Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cara Membedakan Jam Patek Philippe Asli dan Palsu
Patek Philippe (unsplash.com/Diniy Salleh)
  • Keaslian Patek Philippe tidak cukup dinilai dari bobot; pembeli perlu memeriksa kerapian case, bezel, bracelet, serta detail dial seperti tulisan, indeks, jarum, dan subdial.
  • Nomor case dan movement berada di bagian dalam jam, sehingga pengecekan sebaiknya dilakukan Authorized Retailer atau Authorized Service Center, bukan dengan membongkar jam sendiri.
  • Sebelum transaksi, pembeli perlu menguji fungsi movement sesuai model dan menelusuri riwayat servis serta asal jam; untuk unit berusia di atas 10 tahun tersedia Extract from the Archives.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Patek Philippe termasuk merek jam tangan mewah yang harganya bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Karena nilainya tinggi, jam seperti ini juga sering menjadi sasaran pemalsuan. Sekilas, jam palsu memang bisa terlihat meyakinkan, apalagi kalau dibuat dengan detail yang semakin mirip dengan model aslinya.

style="text-align: justify;">Karena itu, jangan hanya mengandalkan tampilan luar ketika ingin membeli jam tangan Patek Philippe. Ada beberapa bagian yang bisa diperiksa sebelum kamu percaya begitu saja pada klaim penjual. Kalau sedang mengincar Patek Philippe atau menemukan tawaran jam bekas yang terlihat menarik, coba cek beberapa cirinya berikut ini sebelum mengeluarkan uang.

1. Cek bahan dan detail bagian luarnya

Patek Philippe (unsplash.com/Chris Lutke)

Jangan langsung percaya sebuah Patek Philippe asli hanya karena jamnya terasa berat saat dipegang. Setiap model bisa memakai bahan yang berbeda, mulai dari emas, platinum, sampai baja, jadi bobotnya juga gak selalu sama. Karena itu, coba lihat jamnya lebih dekat daripada cuma mengandalkan beratnya.

Perhatikan case, bezel, sampai sambungan bracelet. Permukaannya harus terlihat rapi, termasuk bagian yang mengilap dan bagian yang dibuat dengan tekstur lebih matte. Sudut yang terlihat kasar, sambungan yang kurang pas, atau bentuk case yang terasa aneh saat dilihat dari dekat patut bikin kamu berhenti dan mengeceknya lagi.

2. Periksa tulisan dan detail pada dial

Patek Philippe (patek.com)

Setelah melihat bagian luar jam, coba perhatikan dial-nya dari dekat. Tulisan Patek Philippe, angka, indeks, dan jarum seharusnya terlihat rapi serta berada di posisi yang sesuai dengan desain model tersebut. Pada jam palsu, bagian-bagian kecil seperti bentuk huruf, jarak antarindeks, atau cetakan angka kadang terlihat kurang presisi meskipun sekilas tampak meyakinkan.

Jangan hanya mencocokkan logonya saja. Lihat juga subdial, jendela tanggal, bentuk jarum, sampai susunan angka kalau modelnya memiliki detail tersebut. Bandingkan dengan foto dan tampilan model yang sama dari sumber resmi karena desain dial bisa berbeda cukup jauh antara satu referensi dan lainnya. Patek Philippe juga memasukkan dial dan jarum sebagai bagian dari standar kualitas keseluruhan sebuah jam.

3. Periksa nomor case dari tempatnya

Patek Philippe (unsplash.com/Kent Lâm)

Nomor pada Patek Philippe bukan sekadar angka yang bisa dilihat dari luar case back. Nomor case sebenarnya terukir di bagian dalam case back, sedangkan nomor movement terdapat pada mesinnya. Untuk melihat keduanya, bagian belakang jam perlu dibuka, sehingga jangan mencoba membongkarnya sendiri hanya karena ingin melakukan pengecekan.

Patek Philippe menyarankan pembukaan case back dilakukan oleh Authorized Retailer atau Authorized Service Center. Pemeriksaan ini bisa menjadi langkah penting kalau kamu ingin memastikan nomor yang ada di jam sesuai dengan identitasnya. Letak nomor yang berada di bagian dalam juga membuat pemeriksaan dari luar saja gak cukup untuk mengetahui nomor case dan movement yang sebenarnya.

4. Periksa cara kerja movement dan fungsi jam

Patek Philippe (patek.com)

Jam mekanis gak hanya dinilai dari apakah jarumnya bergerak atau tidak. Kalau model yang kamu periksa memiliki chronograph, kalender tahunan, perpetual calendar, fase bulan, atau komplikasi lain, semua fungsi tersebut seharusnya bekerja sesuai rancangan modelnya. Tombol, crown, dan pengaturan kalender juga bisa diperiksa untuk melihat apakah mekanismenya berjalan sebagaimana mestinya.

Bagian yang satu ini sebaiknya gak dilakukan dengan membuka movement sendiri. Patek Philippe melakukan pemeriksaan movement secara menyeluruh dalam proses servis, termasuk mengecek akurasi, fungsi, dan kondisi setiap komponennya. Pada jam dengan komplikasi, pemeriksaannya juga jauh lebih rumit dibandingkan jam mekanis biasa.

5. Periksa riwayat jam sebelum melakukan transaksi

Patek Philippe (patek.com)

Jam bekas bernilai tinggi sebaiknya gak diperlakukan seperti barang yang cukup dilihat lalu langsung dibayar begitu saja. Coba tanyakan dari mana jam tersebut berasal, kapan terakhir diservis, dan apakah ada catatan servis yang bisa ditunjukkan oleh penjual. Riwayat seperti ini memang gak otomatis membuktikan keaslian, tetapi bisa membantu kamu mengetahui bagaimana jam tersebut dirawat dan apa saja yang pernah dilakukan terhadapnya.

Untuk Patek Philippe yang sudah berusia lebih dari 10 tahun, pemilik juga bisa mengajukan Extract from the Archives. Dokumen tersebut merupakan catatan dari arsip Patek Philippe mengenai sebuah jam dan dapat digunakan untuk mencocokkan kondisi visual jam dengan informasi yang tersimpan di arsip mereka. Patek Philippe juga mencatat bahwa setiap jam yang masuk untuk servis diperiksa terhadap arsip historis yang mereka miliki.

Membeli Patek Philippe bukan keputusan yang sebaiknya dibuat hanya karena tertarik pada model atau merasa sudah menemukan harga bagus. Semakin mahal jam yang kamu incar, semakin masuk akal untuk meluangkan waktu memastikan apa yang sebenarnya kamu beli. Jangan sampai karena terlalu ingin memiliki Patek Philippe, kamu justru terburu-buru mengambil keputusan dan baru menyesal setelah jam sudah berpindah tangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article