Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Cara Menata Rambut Comma Hair untuk Hasil Stylish dan Rapi
ilustrasi gaya rambut comma hair (pexels.com/Nguyễn Hoàng Văn)
  • Tren comma hair digemari pria karena tampilannya rapi, modern, dan mudah ditata dengan teknik yang tepat agar hasilnya natural serta tahan lama.
  • Langkah penting meliputi menentukan belahan rambut sesuai bentuk wajah, mencatok ke arah dalam untuk membentuk lengkungan khas, lalu merapikan poni dengan jari.
  • Gunakan pomade atau hair powder sebagai sentuhan akhir agar bentuk comma hair tetap rapi, bervolume, dan nyaman dipakai sepanjang hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tren comma hair masih menjadi pilihan banyak pria karena mampu memberikan tampilan yang rapi, modern, dan mudah ditata. Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu perlu mengetahui cara menata rambut comma hair yang benar. Dengan teknik styling yang tepat, lekukan poni akan terlihat lebih natural dan mampu menyempurnakan penampilan.

Meski terlihat mudah, menata rambut comma hair tetap membutuhkan teknik yang tepat agar hasilnya terlihat natural dan tahan lama. Berikut cara menata gaya comma hair yang bisa kamu praktikkan sendiri di rumah.

1. Mulai dengan menentukan posisi belahan rambut

ilustrasi menentukan posisi belahan rambut (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Sebelum memulai membentuk lengkungan khas comma hair, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah posisi belahan rambut. Langkah ini penting dilakukan karena dapat memengaruhi bentuk akhir hairstyle sekaligus membantu menyesuaikan tampilan rambut dengan proporsi wajah.

Bagi pemilik wajah bulat, belahan 70:30 atau belahan samping bisa menjadi pilihan yang ideal karena mampu memberikan ilusi wajah yang tampak lebih panjang dan tegas. Sementara itu, belahan tengah 50:50 cocok untuk kamu yang menyukai tampilan rapi, klasik, dan simetris, sehingga gaya comma hair terlihat lebih teratur.

Nah, buat kamu yang menginginkan tampilan lebih fleksibel, belahan 60:40 bisa menjadi pilihan yang tepat. Karena perbandingan ini dapat menciptakan kesan sedikit asimetris yang membuat rambut terlihat lebih bervolume sekaligus menambah dimensi pada wajah. Selain itu, model belahan ini juga cocok digunakan oleh berbagai bentuk wajah sehingga menjadi salah satu pilihan favorit untuk menata rambut comma hair.

2. Bentuk lengkungan khas comma hair dengan catokan

ilustrasi membentuk lengkungan khas comma hair dengan catokan (pexels.com/Jonathan Nenemann)

Setelah menentukan belahan rambut yang sesuai dengan bentuk wajah, selanjutnya adalah mencatok rambut ke arah dalam untuk membentuk lengkungan khas comma hair. Teknik ini merupakan kunci utama dalam menciptakan poni yang melengkung alami sehingga tampilan rambut terlihat lebih rapi dan stylish.

Namun sebelum mulai mencatok, sebaiknya jangan lupa mengaplikasikan heat protector untuk membantu melindungi rambut dari paparan panas berlebih. Gunakan juga suhu sedang agar rambut tidak mudah kering atau rusak.

Untuk hasil yang lebih rapi, ambil rambut dalam bagian-bagian kecil saat proses mencatok. Saat catokan mencapai ujung poni, putar perlahan ke arah dalam untuk membentuk lekukan yang lembut dan natural. Ulangi langkah tersebut pada seluruh bagian depan rambut hingga tercipta bentuk comma hair yang lebih rapi, bervolume, dan tahan lebih lama.

3. Atur poni menggunakan jari

ilustrasi mengatur poni menggunakan jari (vecteezy.com/Sujin jetkasettakorn)

Setelah rambut dicatok, kamu bisa membentuk lekukan comma hair menggunakan jari. Atur arah rambut secara perlahan mengikuti belahan yang telah dibuat sebelumnya. Pastikan lengkungan pada bagian depan terlihat rapi dan seimbang. Dengan cara ini, hasil styling akan tampak lebih natural dan tidak kaku.

Selain membuat rambut terlihat lebih rapi, lakukan menggunakan jari juga membantu menyesuaikan lekukan poni dengan bentuk wajah. Kamu bisa mencoba beberapa arah lengkungan hingga menemukan bentuk yang paling sesuai.

Bagi pemilik rambut tipis, gunakan sentuhan yang lembut saat membentuk poni agar volume rambut tetap terjaga. Hindari menekan atau menarik rambut terlalu kuat karena dapat membuat rambut terlihat lebih lepek. Sedangkan, pemilik rambut tebal dapat memberikan sedikit tekanan tambahan untuk mempertegas bentuk koma.

4. Gunakan pomade atau hair powder sebagai setuhan terakhir dalam menjaga bentuk rambut

ilustrasi hair powder (pexels.com/Maor Attias)

Nah, setelah bentuk comma hair sudah sesuai, langkah terakhir ialah mengunakan produk styling untuk membantu menjaga tatanan rambut tetap rapi sepanjang hari. Langkah ini sangat penting dilakukan, agar lekukan pada poni tidak mudah berubah saat beraktivitas. Selain itu, produk styling juga dapat memberikan tekstur dan volume tambahan pada rambut.

Pilih produk yang sesuai dengan jenis rambut dan hasil akhir yang diinginkan. Untuk yang menyukai produk styling pomade, kamu bisa memilih jenis pomade yang menawarkan hasil akhir glossy atau matte. Gunakan secukupnya agar rambut tidak terasa berat.

Sedangkan, bagi yang menyukai styling produk hair powder, ini sangat cocok digunakan untuk rambut tipis atau rambut yang mudah lepek. Produk ini memiliki keunggulan untuk menambah volume sekaligus memberikan tekstur yang membuat rambut terlihat lebih bervolume. Hasil akhirnya akan memberikan kesan natural sehingga nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Menerapkan cara menata rambut comma hair sebenarnya tidak sulit jika dilakukan dengan teknik yang benar. Mulai dari menentukan belahan rambut hingga memilih produk styling yang tepat, setiap langkah akan membantu menciptakan tampilan comma hair yang lebih rapi, natural, dan tahan lama. Selamat mencoba!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article