Comscore Tracker

Azis Syamsuddin Tak Ada di Bangku Pimpinan DPR saat Rapat Paripurna

Azis Syamsuddin tersangkut dugaan suap Walkot Tanjungbalai

Jakarta, IDN Times - DPR RI menggelar Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang V Tahun 2020-2021 pada hari ini, Kamis (6/5/2021). Dilaksanakan di ruang rapat paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pukul 10.40 WIB itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar.

Turut hadir dalam rapat tersebut Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, dan Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel. Namun, Azis Syamsuddin selaku Wakil Ketua DPR tidak terlihat dalam kegiatan rapat.

"Ada 65 anggota hadir langsung dan 246 melalui virtual dengan demikian telah terpenuhi kuorum dan mengucapkan bismillah perkenankan saya selaku pimpinan dewan membuka rapat paripurna ke-17," kata Muhaimin saat membuka sidang, Kamis.

1. Nama Azis Syamsuddin tersangkut dugaan suap Wali Kota Tanjung Balai

Azis Syamsuddin Tak Ada di Bangku Pimpinan DPR saat Rapat ParipurnaWakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Nama Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Golkar, Azis Syamsuddin, kini menjadi sorotan publik karena tersangkut dugaan suap dari Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Azis ikut memfasilitasi pertemuan antara penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju, dengan Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial. Pertemuan itu terjadi di rumah dinas Azis, kawasan Jakarta Selatan, pada Oktober 2020.

Baca Juga: Aziz Syamsuddin Dicegah ke Luar Negeri

2. KPK geledah empat lokasi yang berkaitan dengan Azis Syamsuddin

Azis Syamsuddin Tak Ada di Bangku Pimpinan DPR saat Rapat ParipurnaIlustrasi Penyelidikan KPK (IDN Times/Mardya Shakti)

Setelah nama Azis mencuat, penyidik komisi antirasuah pada Rabu 28 April 2021 lalu melakukan penggeledahan di empat lokasi, yakni rumah dinas, kediaman pribadi, apartemen, dan ruang kerja Azis di DPR. Dikutip dari ANTARA, penyidik membawa lima koper dari ruang kerja Azis di parlemen.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri, ada beberapa dokumen dan barang yang terkait dengan perkara.

"Selanjutnya, bukti-bukti ini akan segera dianalisa mendalam serta verifikasi untuk segera diajukan penyitaan sebagai bagian dalam berkas perkara yang dimaksud," ungkap Ali, Kamis (29/4/2021).

3. Nama Azis pernah jadi sorotan saat Puan matikan mikrofon saat paripurna

Azis Syamsuddin Tak Ada di Bangku Pimpinan DPR saat Rapat ParipurnaIDN Times/Gregorius Aryodamar P

Nama Azis sebenarnya bukan kali ini saja menjadi sorotan publik. Pada 6 Oktober 2020, dia mengakui meminta Ketua DPR, Puan Maharani, agar mematikan mikrofon ketika terjadi interupsi saat rapat paripurna pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi undang-udang. Saat itu interupsi disampaikan politikus dari fraksi Partai Demokrat.

"Ini memang permintaan saya supaya enggak ganggu," tutur Azis ketika itu kepada media.

Baca Juga: Geledah Kantor dan Rumah Azis Syamsuddin, KPK Sita Bukti Dugaan Suap

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya