jersey Spanyol Piala Dunia 2026 (Photo by ETIENNE LAURENT/AFP))
Jersey Piala Dunia pada era 2020-an, tepatnya 2022—2026, tak terlalu berbeda dengan 2010-an. Teknologi canggih, lengan pendek, dan desain slim fit masih dipertahankan. Perbedaan mencolok hanya nampak dari desain dan estetika.
Dalam hal ini, jersey di era 2020-an mengedepankan desain retro, minimalis, dan mulai mengembalikan estetika dari Piala Dunia era 1970—1990an. Corak abstrak dan pola yang melambangkan tiap negara juga hadir, memberikan identitas kuat di tiap jersey. Material yang digunakan juga beragam, salah satunya polyester.
Perubahan jersey Piala Dunia dari masa ke masa menunjukkan evolusi sepak bola dari era awal hingga modern. Tak hanya gaya bermain atau peraturan sepak bola, jersey Piala Dunia yang menjadi identitas tim juga ikut bertransformasi mengikuti tren yang ada. Membahas jersey memang sangat menarik, tapi jangan lupa simak info Piala Dunia 2026 lainnya di Soccertime IDN Times.

Apa saja perubahan jersey Piala Dunia dari masa ke masa? | Perubahan jersey Piala Dunia dari masa ke masa mencakup banyak aspek, yaitu material pembuatan, teknologi yang digunakan, desain lengan dan leher, hingga estetika seperti corak, logo, hingga warna. |
Mengapa jersey Piala Dunia berubah dari masa ke masa? | Jersey Piala Dunia berubah untuk mengikuti tren desain, menyesuaikan dengan kebiasaan pertandingan, memberikan makna yang lebih kuat pada tim, hingga meningkatkan kenyamanan pemain ketika berlaga. |
Apa semua tim di Piala Dunia mengalami perubahan jersey? | Iya, semua tim yang berlaga di Piala Dunia mengalami perubahan jersey, entah itu Belanda, Prancis, Mesir, Jepang, Argentina, Jerman, Australia, Amerika Serikat, hingga Brasil. |