Pada era digital seperti sekarang, smartwatch semakin populer berkat berbagai fitur canggih yang ditawarkannya. Perangkat ini tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga dapat memantau kesehatan, menampilkan notifikasi, hingga membantu aktivitas sehari-hari. Dengan segala kecanggihannya, smartwatch dianggap mampu menggantikan peran jam tangan tradisional pada masa depan.
Meski begitu, jam tangan mekanis masih memiliki tempat khusus di hati para penggemar horologi maupun masyarakat umum. Bahkan, pasar jam tangan mekanis tetap bertumbuh dan melahirkan banyak kolektor baru setiap tahunnya. Lantas, mengapa jam tangan yang teknologinya jauh lebih tua masih mampu bertahan di tengah gempuran smartwatch modern?
