Padahal, keramas yang dibutuhkan setiap orang tidak bisa disamaratakan. Sebelum memutuskan kermas dua kali, coba kenali dulu cara yang paling cocok untuk mengangkat sisa pomade dari rambut kamu.
Benarkah Pomade Harus Dicuci dengan Sampo Sebanyak Dua Kali?

- Pomade water-based umumnya cukup dibersihkan sekali keramas, sedangkan oil-based lebih sulit luruh karena kandungan minyaknya melekat pada rambut.
- Menambah sampo berulang kali tidak selalu diperlukan karena dapat menghilangkan minyak alami rambut dan membuatnya kering; jumlah pomade yang dipakai juga memengaruhi kemudahan pembersihan.
- Untuk sisa oil-based pomade, gunakan kondisioner sebelum sampo atau clarifying shampoo sesekali; pomade sebaiknya dibersihkan sebelum tidur agar tidak menumpuk.
Setelah seharian pakai pomade, rambut biasanya masih terasa licin bahkan setelah mandi. Saat keramas, ada yang langsung bersih dalam sekali cuci, tetapi ada juga yang masih terasa berat dan berminyak meski sudah dibilas berkali-kali. Kondisi ini kemudian membuat banyak orang menganggap rambut harus dicuci dengan sampo dua kali setelah memakai pomade.
Table of Content
1. Bedakan water-based dan oil-based pomade

ilustrasi pomade (unsplash.com/Jeroen den Otter) Water-based pomade umumnya lebih gampang dibersihkan karena bahan dasarnya menggunakan air. Sisa pomade jenis ini biasanya lebih mudah luruh ketika terkena air, sehingga satu kali keramas sudah cukup untuk sebagian produk. Bahkan, ada water-based pomade yang sisa produknya bisa berkurang cukup banyak hanya dengan membilas rambut.
Lain halnya untuk oil-based pomade. Kandungan minyak membuat pomade jenis ini lebih melekat pada rambut sehingga air saja tidak cukup untuk membersihkannya. Kalau pemakaiannya cukup banyak atau produknya punya hold yang kuat, satu kali keramas pun belum tentu membuat rambut benar-benar terasa bersih.
2. Jangan asal tambah jumlah sampo

ilustrasi sampo (unsplash.com/Apothecary 87) Rambut yang masih licin setelah keramas memang menandakan masih ada sisa pomade, tetapi bukan berarti kamu harus terus menuangkan sampo sampai licinnya hilang. Sampo bekerja dengan mengangkat minyak dan kotoran dari rambut serta kulit kepala, sehingga penggunaan berulang kali bisa membuat rambut kehilangan terlalu banyak minyak alaminya. Akibatnya, rambut justru bisa terasa kering dan kasar setelah mandi.
Coba lihat juga seberapa banyak pomade yang kamu pakai setiap hari. Mengoleskan produk terlalu banyak akan membuat sisa pomade lebih sulit dibersihkan, terutama jika yang digunakan adalah oil-based pomade. Kalau setelah sekali keramas rambut masih terasa licin, lebih baik gunakan cara lain untuk meluruhkannya daripada langsung mencuci rambut berulang-ulang.
3. Coba pakai kondisioner sebelum keramas

ilustrasi kondisioner (unsplash.com/Natallia Photo) Kondisioner ternyata bisa dipakai sebelum sampo ketika kamu sedang berusaha membersihkan oil-based pomade. Oleskan kondisioner pada rambut yang masih kering atau sedikit basah, kemudian ratakan ke bagian rambut yang terkena pomade. Diamkan sekitar 5–10 menit sebelum dibilas dengan air hangat.
Setelah rambut dibilas, barulah gunakan sampo seperti biasa. Kondisioner membantu melunakkan sisa produk berbahan minyak sehingga lebih mudah terangkat saat rambut dicuci. Cara ini juga bisa menjadi pilihan ketika kamu merasa harus keramas berkali-kali setiap kali memakai pomade.
4. Pertimbangkan clarifying shampoo jika sering pakai pomade

ilustrasi sampo (pexels.com/Frecelynne Roman) Pengguna pomade setiap hari mungkin akan lebih sering menghadapi masalah sisa produk yang menempel di rambut. Clarifying shampoo bisa digunakan sesekali untuk membantu mengangkat penumpukan pomade, minyak, dan produk styling lainnya. Daya bersihnya biasanya lebih kuat daripada sampo harian, jadi penggunaannya tidak perlu dilakukan setiap kali mandi.
Beberapa produk pomade juga memiliki sampo khusus yang dibuat untuk membersihkan sisa produk mereka. Pilihan seperti ini bisa dipertimbangkan kalau pomade yang kamu gunakan memang sulit dihilangkan dengan sampo biasa. Tetap ikuti petunjuk pada kemasan karena setiap produk memiliki cara penggunaan yang berbeda.
5. Jangan biarkan pomade menempel sampai tidur

ilustrasi tidur (vecteezy.com/Phira Phonruewiangphing) Pomade sebaiknya dibersihkan setelah kamu selesai beraktivitas, apalagi kalau produk tersebut dipakai hampir setiap hari. Membawa sisa pomade sampai tidur sama artinya rambut dan kulit kepala masih bersentuhan dengan produk, minyak, keringat, bahkan kotoran yang terkumpul sepanjang hari. Rambut yang terasa berat atau kulit kepala yang mulai tidak nyaman bisa menjadi tanda bahwa sisa produk terlalu sering dibiarkan menumpuk.
Namun, membersihkan rambut bukan berarti harus selalu keramas dua kali atau lebih. Kalau water-based pomade sudah bersih setelah satu kali keramas, tidak ada alasan untuk mengulanginya. Sementara itu, pemakai oil-based pomade bisa mencoba kondisioner terlebih dahulu atau menggunakan clarifying shampoo sesekali jika sisa pomade sulit diangkat.
Anggapan bahwa semua pomade harus dicuci dengan sampo sebanyak dua kali sebenarnya tidak tepat. Water-based pomade biasanya lebih mudah dibersihkan, sedangkan oil-based pomade memang membutuhkan cara yang sedikit berbeda karena kandungan minyaknya lebih sulit diangkat. Kalau kamu rutin pakai pomade, yang penting bukan berapa kali harus keramas, melainkan bagaimana membuat rambut benar-benar bersih tanpa membuatnya kering.





