Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tanaman Hias dengan Batang Berwarna Unik yang Gak Kalah Dekoratif

5 min read
5 Tanaman Hias dengan Batang Berwarna Unik yang Gak Kalah Dekoratif
ilustrasi bayam hias (commons.wikimedia.org/Jules Verne Times Two)
  • Batang berwarna merah, ungu, hingga hijau cerah dapat menjadi elemen dekoratif utama, membuat tanaman tetap menarik meski tidak berbunga atau berdaun rimbun.
  • Bayam hias, adam hawa, begonia polkadot, dan bayam merah menawarkan kombinasi batang serta daun berwarna kontras untuk taman, pot, teras, balkon, maupun ruang dalam rumah.
  • Tanaman pensil cocok untuk area cerah dan minim penyiraman, tetapi getah putihnya dapat mengiritasi kulit serta mata sehingga pemangkasan perlu dilakukan dengan sarung tangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tanaman hias umumnya dipilih karena keindahan daun, bentuk bunga, atau pola pertumbuhannya yang menarik. Padahal, ada bagian lain yang gak kalah menarik untuk dijadikan daya tarik visual, yaitu batang. Beberapa tanaman memiliki batang berwarna merah, ungu, hingga hijau cerah yang mampu menghadirkan karakter berbeda pada sudut rumah maupun taman.

Keunikan warna batang tersebut membuat tanaman tetap terlihat dekoratif meskipun gak sedang berbunga atau memiliki daun yang rimbun. Bahkan, perpaduan antara warna batang, bentuk percabangan, dan karakter daun dapat menciptakan tampilan yang lebih artistik tanpa memerlukan banyak ornamen tambahan. Kalau ingin menghadirkan koleksi tanaman dengan penampilan yang gak biasa, yuk kenali lima tanaman hias dengan warna batang unik berikut ini!

  1. 1. Bayam hias

    ilustrasi bayam hias
    ilustrasi bayam hias (commons.wikimedia.org/Krzysztof Ziarnek, Kenraiz)

    Bayam hias atau Iresine herbstii termasuk tanaman daun dekoratif yang memiliki perpaduan warna mencolok antara batang dan helai daunnya. Batangnya dapat berwarna merah, ungu, atau hijau, bergantung pada varietas dan karakter pertumbuhannya. Warna tersebut semakin menarik ketika berpadu dengan daun berbentuk oval yang memiliki tulang daun berwarna kontras, sehingga keseluruhan tampilannya terlihat hidup dan berkarakter.

    Tanaman ini cocok ditempatkan sebagai penghias taman, pot teras, maupun sudut rumah yang memperoleh pencahayaan cukup. Bayam hias menyukai sinar matahari dan media tanam yang lembap, tetapi tetap memiliki drainase baik agar akarnya gak mudah membusuk. Pemangkasan pucuk secara berkala juga dapat membantu merangsang pertumbuhan cabang baru sehingga tanaman terlihat lebih rimbun dan warna batangnya semakin menonjol.

  2. 2. Adam hawa

    ilustrasi adam hawa
    ilustrasi adam hawa (commons.wikimedia.org/Krzysztof Ziarnek, Kenraiz)

    Adam hawa atau Tradescantia pallida memiliki karakter visual yang mudah dikenali melalui batang dan daunnya yang didominasi warna ungu keunguan. Batangnya berbentuk bulat, berdaging, dan tumbuh menjalar sehingga menciptakan kesan menjuntai ketika ditanam dalam pot gantung. Warna ungu pada batangnya juga berpadu dengan daun berbentuk lanset yang memiliki warna senada, menghasilkan penampilan yang konsisten dan dekoratif.

    Keunggulan tanaman ini terletak pada kemampuannya menghadirkan aksen warna kuat tanpa membutuhkan ruang yang terlalu luas. Adam hawa dapat ditanam sebagai tanaman penutup tanah, penghias pot, maupun tanaman gantung untuk mempercantik balkon dan teras. Pencahayaan matahari yang cukup dapat membantu mempertahankan intensitas warna ungunya, sedangkan media tanam berdrainase baik diperlukan agar batang berdaging gak mudah mengalami pembusukan akibat air berlebihan.

  3. 3. Tanaman pensil

    ilustrasi tanaman pensill
    ilustrasi tanaman pensill (commons.wikimedia.org/Derek Ramsey)

    Tanaman pensil atau Euphorbia tirucalli memiliki penampilan yang cukup berbeda dibandingkan tanaman hias pada umumnya karena bagian batangnya justru menjadi daya tarik utama. Tanaman ini mempunyai banyak cabang ramping berbentuk silindris dengan warna hijau cerah hingga hijau kekuningan pada pertumbuhan mudanya. Ranting-ranting tersebut tumbuh bercabang dan hampir gak memiliki daun yang bertahan lama, sehingga keseluruhan tanaman terlihat seperti kumpulan batang pensil yang tersusun secara alami.

    Karakter percabangannya membuat tanaman pensil cocok dijadikan elemen dekoratif pada taman kering maupun area luar rumah yang mendapatkan sinar matahari cukup. Tanaman ini termasuk kelompok sukulen yang mampu menyimpan air pada batangnya, sehingga gak membutuhkan penyiraman terlalu sering. Namun, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu getah putihnya dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata, sehingga pemangkasan sebaiknya dilakukan menggunakan sarung tangan serta dengan menjauhkannya dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

  4. 4. Begonia polkadot

    ilustrasi begonia polkadot
    ilustrasi begonia polkadot (pexels.com/Diem Nguyen)

    Begonia polkadot atau Begonia maculata dikenal melalui daun berbentuk asimetris dengan bintik-bintik putih yang menyerupai motif polkadot. Namun, bagian batangnya juga memiliki daya tarik tersendiri karena memperlihatkan warna kemerahan yang kontras dengan permukaan daun hijau. Batangnya tumbuh tegak menyerupai tongkat dan memiliki ruas-ruas yang terlihat jelas, sehingga memberikan struktur visual yang menarik ketika tanaman tumbuh semakin tinggi.

    Kombinasi batang kemerahan dan daun berbintik membuat tanaman ini cocok ditempatkan sebagai penghias ruang dengan konsep dekorasi alami. Begonia polkadot lebih menyukai cahaya terang tidak langsung, kelembapan yang cukup, serta media tanam yang mampu mengalirkan kelebihan air. Tanaman ini juga perlu mendapatkan sirkulasi udara yang baik agar kelembapan di sekitar daun gak memicu masalah jamur. Dengan perawatan yang sesuai, bentuk batangnya dapat menjadi aksen vertikal yang mempercantik koleksi tanaman di dalam rumah.

  5. 5. Bayam merah

    ilustrasi bayam merah
    ilustrasi bayam merah (pexels.com/Luis Quintero)

    Bayam merah atau Alternanthera dentata merupakan tanaman hias daun yang memiliki karakter warna gelap dan kaya akan nuansa ungu kemerahan. Batangnya memperlihatkan warna senada dengan daun, sehingga menghasilkan tampilan yang harmonis ketika tanaman tumbuh membentuk rumpun. Bentuk daunnya yang cenderung oval hingga lanset dengan susunan berpasangan membuat percabangannya terlihat padat dan memberikan kesan dekoratif pada taman.

    Tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai penghias tepi taman, tanaman pembatas, maupun koleksi pot untuk menghadirkan aksen warna yang lebih berani. Paparan cahaya matahari yang cukup umumnya membantu mempertahankan warna daunnya agar tetap pekat, sementara penyiraman perlu disesuaikan dengan kondisi media tanam. Pemangkasan cabang yang terlalu panjang juga dapat membantu menjaga bentuk rumpun tetap kompak dan mendorong pertumbuhan tunas baru. Dengan karakter tersebut, bayam merah cocok untuk menghadirkan variasi warna pada taman yang didominasi tanaman berdaun hijau.

    Kelima tanaman tersebut menunjukkan bahwa batang memiliki potensi besar sebagai elemen dekoratif yang sering luput dari perhatian. Warna merah, ungu, hingga hijau cerah dapat menghadirkan karakter visual berbeda sekaligus memperkaya komposisi tanaman di rumah. Jadi, gak ada salahnya mempertimbangkan warna dan bentuk batang ketika memilih tanaman hias agar koleksi taman terlihat semakin menarik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team