Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Perbedaan Skincare Laki-laki vs. Perempuan, Bukan Hanya Kemasan!

ilustrasi laki-laki sedang menggunakan skincare
ilustrasi laki-laki sedang menggunakan skincare (freepik.com/frimufilms)
Intinya sih...
  • Kulit laki-laki umumnya lebih tebal dan berminyak, sedangkan kulit perempuan lebih tipis serta sensitif terhadap perubahan hormon.
  • Laki-laki lebih rentan terhadap stres lingkungan dan iritasi akibat bercukur, sementara perempuan lebih sering menghadapi masalah kulit yang berubah-ubah.
  • Proses penuaan kulit pada laki-laki cenderung lebih lambat, sedangkan perempuan bisa mengalami tanda penuaan lebih awal karena fluktuasi hormon.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Zaman dulu, skincare identik dengan perempuan. Namun, saat ini, kesadaran laki-laki tentang pentingnya merawat kulit terus meningkat, yang menjadi alasan semakin banyaknya produk skincare yang khusus dibuat untuk laki-laki. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa skincare untuk laki-laki dan perempuan dibuat berbeda?

Kamu mungkin penasaran apakah produk skincare laki-laki dan perempuan memiliki formulasi yang berbeda? Apa jangan-jangan ini hanyalah gimik pemasaran saja? Biar gak salah paham, yuk, kita bahas perbedaan skincare laki-laki vs. perempuan!

1. Ketebalan kulit

ilustrasi laki-laki sedang menggunakan skincare
ilustrasi laki-laki sedang menggunakan skincare (freepik.com/freepik)

Laki-laki memproduksi testosteron yang lebih tinggi daripada perempuan. Adapun, kadar testosteron memengaruhi beberapa kondisi pada kulit manusia. Selain itu, kepadatan kolagen laki-laki juga lebih tinggi. Tingginya testosteron dan lapisan kolagen yang lebih tebal membuat kulit laki-laki 25 persen lebih tebal dibandingkan dengan perempuan seumuran. Ini artinya, laki-laki membutuhkan produk yang dapat menembus lapisan kulit yang lebih dalam.

Di sisi lain, kulit perempuan umumnya lebih tipis dan lebih rentan terhadap fluktuasi hormon. Ini menyebabkan peningkatan sensitivitas dan potensi masalah, seperti jerawat hormonal. Perempuan mungkin lebih membutuhkan produk skincare yang diformulasikan untuk mengatasi jerawat dan noda hitam. Asam salisilat dan niasinamida (niacinamide) adalah bahan yang bagus untuk masalah ini. 

2. Faktor stres lingkungan

ilustrasi laki-laki sedang menggunakan skincare
ilustrasi laki-laki sedang menggunakan skincare (vecteezy.com/Sujin jetkasettakorn)

Kulit perempuan dan laki-laki diyakini merespons stres lingkungan, seperti UV, panas, dan polusi, secara berbeda. Laki-laki memiliki kadar eritema minimal (MED) 16 persen lebih rendah daripada perempuan, sebagai konsekuensi dari kurangnya estrogen dan manfaat perlindungannya. Akibatnya, kulit laki-laki lebih rentan terhadap stres lingkungan yang berkontribusi pada kerusakan kulit dan penuaan dini. 

Skincare yang mengandung isosorbide dicaprylate dinilai baik untuk mendukung hidrasi kulit dan skin barrier. Selain itu, laki-laki juga akan mendapat manfaat tambahan dari menggunakan skincare yang mengandung karnosina. Karnosina adalah dipeptida alami dan antioksidan ampuh yang melindungi kulit dari stres oksidatif akibat sinar UV dan IR.

3. Perbedaan produksi minyak

ilustrasi skincare jerawat
ilustrasi skincare jerawat (freepik.com/freepik)

Kulit laki-laki cenderung memproduksi lebih banyak sebum, yang bertanggung jawab atas masalah pori-pori besar dan kulit berminyak. Karena itu, laki-laki akan mendapatkan manfaat dari skincare yang diformulasikan untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat serta produk bebas minyak. Produk ini bermanfaat untuk membantu mengatur kadar produksi sebum. 

Sementara, sebagian besar perempuan memiliki tipe kulit yang kurang konsisten, seperti kering, berminyak, kombinasi, dan sebagainya. Ini karena perempuan mengalami fluktuasi hormonal yang lebih teratur. Hal ini dapat menyebabkan kombinasi masalah kulit, seperti berminyak sekaligus kering selama siklus menstruasi. Karena itu, perempuan mungkin cenderung lebih sering mengganti skincare sesuai kebutuhan. Saat menstruasi dan kulit jadi lebih berminyak, misalnya, perempuan membutuhkan skincare yang diformulasikan untuk mengontrol sebum. Lalu, saat menopause dan kulit jadi lebih kering, perempuan akan mendapatkan manfaat dari skincare yang tujuannya ialah menghidrasi kulit.

4. Kebiasaan mencukur dan sensitivitas kulit

ilustrasi bercukur
ilustrasi bercukur (pexels.com/Nick Demou)

Mencukur memainkan peran utama dalam perawatan kulit laki-laki. Sering mencukur dapat menyebabkan iritasi, luka bakar akibat pisau cukur, dan rambut tumbuh ke dalam. Karena itu, menenangkan dan memperbaiki kulit menjadi prioritas utama. Untuk laki-laki yang sering mencukur rambut wajah, menggunakan pelembap tanpa wewangian akan menenangkan peradangan dan mencegah iritasi pada kulit yang baru dicukur.

Perempuan juga melakukan pencukuran, tetapi biasanya di area tubuh yang berbeda dan dengan frekuensi yang berbeda. Hal ini mengubah cara eksfoliasi dan hidrasi harus dilakukan dalam setiap rutinitas. Produk yang mengandung rosehip dapat menenangkan dan meredakan kemerahan di area yang baru dicukur.

5. Masalah yang berkaitan dengan usia

ilustrasi laki-laki sedang menggunakan skincare
ilustrasi laki-laki sedang menggunakan skincare (freepik.com/frimufilms)

Dengan lapisan kolagen yang lebih tebal dan hormon yang lebih stabil, kulit laki-laki menua secara perlahan dibandingkan perempuan. Tanda-tanda penuaan biasanya muncul pada usia yang lebih tua meski kebiasaan gaya hidup dan faktor genetik juga akan memengaruhi hal ini. Masalah umum meliputi kulit kendur, kerutan yang lebih dalam, dan bintik-bintik penuaan. Jika tanda-tanda penuaan mulai muncul, pilihlah produk yang mengandung retinol yang mendorong pergantian sel kulit untuk tampilan kulit yang lebih kencang dan kenyal.

Perempuan mungkin mengalami tanda penuaan, seperti munculnya garis-garis halus dan kerutan lebih awal karena fluktuasi hormonal serta lapisan dermal yang lebih tipis. Saat memasuki periode menopause, terdapat dampak signifikan pada kolagen kulit dan struktur pendukung yang memengaruhi kekencangan serta elastisitas kulit. Retinol, yang terbukti mendukung pergantian sel, merupakan bahan utama yang bagus untuk mengatasi garis-garis halus dan kerutan.

Jadi, sudah jelas, ya, kalau skincare untuk laki-laki dan perempuan memang dibuat berbeda karena kondisi kulit serta kebutuhan yang berbeda. Sangat penting untuk memilih produk skincare yang sesuai dengan kondisi kulitmu. Dengan demikian, kamu bisa memiliki kulit yang lebih sehat dan bebas masalah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Men

See More

6 Grooming Rutin yang Harus Dilakukan Pria Biar Makin Ganteng

09 Feb 2026, 18:00 WIBMen