Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
28.390 SPPG Beroperasi, Baru 55,42 Persen Kantongi Sertifikat Higiene
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Sebanyak 28.390 SPPG telah beroperasi di seluruh Indonesia, namun baru 55,42 persen atau sekitar 15.795 unit yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi per 12 Mei 2026.
  • Program Makan Bergizi Gratis menargetkan 82,9 juta penerima manfaat, dan hingga pertengahan Mei 2026 sudah menjangkau lebih dari 61,9 juta orang atau sekitar 74,8 persen dari target.
  • Pemerintah mewajibkan setiap SPPG mengikuti standar Angka Kecukupan Gizi harian serta melakukan uji mutu makanan sebelum disajikan kepada penerima manfaat program MBG.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tahun 2019

Pemerintah menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2019 yang mengatur Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian sebagai acuan bagi SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis.

12 Mei 2026

Sebanyak 28.390 SPPG telah beroperasi di seluruh Indonesia, namun baru 55,42 persen atau sekitar 15.795 SPPG yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Pada tanggal ini juga tercatat realisasi penerima manfaat program MBG mencapai lebih dari 61,9 juta orang atau sekitar 74,8 persen dari target.

13 Mei 2026

Kepala Bakom Pemerintah RI Muhammad Qodari menyampaikan data capaian dan tantangan program Makan Bergizi Gratis dalam konferensi pers di Gambir, menegaskan pentingnya penguatan tata kelola dan standar higienitas SPPG.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sebanyak 28.390 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi dalam program Makan Bergizi Gratis, namun baru 55,42 persen di antaranya memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi per 12 Mei 2026.
  • Who?
    Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari menyampaikan data tersebut dan menjelaskan capaian serta kewajiban SPPG dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis.
  • Where?
    Pemaparan dilakukan di kawasan Gambir, Jakarta, sementara operasional SPPG berlangsung di berbagai wilayah Indonesia dalam pelaksanaan program nasional.
  • When?
    Data disampaikan pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan kondisi terakhir tercatat hingga tanggal 12 Mei 2026.
  • Why?
    Pemerintah menyoroti pentingnya peningkatan standar higienitas dan keamanan pangan untuk memperkuat tata kelola program Makan Bergizi Gratis yang menargetkan jutaan penerima manfaat.
  • How?
    Pemerintah mewajibkan setiap SPPG mengikuti Angka Kecukupan Gizi harian sesuai regulasi serta melakukan pemeriksaan mutu makanan secara organoleptik sebelum dikonsumsi penerima manfaat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Bapak Qodari bilang ada banyak tempat makan sehat namanya SPPG yang kasih makanan gratis buat anak sekolah, ibu hamil, dan balita. Ada 28 ribu lebih tempatnya, tapi baru setengah yang punya surat bersih dan aman. Sekarang sudah banyak orang dapat makanan, lebih dari 61 juta orang, dan pemerintah mau semua makin bersih dan sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Capaian program Makan Bergizi Gratis menunjukkan kemajuan nyata dengan lebih dari 61,9 juta penerima manfaat, atau sekitar tiga perempat dari target nasional. Selain itu, lebih dari separuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi telah memenuhi standar higiene yang ditetapkan, mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga mutu dan keamanan pangan bagi masyarakat luas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Muhammad Qodari melaporkan, sebanyak 28.390 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di seluruh Indonesia untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun demikian, dari jumlah tersebut, baru 55,42 persen atau sekitar 15.795 SPPG yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) per 12 Mei 2026.

"Jumlah SPPG yang terdata sebanyak 28.390 SPPG, dengan 15.795 SPPG atau 55,42 persen di antaranya telah memiliki sertifikat SLHS," ucap Qodari dalam konpers di Gambir, Rabu (13/5/2026).

1. Target 82,2 juta penerima

SPPG Jetis Patalan 3 yang memberikan layanan MBG pada siswa SDN Kowang Jetis. (IDN Times/Daruwaskita)

Qodari menegaskan, capaian tersebut menjadi perhatian pemerintah dalam memperkuat tata kelola program MBG, terutama pada aspek keamanan pangan dan standar higienitas.

"Pemerintah ingin menyampaikan secara terbuka bahwa pengelolaan program dengan target 82,9 juta penerima manfaat memang tidak sederhana," katanya

2. Penerima MBG lebih dari 61,9 juta

Petugas menyusun ompreng berisi makan bergizi gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (ANTARA FOTO/Andri Saputra)

Qodari mengatakan, dari target 82,9 juta penerima manfaat yang terdiri dari siswa sekolah, santri, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, realisasi MBG sampai saat ini mencapai 61,9 juta orang.

"Hingga 12 Mei 2026, realisasi penerima manfaat telah mencapai lebih dari 61,9 juta orang atau sekitar 74,8 persen dari target," katanya

3. SPPG wajib mengacu AKG

Ilustrasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan anggaran negara.

Qodari menegaskan, seluruh SPPG diwajibkan mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2019, yakni 20–25 persen AKG untuk makan pagi dan 30–35 persen AKG untuk makan siang, dengan komposisi makanan pokok, sayuran, lauk pauk, dan buah.

"Setiap SPPG juga wajib melakukan cek mutu secara fisik, warna, rasa, aroma, tekstur, atau uji organoleptik sebelum MBG dikonsumsi oleh penerima manfaat," ucapnya.

Editorial Team