Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Cara Mengatasi Bau Badan yang Sederhana tetapi Sering Lupa

5 Cara Mengatasi Bau Badan yang Sederhana tetapi Sering Lupa
ilustrasi bau badan (freepik.com/benzoix)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Lima cara sederhana mengatasi bau badan yang sering dilupakan, mulai dari menjaga kebersihan tubuh hingga konsultasi ke dokter bila masalah tak kunjung hilang.

  • Mandi dua kali sehari, mengganti pakaian saat berkeringat, serta menggunakan deodoran atau antiperspirant disebut sebagai langkah dasar untuk mencegah bau tidak sedap.

  • Pola makan, pengelolaan stres, dan gaya hidup sehat turut berperan penting dalam menjaga tubuh tetap segar dan bebas dari bau badan menyengat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Memiliki bau badan yang menyengat tentu saja merupakan hal yang ingin dihindari oleh kebanyakan orang, termasuk para pria. Sebab, hal ini bisa menurunkan kepercayaan diri dan produktivitas. Orang-orang di sekitar juga akan merasa terganggu.

Lalu apakah kamu termasuk orang yang memiliki bau badan menyengat? Dan, apakah kamu merasa tidak nyaman? Jika iya, berarti kamu perlu menyimak lima cara mengatasi bau badan yang sederhana namun sering dilupakan. Penasaran? Baca artikelnya sampai selesai!

Table of Content

1. Mandi dua kali sehari dan ganti pakaian ketika berkeringat

1. Mandi dua kali sehari dan ganti pakaian ketika berkeringat

Ilustrasi pria sedang mandi (pexels.com/Monstera)
Ilustrasi pria sedang mandi (pexels.com/Monstera)

Penting untuk mandi dua kali sehari agar tidak terjadi penumpukan keringat terlalu lama yang bisa menimbulkan bau. Sebetulnya ini adalah cara yang cukup simpel, tapi cukup banyak orang yang malas melakukannya.

Jadi tak heran kalau tubuhmu mengeluarkan bau tidak sedap, jika kamu relatif malas mandi atau membersihkan diri. Lakukan ini secara rutin, jangan sampai orang di sekitar jadi terganggu.

2. Gunakan deodoran

Ilustrasi memakai deodoran (pixabay.com/DaModernDaVinci)
Ilustrasi memakai deodoran (pixabay.com/DaModernDaVinci)

Bau badan berasal dari kombinasi keringat dan bakteri. Jika salah satunya dihilangkan, maka tidak akan terjadi yang namanya bau badan. Saat kamu memilih produk deodoran, kamu pasti akan menemukan tulisan deodoran dan antiperspirant, deodoran saja, atau antiperspirant saja pada beberapa produk. Produk yang mengandung masing-masing dari ketiga hal tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Deodoran hadir untuk membunuh bakteri-bakteri yang bercampur dengan keringat, sehingga jika kamu memakai produk yang hanya mengandung deodoran, kamu pasti akan mengalami basah ketiak dan tidak berbau. Lalu antiperspirant berguna untuk menahan keringat yang akan keluar, sehingga ketiakmu akan tetap kering. Nah, selanjutnya kamu bebas memilih, ingin menggunakan produk yang hanya mengandung deodoran, antiperspirant, atau kombinasi keduanya.

3. Kurangi makan makanan yang berbau menyengat

Ilustrasi memasak makanan sehat (089photoshootings)
Ilustrasi memasak makanan sehat (089photoshootings)

Ternyata makanan sangat memengaruhi bau badan. Sebagai contoh, biasanya orang yang vegetarian memiliki bau badan yang tidak terlalu menyengat jika dibandingkan dengan mereka yang sering banget mengonsumsi daging.

Maka dari itu, jika ingin terhindar dari bau badan, kamu harus memerhatikan makanan yang masuk ke tubuhmu. Lalu merokok dan mengonsumsi alkohol sebaiknya juga kamu hindari.

4. Kelola stres

Ilustrasi pria sedang stres (Unsplash/Nik Shuliahin)
Ilustrasi pria sedang stres (Unsplash/Nik Shuliahin)

Orang yang sedang stres cenderung memiliki bau yang lebih menyengat. Agar terhindar dari bau badan, kamu bisa belajar mengelola stres dengan berbagai macam cara.

Sebagai contoh, kamu bisa melakukan pernapasan perut, mendengarkan musik yang kamu sukai, memijat kepala secara perlahan, olahraga, atau menulis apa yang kamu rasakan, dan masih banyak cara lainnya. Hal terpenting, kamu harus me nghindari dan mengatasi stres.

5. Konsultasi ke dokter

Ilustrasi dokter (Publicdomainpictures/George Hodan)
Ilustrasi dokter (Publicdomainpictures/George Hodan)

Ini adalah opsi terakhir jika kamu merasa cara-cara sebelumnya tidak bekerja. Bisa jadi ada suatu penyakit tertentu yang kamu alami, sehingga harus diperiksa dan ditangani oleh dokter yang berpengalaman di bidangnya.

Itu tadi lima cara yang dapat kamu lakukan agar terhindar dari bau badan. Semoga cara-cara di atas bisa membantu membuatmu lebih nyaman dengan dirimu sendiri. Selamat mencoba!

FAQ seputar Cara Mengatasi Bau Badan yang Sederhana tetapi Sering Lupa

Mengapa stres bisa membuat bau badan pria menjadi lebih menyengat?

Saat seseorang mengalami stres, tubuh akan memproduksi keringat dari kelenjar apokrin. Keringat yang dihasilkan oleh kelenjar ini memiliki tekstur yang lebih kental serta mengandung banyak protein dan lemak, yang jika bercampur dengan bakteri akan menghasilkan aroma jauh lebih tajam.

Apa perbedaan fungsi antara deodoran biasa dengan antiperspirant?

Deodoran bekerja secara khusus menggunakan kandungan antiseptik atau parfum untuk membunuh bakteri penyebab bau badan. Sementara itu, antiperspirant mengandung senyawa berbasis aluminium yang bertugas menyumbat pori-pori kelenjar keringat untuk sementara waktu agar ketiak tetap kering.

Bagaimana pola makan atau makanan tertentu bisa memengaruhi aroma tubuh?

Makanan dengan aroma tajam serta konsumsi daging merah yang berlebihan dapat memengaruhi senyawa kimia dalam keringat. Orang yang rutin mengonsumsi sayuran (vegetarian) umumnya cenderung memiliki aroma badan yang tidak terlalu menyengat dibanding mereka yang banyak makan daging.

Apakah malas ganti baju setelah berkeringat bisa memicu bau badan?

Ya, sangat bisa. Keringat yang terjebak di serat kain pakaian dalam waktu lama akan menjadi tempat bernaung yang sangat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak dengan cepat, sehingga memicu munculnya bau badan tidak sedap.

Kapan seseorang yang mengalami masalah bau badan harus berkonsultasi ke dokter?

Kamu disarankan segera pergi ke dokter apabila semua cara mendasar (seperti menjaga kebersihan dan memakai deodoran) sudah dilakukan secara rutin, namun masalah bau badan tetap tidak kunjung hilang atau justru terasa semakin parah secara konstan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
Jumawan Syahrudin
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan

Related Articles