Comscore Tracker

5 Tips Cerdas Memilih Keramik Kamar Mandi, Perhatikan Bro!

Perlu disesuaikan agar kamar mandi nyaman

Memiliki rumah yang nyaman untuk keluarga adalah salah satu impian para pria yang sudah berkeluarga. Salah satu bagian rumah yang perlu dibuat senyaman mungkin adalah kamar mandi. Tempat kita membersihkan diri sekaligus membuat tubuh lebih rileks setelah beraktivitas seharian.

Dalam membangun kamar mandi yang nyaman, salah satu hal yang kamu perlu perhatikan adalah pemilihan keramiknya. Ternyata dengan memilih keramik yang tepat, kamar mandi kamu jadi lebih fungsional dan nyaman, lho.

Nah, biar gak salah pilih keramik, ada baiknya kamu menyimak tips-tips memilih keramik kamar mandi yang sudah IDN Times susun, Bro!

1. Perhatikan lokasi pemasangannya, apakah untuk lantai atau dinding

5 Tips Cerdas Memilih Keramik Kamar Mandi, Perhatikan Bro!Ilustrasi keramik kamar mandi (pixabay/robertwaghorn)

Ternyata kamu gak bisa asal memasangkan keramik di lantai maupun dinding kamar mandi lho, Bro. Karena kedua lokasi tersebut harus dipasangkan keramik yang sesuai agar kamar mandi lebih awet dan nyaman.

Secara umum, keramik untuk lantai kamar mandi memiliki ketebalan yang lebih daripada keramik untuk dinding kamar mandi. Hal ini karena keramik lantai harus lebih kuat menopang beban di atasnya. Selain karena lebih sering diinjak oleh pengguna kamar mandi, keramik lantai juga harus mampu menopang beban berat dari perabotan kamar mandi.

Jadi, jangan sampai salah memasang keramik untuk dinding ke lantai kamar mandi ya, Bro. Karena akan rawan pecah!

2. Perhatikan tekstur keramik kamar mandi yang kamu pilih

5 Tips Cerdas Memilih Keramik Kamar Mandi, Perhatikan Bro!Ilustrasi keramik kamar mandi (pixabay/Engin_Akyurt)

Selain ketebalan, ternyata keramik kamar mandi juga dibedakan dari teksturnya, lho. Karena kamar mandi adalah tempat yang basah, maka keramik untuk lantai kamar mandi dibuat bertekstur kasar agar pengguna kamar mandi tidak terpeleset akibat licin.

Namun, gak sembarang tekstur kasar. Kamu juga perlu memikirkan dari segi perawatannya. Tekstur kamar mandi yang terlalu kasar dapat menyimpan kotoran lebih banyak sehingga kamu jadi harus lebih sering membersihkannya. Jadi kamu bisa menyesuaikan tekstur untuk mencegah licin serta seberapa sering kamu membersihkan kamar mandi ya, Bro!

Sedangkan, untuk bagian dinding kamu juga perlu memilih tekstur yang tepat. Jika kamu memasang keramik dinding kamar mandi yang memiliki tekstur, kamu harus pastikan keramik tersebut tidak dipasang di area yang dekat dengan rak gantung tempat peralatan mandi. Karena peralatan mandi yang basah lama-kelamaan bisa mengotori keramik dinding dan sulit dibersihkan jika teksturnya kasar. Jadi, ada baiknya untuk memilih keramik dinding tanpa tekstur.

Lalu jika kamu memiliki kamar mandi kering dan basah. Kamu juga bisa mempertimbangkan menggunakan keramik tanpa tekstur untuk kamar mandi kering rumah kamu. Namun pastikan kamar mandi tersebut benar-benar digunakan secara kering untuk mencegah licin dan terpeleset.

3. Pilih ukuran keramik sesuai konsep dan ukuran kamar mandi

5 Tips Cerdas Memilih Keramik Kamar Mandi, Perhatikan Bro!Ilustrasi keramik kamar mandi (pixabay/manbob86)

Keramik kamar mandi memiliki berbagai ukuran yang bisa kamu sesuaikan. Umumnya keramik berukuran besar akan memberikan kesan mewah pada kamar mandi kamu. Namun kamu juga perlu memerhatikan ukuran kamar mandi rumah kamu ya, Bro.

Jika ingin lebih berhemat, kamu dapat menghitung ukuran kamar mandi dengan ketersediaan ukuran keramik yang ada. Pastikan ukuran keramik yang akan kamu gunakan tidak tersisa terlalu banyak saat dipotong ketika dipasangkan pada kamar mandi rumah kamu.

Baca Juga: 9 Ide Meja Rias Kamar Mandi Bernuansa Kayu, Rustic Setiap Sudutnya

4. Pahami tujuan masing-masing desain keramik

5 Tips Cerdas Memilih Keramik Kamar Mandi, Perhatikan Bro!Ilustrasi keramik kamar mandi (pixabay/stevepb)

Keramik kamar mandi memiliki desain yang bermacam-macam. Kamu bisa menentukan tema apa yang ingin kamu hadirkan pada kamar mandi rumah yang kamu miliki. Keramik yang memiliki motif ramai dapat menghadirkan kesan santai dan kasual.

Sedangkan keramik bermotif marmer lebih memberikan kesan elegan. Kamu juga bisa menyesuaikan motif kamar mandi dengan kamar tidur atau ruang keluarga lho, Bro. Hal ini bisa membuat rumah kamu jadi lebih bertema.

Jika kamu menginginkan desain minimalis seperti pada desain kamar mandi modern saat ini, maka menggunakan keramik yang polos bisa menjadi pilihan. Kamu tinggal bermain warna-warna menarik dari perabotan kamar mandi. Hal ini bisa menghindari tabrakan warna karena lantai dan dindingnya menggunakan warna netral dan polos.

5. Tentukan motif dan warna keramik kamar mandi

5 Tips Cerdas Memilih Keramik Kamar Mandi, Perhatikan Bro!Ilustrasi keramik kamar mandi (pixabay/Engin_Akyurt)

Jika kamu masih bingung dengan tema motif keramik kamar mandi, kamu bisa memanfaatkan campuran warna yang menarik untuk kamar mandi, seperti misalnya tone warna membumi. Kamu hanya cukup menggunakan satu tone warna saja seperti warna cokelat atau krim pada area kamar mandi. Agar tidak terlihat membosankan, kamu bisa memadukan beberapa gradasi warna sekaligus namun yang masih memiliki tone warna searah.

Kamu juga bisa menggunakan satu keramik dengan warna kontras dengan warna dasar keramik kamar mandi yang sudah kamu tentukan sebagai sebuah warna statement pada kamar mandimu. Misalnya kamu bisa memasang keramik berwarna hijau di satu area dinding kamar mandi sebagai statement wall kamar mandimu, di samping warna utama keramik kamar mandi kamu yang berwarna cokelat. Hal ini bisa membuatnya lebih menarik.

Sudah mendapat inspirasi pemilihan keramik kamar mandi dari tips-tips ini bukan? Yuk, segera desain kamar mandi impian kamu dengan keramik yang paling cocok dengan keinginan kamu, Bro!

Baca Juga: 5 Warna Cat Terbaik untuk Kamar Tidur yang Sempit, Bikin Lega!

Rijalu Ahimsa Photo Verified Writer Rijalu Ahimsa

Member IDN Times Community ini sudah tidak malu-malu lagi menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Wahyu Kurniawan

Berita Terkini Lainnya