Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Rekomendasi Sepatu Trail Running Salomon untuk Pemula dan Pro
Ilustrasi trail running (instagram.com/salomon_japan)
  • Artikel membahas lima seri sepatu trail running Salomon, mulai dari Sense Ride 5 untuk pemula hingga S/Lab Genesis untuk pelari kompetitif dengan kebutuhan performa tinggi di medan teknikal.
  • Masing-masing model memiliki karakter berbeda: XA Pro 3D V9 unggul dalam daya tahan, Speedcross 6 fokus pada grip ekstrem, dan Genesis menawarkan keseimbangan antara kenyamanan serta ketahanan jarak jauh.
  • Penulis menekankan pentingnya memilih sepatu sesuai bentuk kaki, medan lari, dan tingkat pengalaman karena tiap seri Salomon punya fit serta fungsi yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Lima model sepatu trail running Salomon direkomendasikan untuk berbagai tingkat pelari, mulai dari pemula hingga profesional, dengan penjelasan fitur, keunggulan, dan kisaran harga masing-masing seri.
  • Who?
    Brand perlengkapan olahraga asal Prancis, Salomon, yang dikenal memproduksi sepatu trail running berkualitas tinggi bagi pelari pemula hingga atlet ultra marathon.
  • Where?
    Produk Salomon tersedia secara global dan digunakan di berbagai medan off-road; informasi ini disampaikan untuk pasar Indonesia melalui kanal daring.
  • When?
    Informasi mengenai rekomendasi sepatu ini disampaikan pada periode terkini sebagai panduan pembelian bagi pelari yang ingin memilih produk Salomon tahun ini.
  • Why?
    Pemilihan lima model dilakukan untuk membantu pelari menentukan sepatu sesuai kebutuhan, tingkat pengalaman, serta kondisi medan lari yang berbeda-beda.
  • How?
    Masing-masing seri dijelaskan berdasarkan karakteristik teknis seperti bobot, bahan upper, teknologi midsole, traksi outsole, serta kecocokan penggunaan di berbagai jenis jalur trail.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kalau kamu lagi serius masuk ke dunia trail running, nama Salomon pasti udah nggak asing lagi. Brand asal Prancis ini udah puluhan tahun jadi andalan para pelari trail berkat kualitas dan performanya di medan off-road. Produknya dipakai mulai dari pelari pemula sampai atlet ultra marathon kelas dunia.

Tapi dengan banyaknya pilihan di lineup mereka, wajar kalau kamu bingung harus mulai dari mana. Tenang, kita bedah satu per satu.

1. Salomon Sense Ride 5

Salomon Sense Ride 5 (id.shp.ee)

Kalau baru pertama kali mencoba trail running dan tidak ingin ribet memilih sepatu, Sense Ride 5 bisa jadi pilihan paling aman. Seri ini dikenal ramah untuk pemula karena mampu menangani berbagai jenis permukaan, mulai dari jalur berbatu, tanah berlumpur ringan, hingga transisi jalan aspal ke trail.

Bobotnya juga relatif ringan, sekitar 287 gram untuk ukuran pria, tetapi tetap menawarkan grip dan stabilitas yang solid. Bagian upper menggunakan mesh tanpa jahitan sehingga terasa nyaman, breathable, dan minim risiko lecet saat dipakai berlari di cuaca tropis. Dari segi harga, Sense Ride 5 berada di kisaran Rp2,4 jutaan, cukup worth it untuk kualitas dan fleksibilitas yang ditawarkan.

Cocok untuk: pemula yang ingin sepatu trail serbaguna atau pelari road running yang mulai mencoba jalur trail.

2. Salomon XA Pro 3D V9

Salomon XA Pro 3D V9 (dok. Salomon)

Kalau budget kamu lebih terbatas tetapi tetap ingin merasakan kualitas khas Salomon, XA Pro 3D V9 layak masuk pertimbangan. Seri ini dikenal tangguh dan awet, bahkan banyak pengguna memakainya untuk aktivitas outdoorjangka panjang sebelum perlu mengganti sepatu. Teknologi 3D Advanced Chassis pada bagian midsole membantu memberikan stabilitas ekstra, terutama saat melewati medan yang tidak rata.

Karena itu, sepatu ini cocok untuk pemula yang masih beradaptasi dengan teknik trail running. Menariknya lagi, XA Pro 3D V9 juga cukup nyaman dipakai hiking ringan. Jadi kalau kamu suka kombinasi lari dan jalan santai di alam, model ini terasa cukup versatile.

Cocok untuk: pemula dengan budget lebih hemat atau pengguna yang ingin sepatu multifungsi untuk trail running dan hiking ringan.

3. Salomon Speed cross 6

Salamon Speedcross 6 (dok. Salomon)

Buat pelari yang sudah lebih berpengalaman, Speedcross 6 jadi salah satu seri Salomon yang paling ikonik. Sepatu ini terkenal dengan grip agresif berkat lug sedalam 5 mm yang sangat cocok untuk jalur berlumpur, basah, dan teknikal. Teknologi SensiFit membuat kaki terasa lebih terkunci dan stabil, terutama saat melewati turunan curam atau medan tidak rata.

Dibanding generasi sebelumnya, versi terbaru ini juga terasa lebih ringan dengan toe box yang sedikit lebih lega. Namun, karakter bantalan sepatu ini cukup firm. Jadi kalau kamu lebih suka sensasi empuk, Speedcross 6 mungkin terasa kurang nyaman untuk pemakaian santai.

Cocok untuk: pelari berpengalaman yang sering menghadapi jalur teknikal atau trail berlumpur.

4. Salomon Genesis

Salomon Genesis (dok. Salomon)

Untuk pelari yang mulai serius di dunia ultra trail, Salomon Genesis jadi salah satu seri yang wajib dilirik. Sepatu ini dirancang sebagai workhorse yang cukup fleksibel untuk dipakai mulai dari latihan harian sampai ultra maraton jarak jauh.

Upper berbahan MATRYX terasa ringan, breathable, sekaligus tahan lama. Sementara outsole Contagrip memberikan traksi yang solid di berbagai medan kering maupun campuran. Yang membuat Genesis menonjol adalah keseimbangannya: cukup ringan untuk lari cepat, tetap nyaman untuk jarak jauh, dan punya perlindungan yang baik di medan teknikal.

Cocok untuk: pelari intermediate hingga pro yang mencari satu sepatu andalan untuk latihan dan race.

5. Salomon S/Lab Genesis

Salomon S/Lab Genesis (dok. Salomon)

Versi S/Lab dari Genesis ini ditujukan untuk pelari yang sudah masuk level kompetitif. Upper-nya menggunakan desain gaiter-style bootie untuk membantu mencegah kerikil masuk, dengan fit yang lebih snug dan presisi untuk kebutuhan race.

Dibanding versi reguler, bobotnya juga lebih ringan demi menunjang performa maksimal di jalur teknikal. Tapi jujur, ini bukan sepatu untuk semua orang. Harganya premium, karakter bantalan terasa cukup firm, dan performa terbaiknya memang lebih terasa di jalur alpine kering atau ultra trail jarak jauh.

Cocok untuk: pelari kompetitif yang mencari sepatu race-day untuk ultra trail teknikal dan kering.

Tips sebelum beli sepatu Salomon

Satu hal yang sering bikin pemula keliru: sebagian besar sepatu Salomon memang fit true to size, tetapi cenderung memiliki bentuk yang agak sempit. Kalau kamu punya kaki lebar, sebaiknya coba langsung sebelum membeli atau pilih model dengan toe box yang lebih lega seperti XA Pro 3D atau Ultra Glide.

Pada akhirnya, tidak ada satu sepatu trail running yang cocok untuk semua orang. Semuanya kembali ke kebutuhan, medan yang sering dilalui, tingkat pengalaman, dan tentu saja budget yang dimiliki. Tapi dengan memahami karakter tiap seri, memilih sepatu Salomon yang tepat bakal terasa jauh lebih mudah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article