Perbedaan Wall Panel dan Moulding untuk Dekorasi Dinding, Wajib Tahu!

- Wall panel dan wall moulding memiliki perbedaan fungsi, bentuk, dan kesan visual yang dihasilkan
- Perbedaan material antara wall panel dan wall moulding mempengaruhi kekuatan dan tampilan dekoratifnya
- Harga wall panel cenderung lebih mahal daripada wall moulding, namun perawatannya lebih mudah
Dalam dunia desain interior modern, detail dinding memegang peranan penting dalam menciptakan suasana ruang yang estetis dan berkarakter. Tidak hanya berfungsi sebagai pembatas ruangan, dinding kini juga menjadi elemen visual yang mampu memperkuat konsep desain. Oleh karena itu, penting bagi yang ingin mendesain ruangan untuk memahami perbedaan wall panel dan moulding agar mendapatkan konsep ruang yang diinginkan.
Meski kerap dianggap serupa, perbedaan keduanya sebenarnya terlihat jelas dari fungsi, bentuk, hingga kesan visual yang dihasilkan, sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta gaya interior ruangan. Simaklah beberapa perbedaan antara wall panel dan wall moulding berikut ini sehingga kamu bisa menentukan yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Table of Content
1. Wall panel memiliki fungsi menyamarkan dinding retak, sedangkan wall moulding memperindah tampilan dinding

Masih banyak orang yang mengira wall panel dan wall moulding adalah elemen yang sama. Padahal dari segi fungsi, keduanya memiliki karakter yang cukup kontras dan digunakan untuk kebutuhan interior yang berbeda.
Wall panel memiliki material pelapis yang digunakan untuk menutupi permukaan dinding secara sebagian maupun menyeluruh. Fungsinya tidak hanya sebagai dekorasi, tetapi juga sebagai solusi untuk dinding yang kurang rapi dan memiliki kerusakan ringan. Karena sifatnya sebagai penutup dinding, wall panel sering dimanfaatkan untuk memberikan tampilan baru tanpa renovasi besar, serta membantu meredam suara pada jenis panel tertentu.
Sedangkan, pada wall moulding berfungsi sebagai dekorasi yang dipasang di permukaan dinding tanpa menutup seluruh area. Elemen ini biasanya berbentuk lis, bingkai, dan garis geometris yang memperindah tampilan dinding polos. Wall moulding tidak dirancang untuk menutupi kerusakan dinding, melainkan untuk menambahkan detail visual pada dinding, mempertegas gaya klasik maupun modern klasik.
2. Keduanya memiliki material yang berbeda, wall panel dirancang lebih tebal dan wall moulding memiliki material ringan

Selain berbeda fungsi, wall panel dan wall moulding juga memiliki perbedaan dari segi material. Memahami bahan yang digunakan akan membantu menentukan elemen mana yang paling sesuai dengan kebutuhan ruangan dan konsep desain yang diinginkan.
Wall panel menggunakan material yang lebih tebal dan kokoh karena berfungsi sebagai pelapis dinding. Material ini dirancang untuk menutup permukaan dinding sekaligus memberikan tampilan dekoratif. Beberapa bahan wall panel yang umum digunakan antara lain PVC, kayu, WPC, foam, gypsum, dan fiber semen.
Berbeda dengan wall panel, wall moulding menggunakan material yang lebih tipis dan ringan karena hanya berfungsi sebagai elemen dekorasi. Material wall moulding yang paling sering digunakan diantaranya ada PU, gypsum, kayu, dan PVC moulding. Material tersebut memudahkan pemasangan di permukaan dinding tanpa membebani struktur dinding.
3. Wall Panel harganya relatif mahal, ketimbang wall moulding yang harganya lebih terjangkau

Saat merencanakan desain interior rumah, selain fungsi dan material, biaya menjadi salah satu yang perlu kamu pertimbangan. Meskipun wall panel dan wall moulding sama-sama digunakan untuk mempercantik dinding, harga kedua elemen tersebut berbeda secara signifikan.
Umumnya wall panel cenderung memiliki harga lebih tinggi daripada wall moulding karena memiliki material yang tebal dan kuat dan proses instalasi lebih kompleks. Harga wall panel bisa sangat variatif tergantung material, namun umumnya berada pada kisaran Rp200.000 per meter Persegi.
Sebaliknya, wall moulding lebih terjangkau karena terbuat dari material tipis dan pemasangannya relatif cepat. Untuk harga wall moulding berkisaran Rp25.000 per meter Lari. Jadi, jika kamu hanya ingin memberi detail visual tanpa biaya besar, wall moulding adalah pilihan yang lebih ekonomis.
4. Wall moulding lebih sulit perawatannya, daripada wall panel yang mudah

Wall panel pada umumnya menutup permukaan dinding secara luas dan memiliki bentuk yang lebih rata. Hal ini membuat perawatannya cenderung lebih mudah dan efisien, terutama pada jenis panel modern. Untuk wall panel berbahan PVC dan WPC, cukup dibersihkan dengan lap kering atau lap lembap untuk menghilangkan debu dan noda ringan. Permukaannya yang rata juga membuat debu tidak mudah menumpuk di sudut-sudut tertentu.
Berbeda dengan wall panel, wall moulding memiliki desain berupa garis, bingkai, dan detail yang menonjol. Bentuk inilah yang membuat moulding membutuhkan perhatian ekstra dalam perawatan. Karena debu cenderung mudah menempel di sela-sela dan sudut moulding, sehingga pembersihan perlu dilakukan lebih rutin. Untuk yang berbahan gypsum dan kayu juga lebih sensitif terhadap kelembapan, sehingga harus dibersihkan secara hati-hati agar tidak mudah rusak.
Sedangkan wall moulding yang berbahan PU dan PVC modern kini jauh lebih praktis dirawat karena tahan air dan tidak mudah berjamur. Jadi, jika kamu ingin memilih wall moulding dengan perawatan praktis, kamu bisa memilih yang berbahan PU dan PVC, ya.
Mengetahui perbedaan wall panel dan moulding akan membantu kamu menghindari kesalahan dalam memilih dekorasi dinding. Dengan penyesuaian yang tepat dan tampilan ruangan yang rapi, akan membuat desain yang diinginkan.


















