Ilustrasi body cologne pria (unsplash.com/Joppe Spaa)
Cologne atau Eau de Cologne (EDC) adalah wewangian yang dibuat dengan konsentrasi minyak esensial yang rendah. Karakteristik utamanya adalah memiliki aroma yang segar, ringan, lembut, dan tidak menusuk hidung. Banyak yang mengira jika cologne hanya untuk pria, padahal cologne bersifat uniseks sehingga bisa digunakan oleh siapa saja.
Istilah cologne sebenarnya diambil dari nama sebuah kota di Jerman, yaitu Köln (Cologne). Di sanalah seorang pembuat parfum asal Italia bernama Giovanni Maria Farina menciptakan cologne pada awal abad ke-18 atau sekitar tahun 1709. Dia meracik wewangian dengan mencampur aroma buah jeruk dengan minyak lavender.
Penemuan Giovanni Maria Farina ternyata meledak di pasaran. Bahkan banyak orang-orang dari kalangan bangsawan Eropa yang menggunakannya. Itu sebabnya, cologne dinamai Eau de Cologne untuk menghormati kota tempat Giovanni Maria Farina tinggal.