Comscore Tracker

Sea Soldier, Bentuk Nyata Nadine Chandrawinata Lestarikan Lingkungan

Sea Soldier berdiri sejak enam tahun lalu

Jakarta, IDN Times - Selebritas Nadine Chandrawinata selain dikenal sebagai model dan aktris, juga sebagai seorang aktivis lingkungan. Ia adalah figur di balik gerakan peduli lingkungan laut Sea Soldier.

Nadine menceritakan awal mula merintis gerakan ini, hingga filosofi gelang sebagai identitas gerakan kepedulian pada lingkungan ini. Yuk simak obrolan IDN Times bersama Nadine, dalam acara “101 Climate Change Actions.”

Baca Juga: BMKG: Ada Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon Banten saat Libur Nataru

1. Sea Soldier memiliki identitas berupa gelang

Sea Soldier, Bentuk Nyata Nadine Chandrawinata Lestarikan LingkunganNadine Chandrawinata, narasumber pertama 101 Climate Change Actions. (Tangkapan Layar Instagram.com/idntimes)

Nadine menceritakan filosofi di balik berdirinya Sea Soldier yang memiliki identitas sebuah gelang. Gelang ini sebagai simbol atau pengingat agar setiap pemakai gelang tersebut selalu mengingat akan lingkungan alam. 

"Awalnya kami menggunakan gelang Sea Soldier sebagai pengingat dari daerah mana kami berasal. Kami punya filosofi air mengalir dari hulu ke hilir. Hulu adalah daratan, sedangkan hilir adalah lautan. Semuanya berawal dari daratan dan berakhir di lautan, apalagi kita negara kepulauan," ungkap Nadine dalam live Instagram bersama IDN Times, Rabu (1/12/2021).

"Gelangnya itu memiliki warna merah, putih, dan biru. Merah putih itu Indonesia, biru itu negara kepulauan, lalu gelangnya dikepang itu artinya gotong-royong. Kemudian ada warna emas sebagai lambang kejayaan untuk lingkungan," lanjut Nadine.

2. Gerakan Sea Soldier berawal dari kegelisahan

Sea Soldier, Bentuk Nyata Nadine Chandrawinata Lestarikan LingkunganNadine Chandrawinata, narasumber pertama 101 Climate Change Actions. (Tangkapan Layar Instagram.com/idntimes)

Nadine mengatakan gerakan Sea Soldier berawal dari kegelisahan dirinya saat traveling ke berbagai daerah di Indonesia. Ia kerap kali melakukan sosialisasi untuk menjaga lingkungan, namun hasilnya tak seperti yang ia harapkan.

"Sea Soldier masih enam tahun. Awalnya karena kegelisahan saat aku traveling. Pada saat aku menikmati keindahan alam Indonesia, aku biasanya suka bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk meminjam balai kota untuk mengadakan sosialisasi tentang menjaga lingkungan, terutama di laut, karena di bawah sana ada penghuninya juga," kata Nadine.

Namun, lanjut Nadine, saat dia meninggalkan tempat yang dikunjunginya, masyarakat tidak bisa konsisten dan kembali ke sedia kala. "Sosialisasi yang sudah dilakukan tidak ada sisanya lagi. Aku pun berpikir untuk punya sistem yang lebih baik, lalu muncullah Sea Soldier ini," tutur dia.

3. Berpayung besar pendidikan

Sea Soldier, Bentuk Nyata Nadine Chandrawinata Lestarikan LingkunganNadine Chandrawinata. (IDN Times/Fiqih Damarjati)

Nadine menyebut gerakan Sea Soldier memiliki basis pendidikan. Itulah kenapa gerakan ini berfokus untuk mengajak masyarakat sadar akan kelestarian lingkungan.

"Aku punya partner namanya Dinni Septianingrum dan dia lebih fokus ke pendidikan. Payung besar kami adalah pendidikan. Kami mencoba untuk mengajak masyarakat untuk sadar bahwa menjaga lingkungan itu merupakan suatu kewajiban dan bukan pilihan, karena kita adalah bagian dari lingkungan. Itulah kenapa ada Sea Soldier," kata dia.

"Jadi saat kami mau mengajak masyarakat, sudah ada pondasi dan bukti kuat bahwa kami bukan hanya sekadar berbicara tapi beraksi," imbuh perempuan berusia 37 tahun itu.

Nadine menyebut Sea Soldier sudah punya perwakilan di tiap daerah seperti di Surabaya, Pacitan, dan Tegal. Para volunteer akan jadi pejuang-pejuang lingkungan di tiap daerah masing-masing, sehingga bisa lebih efektif untuk mengajak banyak pihak berpartisipasi.

Selama Desember 2021, IDN Times menjadikan sebagai bulan Peduli Perubahan Iklim dengan menghadirkan program “101 Climate Change Actions”. Program ini diselenggarakan pada 1-30 Desember 2021 setiap Senin hingga Jumat pukul 16.00-17.00 WIB yang disiarkan secara virtual melalui live Instagram di @idntimes.

Episode pertama yang berlangsung Rabu (1/12/2021), Uni Lubis, selaku editor in chief IDN Times, berbincang dengan sosok Nadine Chandrawinata yang merupakan seorang aktris, model, dan Putri Indonesia 2005. Nadine menyampaikan pandangannya tentang lingkungan dengan topik “Kisah Cinta kepada Bumi”.

Baca Juga: Siklon Tropis Nyatoh Muncul Dekat Indonesia, Ini Dampaknya

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya