Sepatu Nike Buatan Mana? Ini Asal-Usul dan Sejarahnya!

- Nike berawal sebagai Blue Ribbon Sports di Oregon pada 1964, didirikan Phil Knight dan Bill Bowerman untuk mengimpor sepatu lari Onitsuka Tiger dari Jepang.
- Pada 1971, BRS memperkenalkan sepatu bernama Nike dan logo Swoosh, lalu bertransformasi dari distributor menjadi brand yang mengembangkan serta memasarkan produk olahraga sendiri.
- Pada tahun fiskal 2026, 52% sepatu NIKE Brand diproduksi di Vietnam, 27% di Indonesia, dan 16% di China melalui manufaktur kontrak independen.
Nike merupakan salah satu brand olahraga terbesar di dunia yang produknya mudah ditemukan di berbagai negara. Meski sering menemukan label Made in Vietnam atau Made in Indonesia pada produknya, Nike punya sejarah panjang sebelum menjadi brand global seperti sekarang. Perusahaan ini bermula dari Blue Ribbon Sports yang didirikan Phil Knight dan Bill Bowerman di Oregon pada 1964.
Menariknya, bisnis awal Blue Ribbon Sports justru berkaitan erat dengan sepatu buatan Jepang karena perusahaan tersebut mengimpor dan menjual sepatu lari dari Onitsuka Tiger. Seiring waktu, bisnis ini berkembang hingga mulai membuat produk dengan identitas sendiri dan menggunakan nama Nike. Lalu, di mana sebenarnya sepatu Nike dibuat dan bagaimana perjalanan brand ini sampai punya jaringan produksi di berbagai negara?
Table of Content
1. Berawal dari Blue Ribbon Sports di Amerika Serikat

foto sepatu Nike (pexels.com/Mathias Reding) Nike punya akar sejarah di Oregon, Amerika Serikat, ketika Phil Knight dan Bill Bowerman mendirikan Blue Ribbon Sports pada 25 Januari 1964. Pada masa awalnya, BRS belum membuat sepatu sendiri dan menjalankan bisnis dengan mengimpor serta menjual sepatu lari buatan Jepang. Hubungan dengan Onitsuka Tiger kemudian menjadi bagian penting dalam perkembangan awal perusahaan tersebut.
Seiring bisnis berkembang, BRS mulai mencoba menciptakan produk yang gak lagi bergantung sepenuhnya pada produsen Jepang. Pada 1971, perusahaan ini sudah memperkenalkan sepatu dengan nama Nike dan mulai membangun identitasnya sendiri, termasuk penggunaan Swoosh sebagai logo. Dari fase inilah Nike perlahan beralih dari distributor sepatu menjadi brand yang mengembangkan dan memasarkan produk olahraga sendiri.
2. Ekspansi produksi Nike ke berbagai negara Asia

foto sepatu Nike (pexels.com/Jonathan Cooper) Kalau melihat lokasi produksinya, sepatu Nike memang gak hanya dibuat di satu negara. Dalam laporan tahun fiskal 2026, Nike mencatat sekitar 52 persen sepatu NIKE Brand diproduksi di Vietnam, 27 persen di Indonesia, dan 16 persen di China. Artinya, tiga negara tersebut menyumbang sekitar 95 persen dari total produksi sepatu NIKE Brand pada periode tersebut.
Vietnam menjadi basis produksi terbesar Nike untuk kategori sepatu, sedangkan Indonesia menempati posisi berikutnya dalam jaringan manufakturnya. Produksi tersebut dilakukan oleh perusahaan manufaktur kontrak independen yang mengoperasikan pabrik di berbagai negara, bukan oleh sebagian besar pabrik yang dimiliki langsung Nike. Jadi, label Made in Vietnam pada sepatu Nike menunjukkan lokasi pembuatannya, bukan asal brand tersebut.
3. Perjalanan Nike hingga menjadi ikon olahraga global

foto sepatu Nike (pexels.com/Styves Exantus) Perkembangan Nike dari bisnis kecil di Oregon menjadi brand olahraga global juga gak lepas dari perubahan strategi produksinya. Nike mengandalkan jaringan manufaktur kontrak untuk membuat produknya, sementara perusahaan berfokus pada pengembangan produk, pemasaran, dan distribusi. Model ini memungkinkan produksi dilakukan dalam skala besar melalui berbagai mitra di sejumlah negara.
Perjalanan tersebut membuat Nike gak lagi identik dengan satu lokasi produksi tertentu, karena rantai pasoknya terus berkembang mengikuti kebutuhan perusahaan. Dari bisnis yang awalnya menjual sepatu Jepang, Nike kemudian membangun produk sendiri dan memperluas manufakturnya ke berbagai pusat produksi di Asia. Kini, tulisan Made in Vietnam, Made in Indonesia, atau Made in China pada sepatu Nike menjadi bagian dari jaringan produksi global brand tersebut.
Jadi, Nike adalah brand asal Amerika Serikat, tetapi sebagian besar sepatunya kini diproduksi di Asia, terutama Vietnam, Indonesia, dan China. Perjalanan dari Blue Ribbon Sports hingga menjadi Nike menunjukkan bagaimana sebuah bisnis yang awalnya menjual sepatu buatan Jepang akhirnya berkembang menjadi brand olahraga dengan jaringan produksi global. Jadi, kalau kamu menemukan sepatu Nike Made in Vietnam atau Made in Indonesia, gak perlu bingung karena negara tersebut memang menjadi bagian penting dari produksi Nike saat ini.



