Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Agus Harimurti Yudhoyono, SMA Taruna Nusantara
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (ketiga dari kanan) ketika hadir dalam peresmian kampus SMA Taruna Nusantara di Malang. (Dokumentasi Kementerian Koordinasi Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan)

Intinya sih...

  • AHY siap mendukung penguatan infrastruktur pendidikan yang berkualitas

  • Prabowo puji kualitas alumni SMA Taruna Nusantara

  • Deretan alumni SMA Taruna Nusatara yang ada di pemerintahan Prabowo

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kembali mengenang memori saat masih menuntut ilmu di SMA Taruna Nusantara, ketika mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026). SMA Tauna Nusantara ini menjadi yang kedua dibangun selain di Magelang, Jawa Tengah.

Bahkan, Prabowo turut merestui pembangunan kampus ketiga di Cimahi, Jawa Barat. SMA dengan pendidikan semi militer itu direncanakan akan tersebar di enam provinsi. Selain di Magelang dan Cimahi, pembangunan SMA Taruna Nusantara sedang dilakukan di Langowan, Sulawesi Utara; Ibu Kota Nusantara (IKN); dan Pagar Alam, Sumatra Selatan.

AHY mengatakan peresmian SMA Taruna Nusantara kampus Malang merupakan langkah strategis negara, dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045. Bahkan, alumni SMA Taruna Nusantara pun kini banyak menduduki jabatan di pemerintahan Prabowo, mulai dari Menteri hingga Deputi Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).

"SMA Taruna Malang menempatkan pembentukan karakter sebagai inti pendidikan, sejalan dengan prestasi akademik dan kepemimpinan untuk menyiapkan SDM unggul menuju generasi emas 2045," ujar AHY dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).

Pria yang juga menjabat Ketua Umum Partai Demokrat itu juga sempat berbincang dengan siswa SMA Taruna Nusantara di Malang. Ia memberikan motivasi kepada mereka agar terus belajar, berlatih dan mempersiapkan menjadi pemimpin, serta generasi penerus yang unggul.

1. AHY siap mendukung penguatan infrastruktur pendidikan yang berkualitas

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (ketiga dari kanan) ketika hadir dalam peresmian kampus SMA Taruna Nusantara di Malang. (Dokumentasi Kementerian Koordinasi Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan)

Lebih lanjut, AHY yang merupakan alumni angkatan ke-5 dari SMA Taruna Nusantara di Magelang berkomitmen untuk mendukung pengembangan sekolah tersebut, agar semakin maju dan konsisten mencetak kader-kader terbaik bangsa.

"Kemenko Infrastruktur akan selalu siap mendukung penguatan infrastruktur yang berkualitas dan merata. No one left behind," katanya.

AHY menyadari dengan hadirnya tempat pendidikan yang berkualitas maka bisa diciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Kehadiran Prabowo yang meresmikan kampus Malang SMA Taruna Nusantara, kata AHY, jadi penanda negara mendukung penuh sistem pendidikan yang terstruktur, meritokratis dan inklusif.

"Pembangunan infrastruktur pendidikan yang berkualitas merupakan investasi jangka panjang, yang tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan tetapi juga mendorong pemerataan pembangunan wilayah serta membuka kesempatan yang setara antardaerah," tutur dia.

2. Prabowo puji kualitas alumni SMA Taruna Nusantara

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (ketiga dari kanan) ketika hadir dalam peresmian kampus SMA Taruna Nusantara di Malang. (Dokumentasi Kemenko Infrastruktur dan Kewilayahan)

Sementara, dalam pidatonya pada Selasa kemarin, Prabowo memuji lulusan SMA Taruna Nusantara, karena terbukti memiliki kapasitas dan daya saing di tingkat nasional. Ia mengatakan sebagai bukti banyak lulusan SMA Taruna Nusnatara yang kini mengisi posisi strategis di Kabinet Merah Putih.

"Sejak 90 sampai sekarang, terbukti bahwa kader-kader lulusan TN (Taruna Nusantara) telah membuktikan diri menonjol di tingkat nasional, bahkan di kabinet yang saya pimpin tadi sudah saya sebut alumni-alumninya saya kira cukup banyak lulusan TN di tier 1," ujar Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Selain membangun kampus baru untuk SMA Taruna Nusantara, Prabowo juga berencana membangun Sekolah Garuda di setiap kabupaten dan kota. Ia optimistis optimistis upaya tersebut akan mempercepat lahirnya kepemimpinan nasional yang berkualitas.

"Dengan tambahan nanti SMA Garuda, juga dengan nanti rencana kami tiap kabupaten satu sekolah unggulan, ini akan mempercepat kebangkitan kepemimpinan dan kebangkitan bangsa Indonesia," tutur dia.

3. Deretan alumni SMA Taruna Nusatara yang ada di pemerintahan Prabowo

Menteri Luar Negeri Sugiono. (IDN Times/Ilman Nafi’an)

Berikut adalah daftar pejabat di pemerintahan Prabowo-Gibran yang merupakan lulusan dari SMA Taruna Nusantara:

1. Agung Wicaksono
Tahun Lulus Taruna Nusantara: 1995 (TN 3)
Jabatan: Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN)

2. Bimo Wijayanto
Tahun Lulus Taruna Nusantara: 1995 (TN 3)
Jabatan: Dirjen Pajak

3. Febrio Nathan Kacaribu
Tahun Lulus Taruna Nusantara: 1996 (TN 4)
Jabatan: Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan

4. Sugiono
Tahun Lulus Taruna Nusantara: 1997 (TN 5)
Jabatan: Menteri Luar Negeri

5. Agus Harimurti Yudhoyono
Tahun Lulus Taruna Nusantara: 1997 (TN 5)
Jabatan: Menko Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan

6. M Rachmat Kaimuddin
Tahun Lulus Taruna Nusantara: 1997 (TN 5)
Jabatan: Wakil Menteri Pertanian

7. Prasetyo Hadi
Tahun Lulus Taruna Nusantara: 1998 (TN 6)
Jabatan: Menteri Sekretaris Negara

8. Simon Aloysius Mantiri
Tahun Lulus Taruna Nusantara: 1998 (TN 6)

Jabatan: Direktur Utama PT Pertamina

9. Sudaryono
Tahun Lulus Taruna Nusantara: 2003 (TN 11)
Jabatan: Wakil Menteri Pertanian

10. Teddy Indra Wijaya
Tahun Lulus Taruna Nusantara: 2011 (TN 15)
Jabatan: Sekretaris Kabinet

11. Tedi Bharata
Tahun Lulus Taruna Nusantara: 2001 (TN 9)
Jabatan: Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kemeterian BUMN

Editorial Team