Orasi buruh menggema dari atas panggung dalam peringatan May Day di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (1/5/2026) (IDN Times/Lia Hutasoit)
Iman menuturkan, Polda Metro Jaya juga menyita barang-barang yang diduga akan digunakan untuk melakukan kerusuhan saat perayaan May Day, terutama yang berada di depan Gedung DPR/MPR RI.
"Yang pertama ada botol kosong. Sebagaimana terlihat, ada botol kosong dan kain pemicu untuk membuat bom molotov, termasuk kami juga menemukan atau mengamankan bensin atau bahan bakar yang bisa digunakan untuk dijadikan bom molotov bersama-sama dengan botol dan kain pemicu apinya," tuturnya.
Selain itu, ditemukan pula paku beton yang diduga dipakai untuk merusak bangunan atau pun pembatas-pembatas yang terbuat dari beton. Polisi juga mendapati ketapel dengan gotri yang dipersiapkan untuk melakukan penyerangan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas pengamanan, termasuk sejumlah senjata tajam.
"Jadi berdasarkan keterangan yang disampaikan, mereka memanfaatkan waktu yang ada pada saat sebagian mengikuti orasi, sebagian mereka melakukan perusakan terhadap beton atau batas pagar pembatas sehingga rencananya kalau tiba waktunya itu terjadi kerusuhan memudahkan mereka untuk merobohkan pagar pembatas tersebut, itu gunanya paku beton," kata Iman.