Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Vans Indonesia Hadirkan Konsep Store Terbaru, Pertama di Asia Tenggara

5 min read
Vans Indonesia Hadirkan Konsep Store Terbaru, Pertama di Asia Tenggara
Konsep Store Tebaru dari Vans Indonesia (IDN Times/Wahyu Kurniawan)
  • Vans Grand Indonesia di Jakarta dibuka kembali dengan konsep retail terbaru pertama di Asia Tenggara, menggabungkan identitas skateboarding, desain modern-premium, serta ruang ekspresi seni dan komunitas lokal.
  • Gerai seluas 100 meter persegi ini menampilkan instalasi OFF (THROUGH) THE WALL karya Rebellionik, plus karya The Popo, Anoma Studio, Holiday/Ceramic, Senikanji, Dwiky KA, dan MainAudio.
  • Pembukaan gerai diramaikan FRIDAY, I'M IN VANS melalui Wafflesound Talks dan sesi daur ulang, serta peluncuran terbatas Premium Old Skool 36 Harris Tweed, Flames, dan VANSZA Authentic Kickdown.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bukan cuma soal berburu sneakers dan apparel, kini ada pengalaman baru yang bisa dinikmati saat berkunjung ke Vans Grand Indonesia. Mengusung konsep retail terbaru yang pertama kali diperkenalkan di Asia Tenggara, toko ini memadukan identitas khas Vans dengan eksplorasi seni, desain, musik, dan kreativitas komunitas lokal.

Resmi dibuka kembali pada Jumat (30/10/2026), toko Vans Grand Indonesia, Jakarta, hadir dengan tampilan yang lebih fresh dan ekspresif. Menempati area seluas 100 meter persegi, toko ini membawa atmosfer khas California Selatan dengan kultur skateboarding sebagai fondasi utamanya, tetapi dikemas melalui pendekatan desain yang terasa lebih modern dan premium.

  1. 1. Tampilan baru yang dibuat lebih berani

    WhatsApp Image 2026-10-30 at 22.03.31.jpeg
    Konsep Store Tebaru dari Vans Indonesia (IDN Times/Wahyu Kurniawan)

    Ada perubahan cukup signifikan yang langsung terasa ketika memasuki store terbaru Vans ini. Jika sebelumnya toko Vans identik dengan perpaduan material kayu berwarna gelap dan besi hitam, kini tampilannya dibuat lebih berani melalui penggunaan dinding beton ekspos dengan tekstur visual yang unik.

    Konsep tersebut sejalan dengan semangat Off The Wall yang selama ini menjadi identitas Vans. Sentuhan material besi berwarna abu-abu dengan aksen geometris tegas juga memberikan nuansa yang terinspirasi dari karakter autentik sebuah skatepark.

    Gak hanya mengandalkan permainan material, desain interiornya turut menghadirkan berbagai ornamen artistik yang memadukan seni, desain, dan elemen komunitas. Hasilnya, suasana store terasa lebih ekspresif sekaligus tetap mempertahankan karakter khas Vans.

    Michael Kienzy, Head of Marketing Communications Vans Indonesia, menyebut konsep terbaru ini sebagai salah satu pengalaman retail terbaik yang pernah dihadirkan Vans di kawasan Asia Tenggara.

    "Konsep ini kami sebut sebagai salah satu finest retail experiences karena memang punya pendekatan yang berbeda dibandingkan store Vans lainnya, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di beberapa negara Asia Tenggara. Indonesia menjadi negara pertama di kawasan ini yang memperkenalkan konsep retail terbaru tersebut," ujar Michael Kienzy, Head of Marketing Communications Vans Indonesia kepada IDN Times saat pembukaan toko dengan konsep terbaru.

  2. 2. Kolaborasi dengan seniman lokal

    WhatsApp Image 2026-10-30 at 22.03.25.jpeg
    Konsep Store Tebaru dari Vans Indonesia (IDN Times/Wahyu Kurniawan)

    Salah satu yang paling mencuri perhatian dari toko tersebut adalah karya bertajuk OFF (THROUGH) THE WALL, hasil kolaborasi dengan seniman sekaligus desainer asal Indonesia, Rony Rahardian atau yang dikenal dengan nama Rebellionik.

    Terinspirasi dari waffle sole ikonis Vans, instalasi ini menggambarkan bagaimana idealisme dan autentisitas bisa menjadi dorongan untuk terus mengeksplorasi hal-hal baru dan melampaui batas kreativitas. Menggabungkan material metal, aluminium, stiker, kayu, hingga cermin, karya tersebut menghadirkan eksplorasi visual yang mempertemukan warisan desain Vans dengan perspektif seni kontemporer.

    Michael Kienzy mengungkapkan, persiapan pembukaan kembali toko ini melibatkan proses yang cukup panjang, terutama dalam menghadirkan konsep dan berbagai elemen artistik di dalamnya.

    "Untuk persiapan re-opening, kami sebenarnya hanya punya waktu sekitar lima minggu. Namun, proses pengembangan konsep secara keseluruhan sudah berlangsung cukup lama, bahkan bisa mencapai enam bulan hingga satu tahun," jelasnya.

    Selain Rebellionik, sejumlah seniman dan kreator lokal juga ikut meramaikan ruang toko melalui karya-karya mereka. Street artist asal Jakarta, The Popo, misalnya, menghadirkan karya berjudul 'Layers of The System'.

    Ada pula berbagai ornamen keramik dari Anoma Studio, mulai dari vas hingga skate deck keramik. Sementara itu, Holiday/Ceramic turut menampilkan karya berupa sepatu Vans Authentic dengan sentuhan keramik. Eksplorasi seni semakin lengkap lewat karya Si Paling Off The Wall dari Senikanji dan Planet WKWK-99X milik Dwiky KA.

    Menariknya, bagian facade toko juga dihiasi custom speaker dari MainAudio yang dibuat khusus untuk merayakan perjalanan 60 tahun Vans. Kehadiran elemen ini sekaligus memperkuat karakter store yang gak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga ruang untuk menikmati berbagai ekspresi kreatif.

  3. 3. Ada Wafflesound Talks hingga koleksi Vans Edisi Spesial

    WhatsApp Image 2026-10-30 at 22.03.31 (1).jpeg
    Konsep Store Tebaru dari Vans Indonesia (IDN Times/Wahyu Kurniawan)

    Keseruan pembukaan kembali Vans Grand Indonesia turut dikemas melalui acara bertajuk FRIDAY, I'M IN VANS yang mempertemukan friends and families Vans Indonesia dalam suasana penuh kreativitas.

    Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah The Wafflesound Talks, sesi diskusi bersama Baskara Putra (Hindia) dan Sammy Bramantyo dari Seringai. Keduanya berbagi perspektif mengenai hubungan antara musik, kreativitas, dan ekspresi personal.

    Ada juga sesi The Art of Recycle yang menghadirkan Rebellionik bersama Robert Wanasida dari Kopi Nako Daur Baur. Dalam sesi ini, keduanya membagikan cerita mengenai proses kreatif serta ide di balik instalasi artistik yang menghiasi toko terbaru Vans tersebut.

    Gak berhenti sampai di situ, Vans juga memberikan kejutan bagi para pencinta sneakers melalui peluncuran sejumlah produk spesial yang bertepatan dengan pembukaan kembali toko di Grand Indonesia.

    Tiga koleksi yang diperkenalkan adalah Premium Old Skool 36 Harris Tweed, Premium Old Skool 36 Flames, dan VANSZA Authentic Kickdown. Ketiganya hadir dalam jumlah terbatas dan hanya bisa didapatkan melalui mekanisme First Come First Serve.

    Kehadiran koleksi spesial ini semakin melengkapi pengalaman baru yang ditawarkan Vans Grand Indonesia. Lebih dari sekadar menghadirkan produk terbaru, Vans ingin menjadikan toko ini sebagai ruang yang mempertemukan berbagai elemen kreatif, mulai dari seni, musik, desain, hingga komunitas lokal.

    Melalui konsep retail terbarunya, Vans Indonesia juga membawa semangat Off The Wall ke pengalaman yang lebih dinamis dan terbuka bagi siapa saja untuk berekspresi. Jadi, buat kamu yang ingin melihat langsung wajah baru Vans sekaligus menikmati berbagai instalasi seni di dalamnya, toko Grand Indonesia bisa masuk daftar destinasi berikutnya!

Share Article
Editorial Team