Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Alasan Kenapa Sepatu Onitsuka Tiger Ada yang Mahal, Worth It Gak?
ilustrasi kenapa sepatu Onitsuka Tiger mahal? (pexels.com/Alexis Presa)
  • Onitsuka Tiger punya nilai sejarah kuat sejak 1949 di Jepang, menjadikannya simbol budaya dan orisinalitas yang membuat setiap pasang sepatu terasa seperti karya seni bernilai tinggi.
  • Material kulit premium dan teknologi insole ergonomis memberikan kenyamanan maksimal serta daya tahan tinggi, menjadikan sepatu ini investasi jangka panjang untuk kesehatan kaki.
  • Proses handmade seri Nippon Made, desain ikonis timeless, serta reputasi global dari panggung olahraga hingga pop kultur membuat harga Onitsuka Tiger tetap eksklusif dan berkelas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lagi asyik nongkrong di coffee shop, terus pandangan kamu langsung teralihkan oleh sepatu bergaris khas yang dipakai orang di sebelahmu? Yup, Onitsuka Tiger emang punya daya tarik unik yang bikin penggunanya kelihatan effortlessly stylish. Gak heran kalau sneakers legendaris asal Jepang ini sering masuk ke dalam wishlist anak muda yang ingin tampil kasual tapi tetap berkelas.

Kalau berbicara harga memang relatif sih, ya. Mungkin sebagian orang ada yang bilang mahal, ada juga yang terjangkau, atau memang mahal karena ada kualitas tinggi yang disajikan?

Nah, biar kamu gak penasaran lagi dan bisa menentukan apakah sepatu ini layak diinvestasikan, yuk penjelasannya. Filosofinya dalam, lho!


1. Warisan sejarah dan nilai budaya yang kuat

ilustrasi sepatu Onitsuka Tiger (pexels.com/Hipkicks)

Lahir di Kobe, Jepang, pada tahun 1949, Kihachiro Onitsuka membuat sneaker kelas dunia yang disukai banyak orang. Bahkan, sebelum Nike lahir dan merajai pasar global, mereka sempat mengimpor sepatu dari Onitsuka untuk dijual di Amerika, lho. Nilai historis yang sangat kaya inilah yang menjadi cirikhas setiap pasang sepatu, menjadikannya sebuah simbol budaya yang gak lekang oleh waktu.

Memakai sepasang Onitsuka Tiger itu rasanya mirip seperti mengoleksi barang seni bersejarah yang bisa kamu bawa jalan-jalan ke mall. Kamu gak cuma membayar bahan kain dan sol karetnya saja, melainkan menghargai narasi panjang di balik terciptanya sepatu tersebut, lho. Jadi, jangan heran kalau harganya bisa dibilang premium, karena nilai orisinalitas sejarah seperti ini jelas gak bisa ditiru oleh brand fashion lainnya, ya.


2. Material kulit premium dengan kenyamanan maksimal

ilustrasi sepatu Onitsuka Tiger (pexels.com/Mehul)

Sebagian besar lini produk mereka memakai kulit asli berkualitas tinggi yang sangat lembut (supple leather) dan fleksibel di kaki. Bahan premium ini membuat sepatu Onitsuka gak kaku saat pertama kali dipakai, alhasil minim risiko bikin kaki kamu lecet atau kapalan setelah seharian beraktivitas, kan.

Teknologi insole mereka juga dirancang dengan sangat matang untuk menopang anatomi kaki secara sempurna, lho. Kelembutan materialnya memberikan efek breathable, sehingga kaki kamu gak bakal gampang gerah atau bau meski dipakai menerjang panasnya jalanan kota. Dengan kata lain, kamu sedang menginvestasikan uangmu untuk kesehatan dan kenyamanan kaki jangka panjang. Keren banget, kan?


3. Proses pembuatan manual lewat lini Nippon Made

ilustrasi sepatu Onitsuka Tiger GB "Nippon Made" (onitsukatiger.com)

Bagi para pencinta sneakers sejati, seri 'Nippon Made' menjadi kasta tertinggi dari brand berlogo harimau ini yang bikin kamu terpana. Seri khusus ini dikerjakan secara manual (handmade) oleh para pengrajin andal di Jepang dengan teknik yang sangat presisi. Mulai dari pemotongan bahan, penjahitan, hingga proses pewarnaan kulitnya dilakukan satu per satu tanpa mengandalkan mesin massal.

Proses pengerjaan yang memakan waktu lama ini otomatis membuat jumlah produknya di pasar sangat terbatas dan eksklusif. Ada sentuhan personal dan keunikan estetika yang berbeda di setiap pasang sepatunya, membuatnya terasa begitu personal bagi sang pemilik. Kalau sudah bicara soal karya seni buatan tangan dari pengrajin terampil Jepang, label harga tinggi tentu menjadi hal yang sangat wajar, kan?


4. Desain ikonis yang timeless dan serbaguna

ilustrasi Onitsuka Tiger Mexico 66 (onitsukatiger.com)

Alasan lain kenapa sepatu ini ada yang dibilang mahal karena desainnya yang terlihat stylish dari generasi ke generasi. Model legendaris seperti Mexico 66 tetap terlihat keren dan relevan di era Gen Z dan Gen Alpha, sama seperti saat pertama kali naik daun puluhan tahun lalu. Garis strip vertikal dan horizontal yang ikonik di bagian samping menjadi stempel gaya yang instan tanpa perlu terlihat norak atau berlebihan.

Fleksibilitas desain ini juga membuat Onitsuka Tiger sangat mudah dipadupadankan dengan banyak macam outfit. Mau dipakai bareng celana jeans santai, celana pendek kargo, atau bahkan dipadukan dengan setelan jas formal pun tetap masuk akal, kok.


5. Reputasi global dan pengaruh pop kultur

Sepatu Onitsuka Tiger (onitsukatiger.com)

Sejak awal kemunculannya, brand ini selalu berhasil mencuri perhatian dunia lewat panggung-panggung besar yang ikonik. Mulai dari sepatu resmi para atlet di ajang Olimpiade, hingga penampilan legendaris Uma Thurman di film Kill Bill dengan sepatu kuningnya. Paparan pop kultur yang masif selama puluhan tahun ini berhasil membangun reputasi global yang solid sebagai simbol sepatu premium yang berkelas.

Saat sebuah brand sudah mencapai level top of mind di skala internasional, biaya untuk menjaga standar citra dan kontrol kualitas global tentu gak murah. Ditambah lagi dengan strategi distribusi mereka yang eksklusif dan ‘langka’ memberikan diskon besar-besaran di gerai resmi. Semua faktor inilah yang berkontribusi besar dalam menjaga nilai prestise sepatu, sehingga harganya tetap stabil dan tinggi di pasaran.

Gimana, sekarang sudah gak penasaran lagi kenapa sepatu Onitsuka Tiger ada yang mahal, kan? Membeli sepatu ini pada akhirnya bukan sekadar konsumerisme belaka, melainkan sebuah investasi pada kenyamanan, sejarah panjang, dan gaya yang tak lekang oleh waktu. Jadi, kalau kamu punya budget lebih dan ingin mengapresiasi diri sendiri dengan alas kaki berkualitas tinggi, gak usah ragu untuk memboyongnya pulang. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article