Siapa yang Boleh Memegang Trofi Piala Dunia? Ini Aturannya

- Hanya kepala negara, pejabat FIFA, mantan juara, dan pemain tim pemenang yang boleh memegang trofi Piala Dunia sesuai aturan resmi FIFA.
- Trofi asli disimpan di kantor pusat FIFA di Zurich, sementara tim juara hanya menerima replika untuk dibawa pulang sebagai simbol kemenangan.
- FIFA menerapkan aturan ketat termasuk penggunaan sarung tangan saat memegang trofi demi keamanan dan mencegah insiden seperti hilangnya trofi pada 1983.
Trofi Piala Dunia bukan sekadar piala emas biasa. Trofi tersebut merupakan simbol kemenangan yang berharga sehingga memiliki makna luar biasa bagi tim. Tak heran jika hanya hadiah tersebut hanya ditampilkan tiap 4 tahun sekali.
Saking berharganya, bahkan tak semua orang bisa memegang trofi tersebut, lho. Lantas, siapa yang boleh memegang trofi Piala Dunia? Selain itu, mengapa trofi Piala Dunia tak boleh dipegang oleh sembarangan orang dan apa saja aturan untuk memegang piala itu? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini!
Table of Content
1. Siapa yang boleh memegang trofi Piala Dunia?
Melansir laman resmi FIFA, hanya ada beberapa orang yang boleh memegang trofi Piala Dunia, yaitu kepala negara, para pejabat FIFA, dan mantan pemenang Piala Dunia. Selain itu, para pemain yang menjadi juara juga diperbolehkan untuk memegang trofi Piala Dunia setelah memenangkan pertandingan pada upacara akhir setelah kemenangannya.
Cara penyerahan trofi Piala Dunia juga tak sembarangan. Awalnya, Presiden FIFA yang menjabat akan memegang dan membawa trofi Piala Dunia. Trofi tersebut lalu diserahkan ke juara Piala Dunia yang menunggu di panggung atau tengah lapangan. Presiden FIFA juga akan didampingi oleh kepala negara ketika menyerahkan trofi tersebut kepada tim.
Trofi Piala Dunia juga tak boleh dibawa pulang oleh tim pemenang. Trofi tersebut hanya akan dipegang beberapa saat oleh tim pemenang kemudian dikembalikan ke FIFA.
Sebagai gantinya FIFA akan memberikan trofi replika kepada tim pemenang untuk dibawa pulang. Trofi asli akan disimpan di kantor pusat FIFA yang berlokasi di Zurich, Swiss.
2. Aturan memegang trofi Piala Dunia

Trofi Piala Dunia juga memiliki aturan yang sangat ketat terkait bagaimana cara memegangnya. Salah satu aturannya, seseorang harus memegang trofi Piala Dunia dengan menggunakan sarung tangan. Aturan tersebut dibuat agar trofi Piala Dunia tidak rusak dan mencegah berbagai insiden yang tidak diinginkan.
Namun, ada satu pengecualian di mana trofi Piala Dunia boleh dipegang tanpa sarung tangan ketika akhir Piala Dunia. Dalam hal ini, tim pemenang boleh memegang trofi tersebut selama beberapa saat tanpa sarung tangan setelah menjadi juara.
Pembuatan aturan tersebut juga bukan tanpa alasan. Itu dibuat demi mencegah kehilangan trofi karena pada 1983 trofi asli Piala Dunia yang diberikan kepada Timnas Brasil sempat menghilang dan tak pernah ditemukan hingga kini. Insiden tersebut mendorong FIFA untuk memperketat dan mempertegas aturan terkait trofi Piala Dunia, khususnya terkait bagaimana cara memegangnya.
3. Kutukan trofi Piala Dunia
Tanpa dilarang sekali pun pemain juga tak akan berani menyentuh trofi Piala Dunia. Pasalnya, ada kutukan yang menyatakan bahwa pemain yang menyetuh trofi sebelum final akan bernasib buruk, salah satunya tak akan bisa menjadi juara Piala Dunia.
Menariknya, kutukan tersebut berhasil dipatahkan oleh banyak pemain di berbagai kesempatan. Meski begitu, tak sedikit yang masih mempercayai, menghormati, dan tidak berani menyentuh trofi berwarna emas tersebut.
Sekarang kamu sudah tahu siapa yang boleh memegang trofi Piala Dunia dan apa makna dari benda tersebut. Bagi pesepak bola, trofi Piala Dunia juga dianggap sebagai benda yang tak ternilai harganya. Jadi, mereka tak akan berani menodai, mengotori, atau melawan aturan terkait trofi tersebut.
Nah, setelah mengulik tentang trofi waktunya cari informasi terkait hasil akhir Piala Dunia 2026 di Soccertime IDN Times!
FAQ seputar siapa yang boleh memegang trofi Piala Dunia
| Siapa yang boleh memegang trofi Piala Dunia? | Hanya ada beberapa orang yang boleh memegang trofi Piala Dunia, yaitu pejabat FIFA, pemenang Piala Dunia, dan kepala negara. |
| Mengapa trofi Piala Dunia tak boleh dipegang oleh sembarang orang? | Trofi Piala Dunia tak boleh dipegang oleh sembarang orang karena memiliki makna yang besar bagi dunia sepak bola dan mencegah berbagai hal buruk terjadi seperti kerusakan hingga pencurian. |
| Kapan trofi Piala Dunia akan dipegang? | Trofi Piala Dunia hanya dipegang di momen tertentu seperti saat tim menjuarai Piala Dunia di final atau ketika Presiden FIFA menyerahkannya ke negara pemenang. |





















