Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Peristiwa Bersejarah di Bulan Jumadil Awal, Apa Saja?

3 min read
4 Peristiwa Bersejarah di Bulan Jumadil Awal, Apa Saja?
ilustrasi kalender (pexels.com/Towfiqu barbhuiya )
  • Jumadil Awal atau Jumadil Ula adalah bulan kelima Kalender Hijriyah; namanya bermakna beku atau kering, menggambarkan musim dingin dan kering di Jazirah Arab.
  • Pada Jumadil Awal 8 Hijriah, Perang Mu'tah melibatkan pasukan Muslim melawan Romawi setelah utusan Rasulullah dieksekusi; Zaid, Ja'far, dan Abdullah bin Rawahah gugur.
  • Peristiwa lain meliputi Ekspedisi Al-Asyirah yang menghasilkan perjanjian damai, serta penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Muhammad Al-Fatih pada 20 Jumadil Awal 857 H.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Agama Islam mempunyai kalender khusus untuk keperluan waktu ibadahnya yang dinamakan Kalender Hijriyah. Nama setiap bulannya berbeda dengan kalender yang digunakan sehari-hari (kalender Masehi). Apa saja nama bulan Kalender Hijriyah?

Salah satu nama bulan kalender Hijriyah yaitu Jumadil Awal. Bulan Jumadil Awal atau Jumadil Ula berada di urutan ke lima. Nama "Jumadil" berasal dari bahasa Arab yang berarti "beku" atau "kering". Hal ini menggambarkan Jazirah Arab yang memasuki musim dingin dan kering.

Apa saja peristiwa bersejarah di bulan Jumadil Awal? Coba sebutkan salah satunya!

  1. 1. Perang Mut'ah

    ilustrasi perang
    ilustrasi perang (pexels.com/Noir Smyl)

    Pada bulan Jumadil Awal 8 Hijriah, perang pertama umat muslim dengan Romawi terjadi di desa Mu'tah, wilayah Syam (sekarang Yordania). Rasulullah SAW tidak terjung langsung ke dalan perang Mu'tah. Namun, beliau mengirimkan pasukan untuk perang.

    Perang Mut'ah menjadi gerbang utama untuk dakwah Islam di wilayah Syam. Selain itu, perang ini pembuktian bahwa kekuatan kaum Muslimin tidak bisa dianggap remeh. Mengapa perang mut'ah penting?

    Nabi Muhammad SAW mengutus Al-Harits bin ‘Umair Al-Azdi untuk mengantarkan surat ke penguasa Busra. Bukan sambutan baik yang diterima, tetapi utusan Rasullullah ditangkap dan dieksekusi Gubernur Busra. Tak hanya itu, 15 sahabat nabi juga dibunuh di Dhat Talh. Kejadian ini menyalahi hukum diplomatik internasional dan memicu kemarahan umat Islam. Rasulullah menyiapkan pasukan yang terdiri atas 3000 personel untuk menghadapi kekuatan besar Romawi yang berjumlah 200.000 personel.

    Khalid bin Walid, panglima terakhir perang, berhasil menggunakan taktik cerdiknya dan menarik mundur pasukan muslim. Meskipun jumlah personel perang sangat berbeda jauh, tetapi pasukan Islam tidak mengalami kehancuran total.

  2. 2. Wafatnya sahabat nabi

    ilustrasi wafatnya orang muslim
    ilustrasi wafatnya orang muslim (pexels.com/IJA MEDIA GROUP)

    Perang Mut'ah membuat nama Islam semakin terdengar seantero dunia. Kehebatan kepemimpinan Khalid bin Walid juga dibincangkan di mana-mana. Perang Mut'ah adalah perang pertama Khalid dengan status sebagai muslim.

    Di sisi lain, perang Mut'ah meninggalkan luka mendalam kepada umat Islam karena gugurnya sahabat Rasulullah. Beberapa di antaranya Zaid bin Haritsah r.a., Ja'far bin Abi Thalib r.a., dan Abdullah bin Rawahah r.a. Mereka gugur sebagai syahid di Medan pertemuan.

  3. 3. Ekspedisi Al-Asyirah (Ghazwah Al-Asyirah)

    ilustrasi ekspedisi
    ilustrasi ekspedisi (pexels.com/Bounoua ayoub Bounoua)

    Perang Al-Asyirah berlangsung pada bulan Jumadil Awal hingga Jumadil Akhir tahun ke 2 Hijriyah. Nabi Muhammad SAW memimpin kaum Muhajirin untuk menghadang pasukan Quraisy yang bergerak ke Syam. Tidak ada serangan senjata ketika peristiwa tersebut terjadi.

    Namun, berita kedatangan pasukan Rasulullah bocor dan kaum Quraisy memilih jalur lain. Meskipun demikian, hasil lain diperoleh dari ekspedisi ini. Nabi Muhammad SAW berhasil menjalin perjanjian damai dengan Bani Mudlij dan Bani Dhamrah di Usyairah. Kaum Quraisy akan menghadapi kaum muslimin di Perang Badar Kubra.

  4. 4. Pembebasan kota Konstantinopel

    ilustrasi Kota Konstantinopel atau Istambul, Turki
    ilustrasi Kota Konstantinopel atau Istambul, Turki (pixabay.com/Manusama)

    Sultan Muhammad Al-Fatih, Sang penakluk kota Konstantinopel. Beliau diangkat menjadi sultan pada usia yang masih muda yaitu 12 tahun. Selanjutnya, beliau berhasil menaklukkan Konstantinopel di usia 21 tahun pada 20 Jumadil Awal 857 H. Motivasi di balik menaklukkan Kota Konstantinopel yaitu hadist yang berbunyi:

    "Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkan adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan" (HR. Ahmad).

    Strategi yang dilakukan oleh Sultan Muhammad Al-Fatih:

    • Sebelum pengepungan Konstantinopel, Sultan Muhammad Al-Fatih membuat perjanjian damai kepada wilayah Serbia, Hungaria, dan Bulgaria.
    • Kas negara dan logistik diamankan untuk kepentingan perang.
    • Benteng Rumeli Hisar dibangun di sisi selatan Selat Bosphorus.
    • Meriam Basilica Cannon dipakai untuk menembakkan peluru besar.
    • Sebelum strategi dijalankan, para pasukan berpuasa dan shalat tahajjud sebelum berperang.
    • 70 kapal berhasil diseberangkan melalui bukit dalam waktu satu malam.

    Itulah beberapa peristiwa bersejarah di bulan Jumadil Awal. Namun, masih banyak peristiwa lainnya yang belum dibahas. Apakah ada peristiwa Jumadil Awal yang berkesan bagimu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet