5 Tips Memilih Jam Tangan Sesuai Ukuran Pergelangan Tangan

- Ukur pergelangan tangan sebelum membeli, rata-rata pergelangan pria berada di kisaran 15–20 cm.
- Perhatikan diameter case jam tangan, idealnya 36–40 mm untuk pergelangan kecil dan 40–42 mm untuk pergelangan sedang.
- Jangan abaikan ketebalan jam (thickness), pilih jam dengan ketebalan 8–11 mm agar terlihat lebih elegan.
Jam tangan bukan cuma penunjuk waktu, tapi bagian penting dari gaya pria. Sayangnya, banyak orang salah pilih ukuran sehingga jam terlihat terlalu besar atau justru tenggelam di pergelangan tangan. Alih-alih keren, tampilan malah jadi canggung.
Padahal, memilih jam tangan yang pas itu soal proporsi, bukan harga atau merek. Dengan ukuran yang tepat, jam apa pun bisa terlihat elegan dan maskulin. Berikut panduan sederhana agar jam tanganmu selalu tampak pas di tangan.
Table of Content
1. Ukur pergelangan tangan sebelum membeli

Langkah pertama yang sering dilewatkan adalah mengukur pergelangan tangan. Kamu bisa pakai meteran kain atau tali lalu ukur dengan penggaris. Rata-rata pergelangan pria berada di kisaran 15–20 cm.
Jika pergelangan di bawah 17 cm, termasuk kecil. Ukuran 17–18,5 cm tergolong sedang, dan di atas 18,5 cm tergolong besar. Dari sini, kamu bisa menentukan diameter jam yang ideal.
2. Perhatikan diameter case jam tangan

Diameter case adalah lebar utama jam dan paling menentukan tampilan proporsional. Untuk pergelangan kecil, idealnya 36–40 mm. Pergelangan sedang cocok di 40–42 mm.
Jika pergelangan besar, kamu bisa pakai 42–44 mm tanpa terlihat berlebihan. Di atas itu biasanya mulai terlihat terlalu besar kecuali untuk gaya sporty ekstrem. Prinsipnya, semakin kecil tangan, semakin kecil jam.
3. Jangan abaikan ketebalan jam (thickness)

Selain lebar, ketebalan jam juga berpengaruh besar. Jam yang terlalu tebal akan tampak “menumpuk” di tangan kecil. Apalagi jika sering dipakai dengan kemeja formal.
Untuk tampilan rapi, pilih jam dengan ketebalan 8–11 mm. Jam sport biasanya lebih tebal, tapi pastikan tetap seimbang dengan ukuran pergelanganmu. Proporsi tipis sering terlihat lebih elegan.
4. Perhatikan lug to lug length

Lug adalah bagian yang menghubungkan strap ke case jam. Jarak lug ke lug sebaiknya tidak lebih lebar dari pergelangan tanganmu. Kalau terlalu panjang, jam akan tampak “melebar keluar”.
Banyak jam terlihat besar bukan karena diameternya, tapi karena lug terlalu panjang. Coba lihat jam dari samping saat dipakai. Jika ujung lug melewati pergelangan, berarti kebesaran.
5. Pilih strap yang seimbang dengan ukuran jam

Strap yang terlalu lebar membuat jam terlihat bulky. Strap terlalu kecil membuat jam tampak aneh dan tidak proporsional. Biasanya, lebar strap 18–22 mm sudah ideal untuk kebanyakan pria.
Strap kulit memberi kesan lebih ramping, sementara strap besi terlihat lebih besar dan kokoh. Kalau pergelangan kecil, strap kulit atau mesh sering terlihat lebih pas.
Jam tangan yang pas ukuran langsung meningkatkan penampilan tanpa usaha besar. Ia terlihat menyatu dengan tangan, bukan seperti aksesoris yang “dipaksakan”. Proporsi selalu lebih penting daripada tren ukuran besar.
Dengan memahami ukuran pergelangan dan dimensi jam, kamu bisa tampil lebih rapi dan percaya diri di situasi apa pun. Ingat, jam yang tepat bukan yang paling besar, tapi yang paling pas di tanganmu.


















