ilustrasi parfum (unsplash.com/Edoardo Cuoghi)
Kalau baru pertama kali mencoba, sebenarnya tidak perlu langsung menggabungkan banyak parfum. Mulailah dengan kombinasi sederhana agar hasilnya lebih mudah diprediksi. Beberapa langkah yang bisa dicoba antara lain:
1. Mulai dari aroma yang ringan
Gunakan parfum dengan aroma yang lebih lembut sebagai lapisan pertama. Setelah beberapa saat, tambahkan parfum kedua yang aromanya lebih kuat atau lebih kaya karakter. Cara ini membantu aroma tidak saling bertabrakan dan masing-masing tetap bisa tercium.
2. Cari aroma yang saling melengkapi
Tidak semua parfum cocok dipadukan. Kombinasi yang biasanya cukup aman antara lain:
Aroma yang memiliki nuansa serupa biasanya lebih mudah menyatu dibandingkan parfum yang benar-benar bertolak belakang.
3. Jangan langsung menyemprot terlalu banyak
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah menggunakan masing-masing parfum dalam jumlah yang sama banyak. Padahal, cukup satu atau dua semprotan untuk setiap parfum. Kalau hasilnya kurang terasa, kamu masih bisa menambah sedikit lagi. Sebaliknya, jika terlalu banyak sejak awal, aromanya akan sulit dikurangi.
4. Coba di kulit, bukan hanya di kertas tester
Aroma parfum berkembang mengikuti suhu tubuh dan kondisi kulit masing-masing orang. Kombinasi yang terasa enak di blotter belum tentu memberikan hasil yang sama saat dipakai. Karena itu, beri waktu sekitar 20-30 menit setelah menyemprot sebelum memutuskan apakah kombinasi tersebut berhasil atau tidak.