa menonjol dalam minuman berukuran lebih panjang. Perbedaan latar budaya tersebut turut menjelaskan mengapa dua minuman dengan bahan yang hampir identik dapat memiliki nama, teknik, dan pengalaman minum yang berbeda.

    Americano dan long black membuktikan bahwa perubahan kecil dalam teknik penyajian dapat memberi pengalaman menikmati kopi yang berbeda. Americano cenderung menawarkan karakter lebih ringan, sedangkan long black mempertahankan kesan espresso yang lebih kuat dengan lapisan crema yang relatif terjaga. Jadi, meskipun penampilannya sekilas mirip, keduanya tetap punya identitas tersendiri yang menarik untuk dicoba oleh pencinta kopi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029