Secara teknologi, perkembangan perawatan estetika dapat dilihat melalui tiga fase. Mulai dari skin booster untuk hidrasi cepat, berlanjut ke collagen stimulator yang merangsang kolagen melalui respons terkontrol, hingga fase terbaru yang menitikberatkan pada rekonstruksi jaringan kulit secara menyeluruh, termasuk penguatan skin barrier.
Mengamati perkembangan tersebut, Aphranel diperkenalkan sebagai teknologi calcium hydroxyapatite (CaHA) generasi terbaru dengan pendekatan regeneratif. Produk ini memanfaatkan mikropartikel CaHA berukuran 2–10 mikrometer, yang dinilai lebih kecil dan memiliki profil keamanan lebih baik dibandingkan CaHA konvensional.
“Ukuran partikel yang lebih kecil memungkinkan distribusi yang lebih merata dan integrasi yang lebih natural dengan jaringan kulit,” kata dr Riani Loretta, selaku perwakilan PT Estetika Pro International dalam keterangan resminya.
