Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ada Belatung saat Disidak Dudung, Dua SPPG di Jakarta Barat Kena Suspend
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Selasa (12/5/2026) (dok. KSP)
  • Dudung Abdurachman melakukan sidak ke dua dapur SPPG di Jakarta Barat dan menemukan kondisi kotor dengan tumpukan sampah serta belatung, sehingga keduanya langsung disuspend oleh BGN.
  • Presiden Prabowo menegaskan penerima program Makan Bergizi Gratis harus mendapat makanan bersih dan bergizi, dengan pengawasan rutin terhadap dapur penyedia agar kualitas tetap terjaga.
  • Dudung mengingatkan yayasan SPPG agar tidak hanya mencari keuntungan, melainkan memastikan makanan yang disajikan aman, sehat, dan mencegah insiden negatif seperti keracunan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
12 Mei 2026

Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman melakukan sidak ke dua dapur SPPG di Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Ia menemukan tumpukan sampah dan belatung di dapur program Makan Bergizi Gratis.

13 Mei 2026

Dudung menyampaikan hasil sidaknya di kantor KSP Jakarta. Ia menjelaskan bahwa dua SPPG tersebut langsung disuspend oleh Badan Gizi Nasional setelah temuan itu.

kini

Program Makan Bergizi Gratis tetap diawasi ketat agar penerima mendapat makanan bersih dan bergizi. Dudung menegaskan pentingnya pengawasan rutin serta peringatan bagi yayasan SPPG agar tidak hanya mencari keuntungan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta Barat disuspend setelah ditemukan tumpukan sampah dan belatung saat inspeksi mendadak program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Who?
    Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman melakukan sidak, sementara Badan Gizi Nasional (BGN) menindaklanjuti dengan menghentikan sementara dua SPPG tersebut.
  • Where?
    Inspeksi dilakukan di dapur SPPG yang berlokasi di kawasan Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
  • When?
    Sidak berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026, dan keterangan resmi disampaikan oleh Dudung pada Rabu, 13 Mei 2026.
  • Why?
    Tindakan penghentian sementara dilakukan karena kondisi kebersihan dapur dinilai tidak layak dan ditemukan adanya belatung serta tumpukan sampah.
  • How?
    Dudung melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi, menemukan pelanggaran kebersihan, lalu melaporkannya kepada Kepala BGN yang segera memutuskan untuk mensuspend dua dapur tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Dudung datang ke dua dapur di Jakarta Barat. Di sana ada sampah dan belatung, jadi dapurnya dihentikan dulu. Pak Dudung bilang Presiden Prabowo mau anak-anak makan makanan yang bersih dan sehat. Dia juga bilang orang yang masak jangan cuma mau untung, tapi harus kasih makanan bagus biar anak-anak nggak sakit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Inspeksi mendadak yang dilakukan Dudung Abdurachman menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga kualitas program Makan Bergizi Gratis. Tindakan cepat berupa suspend terhadap dua dapur SPPG menegaskan bahwa pengawasan berjalan efektif dan responsif. Langkah ini mencerminkan keseriusan memastikan anak-anak menerima makanan yang benar-benar bersih, sehat, dan bergizi sesuai arahan Presiden.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn), Dudung Abdurachman, melakukan inspeksi mendadak alias sidak ke dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (12/5/2026). Dalam sidak, Dudung menemukan adanya tumpukan sampah hingga belatung di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) itu.

Dudung mengatakan, dua SPPG itu sudah kena suspend atau dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

"Saya kemarin sidak SPPG, ya, di dapur di sekitar Grogol dengan Petamburan. Jadi memang menurut saya itu tidak layak dan itu oleh Kepala BGN langsung direspons sehingga di-suspend langsung, saya lihat itu," ujar Dudung di kantornya, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

1. Prabowo ingin penerima MBG dapat makanan bersih dan bergizi

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Selasa (12/5/2026) (dok. KSP)

Dudung mengatakan, Presiden Prabowo Subianto ingin penerima MBG mendapat makanan yang berisi bahan bergizi. Oleh karena itu, perlu ada pengawasan secara berkala terhadap SPPG yang memproduksi makanan tersebut.

"Ya, memang sasaran dari Bapak Presiden itu adalah anak-anak itu betul-betul menerima makanan yang bergizi," ujar dia.

2. SPPG jangan hanya ingin dapat untung

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Selasa (12/5/2026) (dok. KSP)

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu mengingatkan kepada yayasan SPPG untuk tidak hanya mengambil keuntungan dari program MBG. Dia mengatakan, SPPG harus bisa memberikan makanan yang berkualitas.

"Ya, saya sampaikanlah kepada yayasan-yayasan yang mendirikan untuk membuat MBG dan sebagainya. Ya, tolonglah berpikir untuk memajukan bangsa ini, anak-anak kita kasihan," kata dia.

3. Jangan sampai ada hal negatif

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Selasa (12/5/2026) (dok. KSP)

Dudung juga ingin tidak ada yang yang negatif dalam program MBG, salah satunya keracunan. Dudung meminta setiap SPPG menyajikan makanan yang bersih dan sehat.

"Baru-baru ini kan baru lagi ada keracunan juga, nah ini hal-hal gini saya akan terus, tentunya bersama-sama dengan BGN untuk menindak hal-hal yang memang kurang baik gitu lah," ucap dia.

Editorial Team