Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sepatu Nike Berasal dari Negara Mana? Ini Sejarah di Baliknya
ilustrasi sepatu Nike putih (unsplash.com/Cameron)

  • Nike berasal dari Amerika Serikat, didirikan Bill Bowerman dan Phil Knight pada 1964 sebagai Blue Ribbon yang awalnya mengimpor sepatu Onitsuka Tiger dari Jepang.

  • Pada 1971, Blue Ribbon berganti nama menjadi Nike atas ide Jeff Johnson; logo swoosh dirancang Carolyn Davidson dengan bayaran awal sekitar 35 dolar.

  • Nike kini menjadi perusahaan multinasional yang membawahi Jordan dan Converse, sementara kolaborasi Air Jordan dengan Michael Jordan meraup miliaran dolar serta memicu tren sneakerhead global.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Siapa yang tidak kenal dengan merek Nike? Bukan sekadar menjadi pilihan utama untuk produk sportswear, merek ikonik ini telah menjelma menjadi raksasa global yang disponsori oleh banyak atlet dunia hingga memiliki deretan global ambassador ternama. Namun sebenarnya dari negara mana, brand berlogo centang ini berasal?

Daripada makin penasaran, yuk, intip rangkuman perjalanan Nike dari nol sampai sukses menjadi merek raksasa dunia berikut ini!

1. Nike diciptakan oleh dua orang asal Amerika Serikat

Ilustrasi sepatu Nike (pexels/Damian Barczak)

Siapa sangka cikal bakal merek Nike ternyata dirintis oleh dua orang asal Amerika Serikat yang sama sekali awam soal bisnis. Mereka adalah Bill Bowerman, seorang pelatih atletik asal Universitas Oregon, serta Phil Knight yang merupakan mantan pelari jarak menengah.

Pada tahun 1964, keduanya nekat mendirikan perusahaan bernama Blue Ribbon di negeri Paman Sam tersebut. Menariknya, mereka tidak langsung memproduksi sepatu sendiri, melainkan mengimpor produk dari Onitsuka Tiger asal Jepang. Menyadari keterbatasan ilmu bisnis yang dimiliki, mereka akhirnya merekrut Jeff Johnson untuk memperkuat tim pemasaran sekaligus membuka gerai pertamanya.

Di sisi lain, langkah inovatif Bill Bowerman dalam bereksperimen dengan sepatu lari bermula dari kegelisahannya untuk menciptakan alas kaki yang lebih ringan dan nyaman bagi para atlet binaannya. Bahkan, ia sempat mencoba mencetak sol karet menggunakan alat pembuat wafel milik sang istri di rumah.

2. Lahirnya Nike serta logo ikoniknya

Ilustrasi sepatu Nike (pixabay/grailify)

Titik balik kejayaan Nikel dimulai pada tahun 1971. Jeff Johnson punya ide cemerlang untuk mengganti nama Blue Ribbon menjadi Nike, yang diambil dari nama dewi kemenangan dalam mitologi Yunani. Bill dan Phil pun langsung setuju karena nama lama dinilai kurang merepresentasikan semangat olahraga.

Nggak cuma nama, logo swoosh yang ikonik banget itu juga lahir dari tangan seorang desainer bernama Carolyn Davidson. Tahukah kamu? Dulu Carolyn dibayar cuma sekitar 35 dolar saja untuk karya legendaris yang kini ikonik itu.

Meskipun awalnya hanya dibayar sangat murah, pihak pendiri Nike di kemudian hari tetap menunjukkan apresiasi besar kepada Carolyn Davidson dengan memberinya hadiah saham perusahaan serta cincin berlian berlogo swoosh setelah merek tersebut sukses besar.

3. Nike jadi raksasa global yang kuasai pasar

Ilustrasi sepatu Nike (pixabay/Justcreativestock)

Sekarang, Nike Inc. sudah menjelma jadi perusahaan multinasional yang membawahi banyak brand besar seperti Jordan dan Converse. Punya markas besar di berbagai belahan dunia mulai dari Amerika Serikat, Belanda, hingga Cina. Nike juga nggak pernah absen peduli sama isu-isu masa kini, seperti energi terbarukan dan pemberdayaan perempuan.

Bahkan lini sub-brand Air Jordan yang bekerja sama dengan legenda basket Michael Jordan terbukti menjadi salah satu langkah paling jenius dalam sejarah fashion olahraga, karena berhasil meraup miliaran dolar dan menciptakan tren sneakerhead global yang bertahan hingga hari ini.

Jadi, terjawab sudah kan? Meskipun produknya mendunia dan dipakai oleh siapa saja, Nike berasal dari Amerika Serikat.

Nah, itu dia perjalanan panjang Nike dari sebuah perusahaan kecil hingga menjadi raksasa sportswear global seperti sekarang. Semoga informasinya bermanfaat!

Curated For You

Editorial Team

Related Article