Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Perbedaan Sepatu Boots Pria dan Wanita biar Gak Salah Beli

4 min read
5 Perbedaan Sepatu Boots Pria dan Wanita biar Gak Salah Beli
ilustrasi sepatu boots cowok (pexels.com/umar muazu)
  • Boots pria umumnya memiliki sol lebih lebar dan toe box lebih lega, sedangkan boots wanita cenderung meruncing untuk menciptakan siluet kaki yang ramping.
  • Penomoran ukuran pria dan wanita berbeda; untuk nomor sama, boots pria biasanya menyediakan panjang ekstra sekitar satu hingga satu setengah sentimeter.
  • Boots pria cenderung berwarna netral, minim ornamen, berbahan lebih tebal dan berat, serta berhak rendah demi stabilitas; boots wanita lebih ringan dengan variasi warna, detail, dan hak lebih tinggi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Waktu kamu lagi scroll toko sepatu online incaran, kamu melihat boots warnanya pas, modelnya kekinian, dan ukurannya sepertinya muat-muat saja di kakimu. Namun, pas dicek lagi, ternyata itu masuk kategori womenswear, padahal kamu lagi mencari buat cowok. Nah, situasi kayak gini sering bikin bingung soal apa sebenarnya perbedaan sepatu boots pria dan wanita yang bikin keduanya dipisah.

Kalau kamu nekat asal beli tanpa tahu bedanya, siap-siap saja kaki kamu bakal merasa kurang nyaman atau lecet seharian. Selain itu, proporsi outfit kamu juga bisa kelihatan agak aneh karena cuttingan sepatunya gak sesuai sama postur tubuh. Biar kaki kamu tetap aman dan gaya makin maksimal, intip bocoran bedanya di bawah ini!


  1. 1. Lebar dan bentuk sol sepatu

    ilustrasi sepatu boots cowok
    ilustrasi sepatu boots cowok (pexels.com/Arina Krasnikova)

    Hal pertama yang paling gampang dikenali dari sepatu boots adalah bagian lebarnya. Secara anatomi, kaki cowok itu umumnya punya tapak yang lebih lebar dibanding kaki cewek. Makanya, desain alas atau sol pada boots cowok dibuat lebih membesar ke samping untuk memberikan ruang gerak yang lega. Kalau kamu paksakan pakai boots cewek, jari-jari kakimu pasti bakal merasa kejepit banget.

    Nah, sepatu boots cewek biasanya punya siluet yang lebih meruncing di bagian depan atau toe box untuk memberikan kesan kaki yang ramping. Jadi, buat para cowok, mending jujur saja sama ukuran kakimu yang chunky itu. Gak perlu maksa tampil keren kalau ujung-ujungnya harus jalan pincang karena lecet.


  2. 2. Ukuran panjang dan penomoran

    ilustrasi sepatu boots cowok
    ilustrasi sepatu boots cowok (pexels.com/Justus Menke)

    Kamu pasti sudah sadar kalau size chart sepatu cowok dan cewek itu beda standar. Angka 40 di sepatu cowok itu gak sama persis panjangnya dengan angka 40 di sepatu cewek, lho. Biasanya, sepatu cowok punya ruang ekstra sekitar satu hingga satu setengah sentimeter lebih panjang untuk nomor yang sama. Perbedaan ini krusial banget buat menjaga kenyamanan tumit dan ujung jari saat kamu lagi jalan jauh.

    Itulah kenapa selalu cek size chart spesifik gendernya sebelum checkout belanjaan kamu. Lebih aman kalau kamu bertanya pada admin toko buat memastikan ukuran biar gak kecewa nantinya. .


  3. 3. Pilihan warna dan detail desain

    ilustrasi sepatu boots cewek
    ilustrasi sepatu boots cewek (pexels.com/Javier Hernández Montes)

    Kalau bicara visual, warna juga jadi pemisah yang lumayan kentara di antara keduanya. Sepatu boots buat pria biasanya main aman di warna-warna earth tone seperti cokelat tua, hitam pekat, atau navy. Desainnya pun cenderung lebih tangguh, bulky, dan minim ornamen yang berlebihan. Sementara itu, boots cewek jauh lebih berani main warna terang dan kadang punya detail tambahan kayak sabuk kecil atau zipper asimetris.

    Bukannya cowok gak boleh pakai sepatu warna terang, kok. Cuma, standar pabrik biasanya mencari aman dengan bikin boots cowok yang gampang di-mix and match sama celana jeans atau chino harian. Jadi, kalau kamu lihat boots dengan motif bunga-bunga vintage atau bordiran yang cute, kemungkinan besar itu masuk ke rak sepatu cewek.


  4. 4. Bobot material dan ketebalan

    ilustrasi sepatu boots cowok
    ilustrasi sepatu boots cowok (pexels.com/Arina Krasnikova)

    Ketebalan bahan dan bobot akhirnya sering kali dibikin berbeda oleh para produsen. Boots pria dirancang untuk aktivitas yang lebih berat, sehingga materialnya lebih tebal dan otomatis bobotnya terasa lebih berat di kaki. Sedangkan boots cewek dirancang lebih ringan biar gak gampang bikin pegal kalau dipakai jalan-jalan di mal seharian.

    Kadang, pakai boots cowok yang asli terbilang berat karena memberikan perlindungan maksimal buat ankle atau pergelangan kaki kamu dari risiko terkilir. Buat kamu yang suka touring atau kerja lapangan, sepatu yang kokoh dan berat ini justru jadi penyelamat. Beda cerita kalau boots itu digunakan untuk santai di coffee shop, mungkin bobot ringan ala boots cewek bakal terasa lebih menarik.


  5. 5. Tinggi hak atau heels sepatu

    ilustrasi Chelsea boots
    ilustrasi Chelsea boots (pexels.com/Giày Da Tino)

    Coba perhatikan bagian bawah belakang sepatu atau bagian haknya. Meskipun boots cowok kayak Chelsea boots punya hak, ukurannya biasanya sangat standar, datar, dan bentuknya tebal kotak. Desain ini bertujuan untuk memberikan pijakan yang stabil dan mendistribusikan berat badan secara merata. Sebaliknya, boots wanita sering banget divariasikan dengan hak yang lebih tinggi dan runcing, mulai dari block heels sampai stiletto.

    Hak sepatu pada cowok fungsinya murni untuk durabilitas dan postur tegak, bukan buat fashion runway. Jadi, kalau pakai boots cowok yang terlalu tinggi, betis kamu mudah kram dan risiko keseleo pun makin besar. Jadi, sekarang paham, kan, kenapa sepatu boots cowok itu ceper ternyata membantu menopang langkah tegapmu. 

    Jadi, sudah jelas apa saja perbedaan sepatu boots pria dan wanita yang selama ini sering bikin bingung, kan? Jangan sampai salah pilih lagi, ya. Teruslah melangkah dengan penuh percaya diri pakai sepatu boots andalanmu, Bro!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel