Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah Memakai Celana Sagging di Tempat Umum Tidak Sopan?
ilustrasi memakai celana sagging (pexels.com/Stephen Chabala)
  • Sagging dinilai bergantung pada seberapa rendah celana dipakai dan konteks tempatnya; sedikit bagian boxer terlihat lebih umum, sementara pakaian dalam yang tampak jelas di ruang publik dianggap mengganggu.
  • Pada 2000-an, sejumlah kota di Amerika Serikat pernah melarang sagging berlebihan dan menerapkan denda. Gerakan Stop the Sag memicu debat, termasuk kritik bahwa penegakannya menyasar kelompok tertentu.
  • Gaya sagging dikaitkan dengan penjara, lalu budaya hip-hop dan skate, sebelum kembali melalui tren Y2K. Kini, tampilannya dapat dibuat lebih rapi dengan tetap menjaga bagian tubuh tertutup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah lihat cowok pakai celana yang sengaja diturunkan sampai bagian boxer-nya kelihatan? Kalau kamu besar di era 2000-an, gaya seperti ini mungkin sudah gak asing lagi. Dulu sagging sering dipakai anak band, anak skate, sampai musisi hip-hop. Sekarang, setelah gaya Y2K balik lagi, celana yang dipakai melorot juga mulai sering kelihatan.

style="text-align: justify;">Tapi ada satu hal yang dari dulu gak pernah benar-benar selesai dibahas yakni sopan atau gak, sih? Soalnya, buat sebagian orang ini cuma urusan gaya berpakaian. Buat yang lain, memperlihatkan pakaian dalam di tempat umum sudah masuk kategori kelewatan. So, gimana baiknya? Yuk simak penjelasannya berikut ini!

1. Kalau cuma turun sedikit, orang mungkin gak terlalu peduli

ilustrasi memakai celana sagging (pexels.com/Joe-Francis Kiaga)

Coba bedakan antara celana yang dipakai agak rendah dengan celana yang sampai hampir jatuh. Kalau bagian atas boxer cuma kelihatan sedikit, orang mungkin sudah lebih terbiasa melihatnya. Apalagi kalau dipakai dengan celana baggy, kaus longgar, atau sepatu sneakers, gaya seperti itu memang cukup umum di kalangan penggemar streetwear.

Namun yang bikin orang mulai risih biasanya ketika celananya turun terlalu jauh. Pakaian dalam kelihatan jelas, bagian bokong hampir terbuka, lalu orang yang melihatnya juga gak bisa menghindar karena dipakai di tempat umum. Jadi, sebenarnya bukan sekadar soal celana dipakai melorot, melainkan seberapa jauh kamu membiarkannya turun dan di mana kamu memakainya.

2. Dulu sampai ada aturan khusus soal celana melorot

ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/Danny Burke)

Sekarang mungkin terdengar berlebihan kalau celana melorot sampai diurus pemerintah. Tapi di Amerika Serikat, hal seperti itu memang pernah terjadi. Pada 2000-an, sejumlah kota membuat aturan yang melarang orang memakai celana terlalu rendah di tempat umum, bahkan ada yang memberikan denda.

Gerakan "Stop the Sag" yang muncul pada 2010 juga ikut memperlihatkan betapa panasnya perdebatan soal gaya ini. Orang-orang yang menentangnya menganggap sagging sebagai penampilan yang gak sopan dan gak pantas dilihat di ruang publik. Di sisi lain, banyak yang melihat aturan semacam itu secara berbeda karena penerapannya dinilai lebih sering menyasar anak muda kulit hitam dan Hispanik.

3. Dari penjara, masuk ke hip-hop, lalu jadi gaya berpakaian

ilustrasi memakai celana sagging (pexels.com/Nascimento Jr.)

Cerita soal asal-usul sagging memang sering dikaitkan dengan penjara di Amerika. Ada narasi bahwa narapidana gak diperbolehkan memakai ikat pinggang sehingga celana yang kebesaran mudah melorot. Dari situ, gaya celana melorot semacam ini kemudian dikaitkan dengan budaya hip-hop dan komunitas skate.

Lama-lama, orang memakainya bukan karena celananya kebesaran atau gak punya ikat pinggang. Sagging sudah berubah menjadi bagian dari penampilan. Musisi dan figur dari budaya hip-hop ikut membuat gaya ini dikenal lebih luas, sampai akhirnya celana melorot gak lagi cuma punya satu makna.

4. Sekarang malah balik lagi lewat tren Y2K

ilustrasi memakai celana sagging (pexels.com/Omotayo Samuel)

Kalau kamu perhatikan fashion beberapa tahun terakhir, banyak gaya lama yang tiba-tiba muncul lagi. Celana baggy, kaus kebesaran, sepatu model skate, sampai cara memakai celana yang lebih rendah kembali dipakai. Bedanya, sekarang orang punya lebih banyak pilihan untuk membuat sagging terlihat rapi tanpa harus membiarkan celana turun sampai kelewat rendah.

Makanya, sagging zaman sekarang gak selalu berarti celana dalam harus kelihatan. Ada yang cuma membiarkan sedikit bagian boxer muncul di atas pinggang celana. Ada juga yang sengaja memakai celana sagging sebagai bagian dari look-nya, tetapi tetap memastikan semuanya tertutup dengan baik.

Mengenakan celana sagging bisa saja terlihat keren saat dipakai dengan outfit yang tepat, tetapi tetap kurang cocok kalau pakaian dalam sampai terlihat jelas di tempat yang tak semestinya. Kalau dipakai sesuai tempatnya, style ini sebenarnya masih bisa terlihat rapi dan enak dilihat. Kalau buat kamu sendiri, celana sagging masih menarik dipakai atau justru sudah terasa ketinggalan zaman?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article