Pertemuan Sejumlah Tokoh Yogya dan Muslim Muhammadiyah
Oleh karena itu, Zaki menekankan pentingnya kesadaran bersama di kalangan pemimpin umat di Indonesia untuk terus membuka ruang perjumpaan, memperluas dialog, dan memperkuat kerja sama lintas kelompok.
“Indonesia memiliki modal besar berupa budaya gotong royong dan persaudaraan. Karena itu, tugas para tokoh agama dan tokoh masyarakat hari ini bukan memperlebar jarak perbedaan, tetapi menghadirkan kesepahaman, membangun kolaborasi, memperkuat persatuan, dan memajukan perdamaian,” ucap Zaki dalam pertemuan yang juga dihadiri tokoh Yogyakarta antara lain Pengasuh Pondok Pesantren Ummahat sekaligus Koordinator FPUB (Forum Persaudaraan Umat Beriman) Yogyakarta, K.H. Abdullah Muhaimin; Wakil Rektor UIN Sunan Kalijaga Yigkarta, Mohammad Shodik; Koordinator Sekretaris Nasional Jaringan Gusdurian, Jay Ahmad; Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Alimatul Qibliyah; Direktur ICRS ( Indonesian Consortium for Religious Studies), Syamsul Maarif; serta Ketua AJI (Aliansi Jurnalis Independen) Yogyakarta, Hartanto Adi Saputra.
Dari pihak Muslim Ahmadiyah, turut hadir Juru Bicara Nasional Ahmadiyah, Yendra Budiana; Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ahmadiyah Yogyakarta, Didit Barianto; dan Mubaligh Daerah Ahmadiyah Yogyakarta, Basyirudin Suhartono.