Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Gaya Rambut Ngegym Pria, Tetap Fresh dan Keren!
ilustrasi gaya rambut ngegym pria (pexels.com/Gaspar Zaldo)
  • Artikel membahas pentingnya memilih gaya rambut pria yang praktis dan tetap keren saat berolahraga agar penampilan rapi serta tidak mengganggu fokus latihan.

  • Terdapat tujuh rekomendasi model rambut seperti buzz fade, crew cut, curly top, fluffy wave, front spikes, undercut bertekstur, hingga top knot untuk berbagai jenis dan panjang rambut.

  • Setiap gaya rambut menawarkan keunggulan berbeda dalam hal kenyamanan, kemudahan perawatan, serta kemampuan menjaga tampilan tetap stylish sebelum maupun setelah sesi gym.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Olahraga bukan lagi sekadar rutinitas menjaga kebugaran, tetapi juga bagian dari gaya hidup. Karena itu, memilih gaya rambut ngegym pria yang tepat menjadi hal penting agar penampilan tetap rapi dan nyaman selama berolahraga.

Rambut yang berantakan, menempel di wajah, atau sulit diatur saat berkeringat tentu bisa mengganggu fokus latihan. Untungnya, ada banyak pilihan potongan dan tatanan rambut yang tetap terlihat keren sekaligus praktis digunakan saat berolahraga.

1. Buzz Fade

Ilustrasi memotong rambut buzz cut (pexels.com/Rahib Hamidov)

Kalau kamu termasuk orang yang ingin fokus penuh saat berolahraga tanpa terganggu urusan rambut, buzz fade bisa menjadi pilihan terbaik. Potongan rambut yang sangat pendek ini membuat keringat tidak mudah terperangkap, sehingga kepala terasa lebih sejuk meski menjalani sesi latihan intensitas tinggi seperti HIIT atau circuit training.

Selain praktis, buzz fade juga memberikan kesan maskulin dan sporty. Banyak atlet profesional memilih gaya ini karena mudah dirawat, cepat kering setelah keramas, dan tetap terlihat rapi bahkan setelah satu jam menghabiskan waktu di gym.

2. Crew cut

ilustrasi gaya crew cut (unsplash.com/Aleksandar Andreev)

Bagi kamu yang ingin tampil rapi tanpa memangkas rambut terlalu pendek, crew cut dengan sentuhan taper bisa menjadi alternatif menarik. Potongan ini memiliki bagian atas yang sedikit lebih panjang, sementara sisi samping dibuat lebih tipis sehingga menghasilkan tampilan yang bersih dan profesional.

Salah satu keunggulan gaya ini adalah kemampuannya mempertahankan bentuk meskipun terkena keringat. Setelah berolahraga, kamu hanya perlu mengeringkan rambut menggunakan handuk dan menatanya sedikit menggunakan jari untuk mendapatkan kembali bentuk awalnya.

Tak heran apabila potongan ini menjadi salah satu gaya rambut ngegym pria yang paling banyak dipilih oleh pria aktif dengan mobilitas tinggi.

3. Curly top

ilustrasi rambut curly top (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Pemilik rambut keriting sering kali menghadapi tantangan tersendiri saat berolahraga. Rambut yang terlalu panjang dapat membuat area leher dan dahi terasa lebih panas. Karena itu, model curly top dengan bagian samping yang lebih pendek menjadi solusi yang ideal.

Potongan ini memungkinkan tekstur alami rambut tetap terlihat tanpa mengorbankan kenyamanan. Selain membantu mengurangi rasa gerah, curly top juga memberikan karakter yang kuat pada penampilan. Kamu bisa menggunakan sedikit pomade atau styling cream ringan agar ikal tetap terdefinisi setelah berolahraga.

4. Fluffy wave

ilustrasi pria di barbershop

Tren rambut fluffy masih menjadi favorit di kalangan pria muda. Meskipun terlihat santai dan bervolume, gaya ini sebenarnya masih bisa digunakan untuk aktivitas olahraga selama ditata dengan benar.

Kuncinya adalah menjaga volume rambut tetap terpusat di bagian depan, sementara sisi samping dibuat lebih rapi menggunakan sedikit matte gel. Dengan begitu, rambut tidak mudah jatuh ke wajah saat sedang melakukan latihan beban, berlari, maupun sesi kardio lainnya.

Bagi banyak pria, fluffy wave menjadi pilihan menarik karena mampu menyeimbangkan antara penampilan trendi dan fungsi praktis.

5. Front spikes

ilustrasi front spikes hair (pexels.com/Bhullar Graphic)

Buat kamu yang menyukai penampilan lebih tegas dan maskulin, front spikes dapat menjadi pilihan yang tepat. Model rambut ini memanfaatkan tekstur pada bagian depan untuk menciptakan kesan dinamis dan energik.

Agar bentuk rambut tetap bertahan selama berolahraga, penggunaan hair paste dengan daya tahan sedang hingga kuat sangat dianjurkan. Produk ini membantu rambut melawan kelembapan akibat keringat tanpa membuatnya terlihat terlalu kaku.

Menariknya, setelah sesi gym selesai, kamu tidak perlu melakukan banyak penataan ulang karena bentuk dasarnya biasanya masih tetap terjaga.

6. Undercut bertekstur

ilustrasi undercut bertekstur (pexels.com/iam luisao)

Undercut dengan tekstur pendek di bagian atas menjadi salah satu model rambut yang cukup populer di kalangan pria yang rutin berolahraga. Potongan samping yang tipis membuat kepala terasa lebih dingin, sementara bagian atas yang bertekstur tetap memberikan ruang untuk bereksperimen dengan gaya.

Model ini juga sangat fleksibel. Kamu bisa membiarkannya terlihat natural saat latihan, lalu menatanya kembali untuk aktivitas setelah gym hanya dalam hitungan menit. Tidak heran apabila banyak pria memilih model ini karena mampu mengikuti ritme gaya hidup yang aktif.

7. Top knot

ilustrasi gaya rambut top knot (pexels.com/Obi Onyeador)

Bukan hanya pria berambut pendek yang bisa tampil nyaman saat berolahraga. Jika kamu memiliki rambut panjang, top knot merupakan solusi yang praktis sekaligus stylish.

Dengan mengikat rambut ke bagian atas kepala, area leher menjadi lebih terbuka sehingga mengurangi rasa panas dan gerah. Selain itu, rambut juga tidak akan mengganggu pandangan atau gerakan tubuh saat berolahraga.

Meski terlihat sederhana, top knot telah menjadi pilihan favorit banyak pria dengan rambut panjang karena mudah dibuat dan tetap terlihat keren dalam berbagai situasi.

Memilih gaya rambut ngegym pria sebenarnya bukan hanya soal penampilan, tetapi juga kenyamanan dan performa saat berolahraga. Dengan potongan rambut yang tepat, kamu bisa lebih fokus berlatih tanpa terganggu rambut yang berantakan, sekaligus tetap tampil percaya diri sebelum maupun setelah keluar dari gym.

Editorial Team

Related Article