Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Kontes Kecantikan Dunia Paling Bergengsi, Apa Saja?
Ilustrasi kontes kecantikan dunia (unsplash.com/id/@amyb99)
  • Empat ajang Big Four kontes kecantikan dunia adalah Miss World, Miss Universe, Miss International, dan Miss Earth, yang menilai potensi perempuan melampaui penampilan fisik.
  • Miss World mengusung Beauty with a Purpose, Miss Universe menilai komunikasi dan berpikir kritis, sedangkan Miss International berfokus pada perdamaian, persahabatan, serta pemahaman lintas budaya.
  • Miss Earth menempatkan perlindungan lingkungan sebagai fokus utama, dengan penilaian mencakup pengetahuan keberlanjutan, advokasi konservasi, dan rencana proyek berdampak nyata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kontes kecantikan dunia merupakan ajang internasional yang mempertemukan perempuan-perempuan dari berbagai negara untuk menunjukkan potensi, kepribadian, kecerdasan, bakat, serta kepedulian terhadap isu-isu global. Lebih dari sekadar kompetisi penampilan fisik, sejumlah kontes kecantikan bergengsi kini menjadi wadah untuk menyuarakan isu kemanusiaan, memperjuangkan kesetaraan, mempromosikan perdamaian, hingga meningkatkan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan.

Di antara berbagai kompetisi yang diselenggarakan setiap tahun, terdapat empat ajang yang dikenal sebagai Big Four dalam industri kontes kecantikan internasional yaitu Miss World, Miss Universe, Miss International, dan Miss Earth. Keempatnya memiliki sejarah, sistem penilaian, serta misi yang berbeda, tetapi sama-sama memberikan kesempatan bagi perempuan untuk berkontribusi di tingkat global.

Lantas, apa yang membedakan keempat kontes kecantikan tersebut? Bagaimana sejarah pendiriannya, apa saja kriteria penilaiannya, dan apa peran para pemenangnya setelah mendapatkan gelar internasional?

1. Miss World

Potret Miss World 2026 (instagram.com/missmundodominicanaoficial)

Miss World merupakan salah satu kontes kecantikan internasional tertua yang masih diselenggarakan hingga saat ini. Kompetisi ini pertama kali digelar di London, Inggris, pada 1951 dan didirikan oleh Eric Morley. Sejak Eric Morley meninggal dunia pada 2000, kepemimpinan organisasi dilanjutkan oleh istrinya, Julia Morley, yang berperan penting dalam mengembangkan misi sosial Miss World.

Pada awalnya, Miss World diselenggarakan sebagai bagian dari kegiatan promosi yang berkaitan dengan Festival of Britain. Seiring waktu, ajang tersebut berkembang menjadi kompetisi internasional yang melibatkan perwakilan dari berbagai negara. Dalam perjalanan sejarahnya, kompetisi ini semakin memperluas jangkauan internasional dengan melibatkan peserta dari berbagai latar belakang budaya dan negara. Miss World juga mengembangkan berbagai program yang mendorong peserta untuk menunjukkan kemampuan di luar penampilan fisik.

Pemenang Miss World tidak hanya bertugas menjalankan kewajiban seremonial. Ia juga diharapkan menjadi representasi nilai Beauty with a Purpose melalui keterlibatan dalam kegiatan kemanusiaan, kampanye sosial, dan berbagai program yang dijalankan organisasi. Dan sejauh ini, India dan Venezuela dikenal sebagai dua negara dengan jumlah kemenangan Miss World terbanyak dalam catatan sejarah dengan masing-masing dengan enam pemenang.

2. Miss Universe

Potret Miss Universe 2026 (instagram.com/fatimaboschfdz)

Miss Universe merupakan salah satu kontes kecantikan dunia paling dikenal. Ajang ini pertama kali diselenggarakan pada 1952 oleh perusahaan pakaian renang Pacific Mills di California, Amerika Serikat. Sejak penyelenggaraan pertamanya, kompetisi ini berkembang menjadi ajang internasional yang mendapatkan perhatian luas melalui siaran televisi, media massa, dan platform digital.

Miss Universe memiliki sejumlah kriteria penilaian untuk melihat kemampuan peserta secara menyeluruh. Yang pertama adalah wawancara, di mana juri mengukur kemampuan komunikasi, kepribadian, wawasan, serta cara peserta menyampaikan pendapat. Lalu ada evening gown yang menilai pembawaan diri, keanggunan, kepercayaan diri, dan kemampuan tampil di panggung.

Selanjutnya adalah pakaian renang atau kebugaran yang dalam formatnya, segmen ini menampilkan kebugaran dan kepercayaan diri peserta. Terakhir yakni tanya jawab untuk menguji kemampuan berpikir kritis, menyusun argumen, dan merespons pertanyaan secara jelas dalam waktu terbatas. Dari sini Miss Universe menekankan bahwa ajang ini bukan hanya menampilkan perempuan dengan penampilan menarik, tapi juga memberikan panggung bagi mereka untuk menyampaikan pandangan, pengalaman hidup, dan kepedulian terhadap berbagai persoalan masyarakat.

3. Miss International

Miss international 2025 (instagram.com/missinternationalofficial)

Miss International, yang secara resmi dikenal sebagai Miss International Beauty Pageant, merupakan salah satu kontes kecantikan internasional dengan sejarah panjang. Kompetisi ini pertama kali diselenggarakan pada 12 Agustus 1960 di Long Beach, California, Amerika Serikat. Dan dalam perkembangannya, Jepang menjadi pusat penting bagi penyelenggaraan dan pengelolaan ajang tersebut.

Berbeda dengan kompetisi yang lebih menonjolkan pertunjukan panggung atau proyek lingkungan, Miss International menempatkan perdamaian, persahabatan, dan pemahaman lintas budaya sebagai bagian utama dari misinya. Dan Miss International sendiri memiliki moto "Cheer All Women" atau yang artinya menekankan dukungan terhadap perempuan dan pentingnya membangun hubungan positif di antara masyarakat dunia.

4. Miss Earth

Miss earth 2025 (instagram.com/missczechrepublic)

Miss Earth merupakan kontes kecantikan internasional yang secara khusus menempatkan perlindungan lingkungan dan keberlanjutan sebagai fokus utama. Ajang ini didirikan pada 2001 oleh Carousel Productions di Filipina, yang berbasis di Manila sebagai penyelenggaraannya.

Uniknya, Miss Earth memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan sejumlah kontes kecantikan lainnya. Para peserta tidak hanya dituntut menunjukkan penampilan dan kemampuan komunikasi, tapi memperlihatkan pemahaman terhadap persoalan lingkungan serta komitmen untuk mendorong perubahan positif. Seiring perkembangannya, Miss Earth dikenal sebagai salah satu ajang kecantikan internasional yang memiliki fokus advokasi lingkungan paling kuat

Miss Earth mengusung slogan "Beauties for a Cause" yang menggambarkan hubungan antara representasi perempuan dan tujuan sosial yang lebih luas. Mereka memiliki fokus persoalan yang diangkat, di antaranya adalah perubahan iklim dan pengurangan emisi, perlindungan hutan serta keanekaragaman hayati, pengurangan sampah plastik, dan sebagainya.

Penilaian dari ajang kecantikan ini tak cuma penampilan, lho. Salah satu segmen yang dikenal adalah Eco-Beauty, yang menghubungkan penampilan peserta dengan gagasan mengenai keberlanjutan dan kepedulian terhadap alam. Peserta diharapkan juga memiliki pengetahuan lingkungan, kemampuan menyampaikan gagasan, keterlibatan dalam kegiatan konservasi, serta rencana proyek yang berpotensi memberikan dampak nyata.

Kontes kecantikan dunia telah berkembang menjadi lebih dari sekadar kompetisi penampilan. Keempat ajang yang dikenal sebagai Big Four barusan memiliki sejarah panjang serta identitas yang berbeda dalam mempromosikan nilai-nilai sosial dan representasi perempuan. Dan pada akhirnya, daya tarik ajang kecantikan ini tidak hanya terletak pada mahkota yang diperebutkan, tapi pada kesempatan yang diberikan kepada perempuan untuk mengembangkan potensi, menyampaikan gagasan, dan berkontribusi bagi masyarakat

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article