Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Petugas Gugur saat Tangani Karhutla Bromo, BNPB Ucapkan Duka
Penanganan karhutla di Gunung Bromo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
  • Empat petugas gugur dan dua lainnya mengalami luka bakar saat memadamkan karhutla di kawasan TNBTS.

  • BNPB menyampaikan duka cita serta menekankan pentingnya keselamatan personel dalam operasi karhutla.

  • BNPB mendorong penguatan pencegahan, pemantauan titik api, edukasi, dan sistem peringatan dini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (15/10/2026) lalu

Peristiwa tragis terjadi saat petugas menjalankan misi pemadaman karhutla di kawasan TNBTS.

Sabtu (17/10/2026)

Berton SP Panjaitan mengutip keterangan tertulis BNPB mengenai penghormatan dan apresiasi kepada para petugas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Empat petugas gugur dan dua petugas mengalami luka bakar saat menangani kebakaran hutan dan lahan.
  • Who?
    Enam petugas penanganan karhutla menjadi korban, sementara BNPB menyampaikan duka cita.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur.
  • When?
    Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (15/10/2026) lalu.
  • Why?
    Para petugas menjalankan misi pemadaman untuk melindungi lingkungan, menjaga kelestarian ekosistem, dan mencegah kebakaran meluas.
  • How?
    Karhutla ditangani melalui upaya pemadaman, dengan penilaian risiko, pemantauan kondisi lapangan, kesiapan evakuasi, serta koordinasi antarpersonel dan antarinstansi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Empat petugas meninggal saat memadamkan kebakaran di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Dua petugas lain terluka bakar dan sedang dirawat. BNPB menyampaikan duka dan mendoakan mereka. BNPB juga mengingatkan agar petugas selalu aman, memakai cara yang hati-hati, dan menyiapkan jalan untuk menyelamatkan diri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Upaya para petugas menunjukkan adanya pengabdian untuk melindungi lingkungan, menjaga kelestarian ekosistem, dan mencegah kebakaran meluas. BNPB juga menempatkan keselamatan personel sebagai prioritas melalui penilaian risiko, kesiapan evakuasi, serta koordinasi yang efektif dalam operasi penanggulangan karhutla.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya empat petugas saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Secara total, ada enam petugas yang menjadi korban. Selain empat korban meninggal dunia, dua petugas lainnya mengalami luka bakar dan masih menjalani penanganan medis secara intensif.

1. Total ada enam petugas yang menjadi korban

Karhutla di Gunung Bromo pada 10 September 2026. (IDN Times/Istimewa)

Enam petugas terdampak dalam penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Para petugas disebut tengah menjalankan upaya pemadaman untuk melindungi lingkungan, menjaga kelestarian ekosistem, serta mencegah kebakaran meluas.

“Di tengah duka yang menyelimuti, BNPB memberikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, keberanian, serta pengabdian para almarhum dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Upaya pemadaman karhutla yang dilakukan di kawasan TNBTS merupakan bagian dari perjuangan untuk melindungi keselamatan lingkungan, menjaga kelestarian ekosistem, serta mencegah dampak kebakaran yang lebih luas,” tulis Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengutip keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026).

Selain menyampaikan penghormatan kepada empat petugas yang gugur, BNPB juga mendoakan kesembuhan bagi dua personel yang mengalami luka bakar.

“Semoga para almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan, serta para personel yang masih menjalani perawatan dapat segera pulih. Pengabdian mereka menjadi pengingat bahwa di balik setiap upaya melindungi alam dan masyarakat, terdapat perjuangan, keberanian, dan pengorbanan yang patut dihormati,” tulis pernyataan resmi.

2. BNPB ingatkan keselamatan petugas dalam operasi karhutla

Damkar Surabaya ikut misi padamkan karhutla Bromo. (Dok. Pemkot Surabaya)

BNPB menekankan, setiap langkah pemadaman harus didukung penilaian risiko yang cermat, pemantauan kondisi lapangan secara berkelanjutan, serta kesiapan jalur evakuasi. Komunikasi dan koordinasi yang efektif antarpersonel maupun antarinstansi juga menjadi bagian penting untuk mengantisipasi situasi darurat.

“Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menempatkan keselamatan personel sebagai prioritas utama dalam setiap operasi penanggulangan bencana, termasuk penanganan karhutla. Setiap langkah penanganan harus didukung oleh penilaian risiko yang cermat, pemantauan kondisi lapangan secara berkelanjutan, kesiapan jalur evakuasi, serta komunikasi dan koordinasi yang efektif antarpersonel maupun antarinstansi,” tulis BNPB.

Selain itu, kesiapan sarana dan prasarana pendukung, penerapan prosedur keselamatan, dan kemampuan melakukan evakuasi secara cepat juga diperlukan untuk meminimalkan risiko. Ini dianggap menjadi bagian penting dalam memastikan operasi penanggulangan karhutla berjalan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.

“Kesiapan sarana dan prasarana pendukung, penerapan prosedur keselamatan, serta kemampuan melakukan evakuasi secara cepat dan tepat juga menjadi bagian penting dalam meminimalkan risiko selama operasi berlangsung,” tulis BNPB.

3. Pencegahan karhutla penting untuk diperkuat

Kondisi penanganan karhutla Gunung Bromo. (Dok. BPBD Jatim)

Selain penanganan saat kebakaran terjadi, BNPB mengingatkan pentingnya memperkuat upaya pencegahan dan kesiapsiagaan di kawasan rawan karhutla. Mulai dari peningkatan pengawasan, pemantauan potensi titik api, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan sistem peringatan dini.

“Langkah tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan pengawasan di kawasan rawan kebakaran, pemantauan potensi titik api, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan sistem peringatan dini dan kesiapan respons darurat. Upaya pencegahan yang dilakukan secara terpadu diharapkan dapat mengurangi risiko terjadinya kebakaran sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan masyarakat,” tulis pernyataan BNPB.

BNPB mengajak seluruh pihak untuk menjadikan tragedi ini sebagai momentum agar memperkuat komitmen bersama dalam penanggulangan bencana yang mengutamakan keselamatan manusia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article