Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi memakai kacamata bulat (pexels.com/Tony Schnagl)
ilustrasi memakai kacamata bulat (pexels.com/Tony Schnagl)

Intinya sih...

  • Wajah bulat: pilih frame lebih lebar dan tegas, hindari frame kecil atau bulat

  • Wajah oval: paling fleksibel, pastikan lebar frame seimbang dengan lebar wajah

  • Wajah persegi: seimbangkan dengan frame melengkung, ukuran kacamata sebaiknya sedang

  • Perhatikan tiga ukuran penting pada kacamata: lebar lensa, bridge (hidung), dan panjang gagang

  • Kacamata yang pas tidak menekan pelipis, tidak melorot di hidung, dan nyaman dipakai lama

  • Memilih kacamata bukan soal ikut tren, tapi soal proporsi dan kenyamanan untuk penampilan yang rapi dan percaya diri

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kacamata bukan cuma alat bantu penglihatan, tapi juga bagian penting dari gaya. Salah ukuran bisa bikin wajah terlihat aneh, tidak proporsional, bahkan mengurangi rasa percaya diri. Sayangnya, banyak orang memilih kacamata hanya karena modelnya sedang tren.

Padahal, kunci utama kacamata terlihat pas ada pada ukuran dan kecocokannya dengan bentuk wajah. Dengan pilihan yang tepat, kacamata bisa menonjolkan fitur wajah dan bikin tampilan jauh lebih rapi. Berikut panduan memilih ukuran kacamata berdasarkan bentuk wajah.

1. Wajah bulat: pilih frame lebih lebar dan tegas

ilustrasi pria pakai kacamata hitam (pexels.com/Elle Hughes)

Wajah bulat biasanya memiliki pipi penuh dan garis rahang yang lembut. Untuk menyeimbangkannya, pilih kacamata dengan frame kotak atau persegi panjang.

Ukuran frame sebaiknya sedikit lebih lebar dari wajah. Hindari frame kecil atau bulat karena akan membuat wajah terlihat makin penuh.

2. Wajah oval: paling fleksibel, tapi tetap perhatikan ukuran

ilustrasi kacamata tanpa frame (pexels.com/kaboompics)

Wajah oval tergolong paling ideal dan cocok dengan banyak model kacamata. Hampir semua bentuk frame bisa masuk, asalkan ukurannya tidak berlebihan.

Pastikan lebar frame seimbang dengan lebar wajah. Frame yang terlalu besar bisa merusak proporsi, meski modelnya bagus.

3. Wajah persegi: seimbangkan dengan frame melengkung

ilustrasi kacamata wayfarer (pexels.com/R-J-Seymour)

Ciri wajah persegi adalah rahang tegas dan dahi lebar. Untuk melembutkan kesan kaku, pilih frame bulat atau oval.

Ukuran kacamata sebaiknya sedang, tidak terlalu kecil. Frame tipis juga membantu memberi kesan wajah lebih ringan.

4. Wajah panjang: hindari frame sempit

ilustrasi kacamata aviator (pexels.com/cottonbro studio)

Wajah panjang terlihat lebih tinggi dari lebarnya. Frame kecil dan sempit akan membuat wajah tampak makin memanjang.

Pilih kacamata dengan lensa tinggi atau frame besar. Ini membantu menciptakan ilusi wajah yang lebih seimbang.

5. Perhatikan tiga ukuran penting pada kacamata

ilustrasi pria dengan kacamata hitam (pexels.com/nappy)

Selain bentuk wajah, cek tiga angka utama: lebar lensa, bridge (hidung), dan panjang gagang. Ukuran ini biasanya tercetak di bagian dalam frame.

Kacamata yang pas tidak menekan pelipis, tidak melorot di hidung, dan nyaman dipakai lama. Nyaman adalah tanda ukuran sudah tepat.

Memilih kacamata bukan soal ikut tren, tapi soal proporsi dan kenyamanan. Frame yang pas akan langsung meningkatkan penampilan, bahkan tanpa outfit mahal.

Dengan memahami bentuk wajah dan ukuran yang sesuai, kamu bisa tampil lebih rapi dan percaya diri. Ingat, kacamata yang tepat seharusnya terasa menyatu, bukan terasa “dipakai”.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team