Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Drama Musikal Meraih Mimpi: Ruang bagi Anak untuk Belajar dan Berkarya

Drama Musikal Meraih Mimpi: Ruang bagi Anak untuk Belajar dan Berkarya
Suasana Drama Musikal "Meraih Mimpi" (Dok. Kemilau Emas Anak Indonesia)
Intinya Sih
  • Kemilau Emas Anak Indonesia bekerja sama dengan ANWA Land dan SKK Group menghadirkan Drama Musikal "Meraih Mimpi"

  • Bukan sekadar sebuah pertunjukan seni, pementasan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar berani tampil, bekerja sama, dan percaya pada kemampuan diri mereka

  • Melalui "Meraih Mimpi", Yayasan Kemilau Emas Anak Indonesia ingin mengajak masyarakat untuk menyadari bahwa dukungan sekecil apa pun dapat menjadi langkah besar bagi seorang anak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kemilau Emas Anak Indonesia bekerja sama dengan ANWA Land dan SKK Group menghadirkan Drama Musikal "Meraih Mimpi" yang diadakan pada Sabtu (25/7/2026) di Sport Club Anwa Puri, Jakarta. Acara diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional.

Bukan sekadar sebuah pertunjukan seni, pementasan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar berani tampil, bekerja sama, dan percaya pada kemampuan diri mereka. Di balik gemerlap panggung, ada proses panjang yang dilalui para pemain. Mereka belajar menghafal dialog, menyanyikan lagu, berlatih koreografi, mengelola rasa gugup, hingga saling mendukung satu sama lain. Semua pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk karakter mereka.

"Ketika seorang anak diberi kepercayaan untuk tampil, sesungguhnya kita sedang menanamkan keberanian, rasa percaya diri, dan keyakinan bahwa mereka mampu meraih apa yang mereka impikan," ujar Wawa Lukman, founder Kemilau Emas Anak Indonesia sekaligus produser acara dalam keterangan resminya.

1. Kemauan untuk terus belajar dan bangkit

HyperDeck_0002.mov.15_55_42_21.Still001.jpg
Suasana Drama Musikal "Meraih Mimpi" (Dok. Kemilau Emas Anak Indonesia)

Semangat itulah yang menjadi napas dalam Drama Musikal "Meraih Mimpi". Kisahnya mengikuti perjalanan anak-anak desa yang tidak menyerah mengejar pendidikan meski harus menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Cerita sederhana tersebut menjadi refleksi bahwa mimpi tidak ditentukan oleh keadaan, melainkan oleh kemauan untuk terus belajar dan bangkit.

“Hari Anak Nasional bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi momentum refleksi apakah kita sudah memberikan ruang yang aman dan layak bagi anak-anak," kata Ketua Subkelompok Lembaga Kemasyarakatan Bidang PMKK Dinas PPAPP DKI Jakarta Wisnu Yulianto.

2. Menghadirkan pesan yang penuh makna

WhatsApp Image 2026-07-26 at 13.29.44.jpeg
Suasana Drama Musikal "Meraih Mimpi" (Dok. Kemilau Emas Anak Indonesia)

Naskah karya Febri Aming yang disutradarai Udin Bhakti diperankan oleh Jovanka Pakpahan, Faustina Maureen Elena, Ricardo Alfaro Raditya, Ratu Zahra Septriasa, Joel Carvin, Muhammad Rizata Alvaro, Kim Arista, dan Jhon Brendy.

Semakin terasa emosinya dengan iringan lagu-lagu orisinal ciptaan Wawa Lukman yang diaransemen oleh Roedyanto Wasito, seperti "Sekolah", "Mimpiku", "Bersama Kita Bisa", "Semangat Belajar", “Anak Indonesia”, “Anak Negeri” hingga "Lestarikan Alam Indonesia" yang sekaligus menjadi musik pengiring dalam drama musikal ini, menghadirkan pesan tentang pendidikan, persahabatan, kepedulian, dan kecintaan terhadap Indonesia.

Perayaan Hari Anak Nasional ini juga menjadi simbol kebersamaan. Yayasan Kemilau Emas Anak Indonesia mengundang lima panti asuhan dan satu panti disabilitas dari lima agama berbeda untuk bersama-sama menikmati pertunjukan. Kehadiran mereka menjadi pengingat bahwa setiap anak, apa pun latar belakangnya, memiliki hak yang sama untuk bermimpi dan berkembang.

3. Ada dongeng inspiratif

WhatsApp Image 2026-07-26 at 11.26.20.jpeg
Suasana Drama Musikal "Meraih Mimpi" (Dok. Kemilau Emas Anak Indonesia)

Selain drama musikal, acara juga diisi dengan dongeng inspiratif bersama Kak Awam, penampilan spesial dari Anabelle Wiana, Charlotte Olivia Theodorus dan Daniel Abraham, serta talkshow yang mengangkat pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui "Meraih Mimpi", Yayasan Kemilau Emas Anak Indonesia ingin mengajak masyarakat untuk menyadari bahwa dukungan sekecil apa pun dapat menjadi langkah besar bagi seorang anak. Karena ketika anak-anak diberi kesempatan untuk bersinar hari ini, mereka akan menjadi generasi yang mampu menerangi masa depan Indonesia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles