Prabowo Bangga Perwira TNI-Polri 2026 Bantu Bencana Aceh-Sumatra

- Presiden Prabowo melantik 1.177 perwira remaja TNI-Polri di Istana Merdeka dan mengapresiasi keterlibatan mereka dalam penanganan bencana Aceh dan Sumatra tahun 2025.
- Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa para perwira kini harus mengabdi sepenuhnya kepada bangsa dan negara, bukan lagi untuk kepentingan pribadi atau keluarga.
- Prabowo menekankan bahwa pangkat TNI-Polri adalah amanah serta kepercayaan rakyat Indonesia yang wajib dijaga dengan pengabdian dan kesetiaan kepada masyarakat.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto telah melantik 1.177 perwira remaja TNI-Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Dalam pidatonya, Prabowo merasa senang karena Perwira Remaja 2026 saat masih menjadi taruna, pernah membantu bencana di Aceh dan Sumatra tahun 2025.
"Saya gembira bahwa angkatan ini terlibat langsung dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Kita adalah tentara dan polisi rakyat. Kesulitan rakyat akan menjadi kesulitan saudara," ujar Prabowo.
Prabowo kemudian mengingatkan kepada Perwira Remaja untuk terus mengabdi kepada rakyat. Sebab, mereka kini bukan lagi milik pribadi dan keluarga, tapi sudah menjadi bagian untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
"Hari ini bukan sekadar upacara, hari ini bukan garis akhir, hari ini adalah awal sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara. Saudara-saudara telah bersumpah untuk bila perlu memberi jiwa dan ragamu untuk bangsa negara dan rakyat Indonesia," kata dia.
Prabowo menegaskan, pangkat yang dipakai oleh TNI dan Polri merupakan amanat dari rakyat. Sehingga, TNI dan Polri harus terus hadir membantu kesulitan rakyat.
"Pangkat adalah amanah rakyat Indonesia. Pangkat adalah kepercayaan rakyat Indonesia. Pangkat adalah harapan rakyat Indonesia. Mulai hari ini, Saudara bukan lagi milik dirimu sendiri. Mulai hari ini, sesungguhnya Saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara," ucap dia.




















