TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Prostitusi Online Mulai Menyasar Anak, Usia 9-11 Tahun Menjadi Target

Pengawasan orangtua sangat penting

Pengungkapan prostitusi online di Aceh. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah mengimbau para orangtua untuk mengawasi anak-anaknya ketika berselancar di dunia internet. Pasalnya, prostitusi online kini mulai menyasar anak-anak. 

Baca juga: Cegah Prostitusi Online, Pemerintah Akan Kerja Sama dengan Penyelenggara Jasa Internet

1. Pemerintah edukasi orang tua tentang pola asuh yang baik

IDN Times/Sukma Shakti

Staf Ahli Menteri Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Sri Danti Anwar mengatakan, sejauh ini KPPPA bergerak ke arah preventif. 

"Misalnya dengan mengedukasi orang tua tentang cara mengasuh anak yang baik. Ada modul yang diberikan kepada organisasi masyarakat. Anak muda juga diajarkan menggunakan gadget dengan positif," ujar Danti di Kantor KPPPA Jakarta, Kamis (5/4).

2. Melakukan kajian prostitusi online

jalantikus.com

"Kami juga sedang melakukan kajian mengenai kasus ini di Jabodetabek. Tingginya kasus seperti apa, termasuk juga kajian melihat regulasi ke depan. Nantinya ada rekomendasi untuk pemerintah, khusus KPPPA," imbuh Danti.

Danti menjelaskan, kajian tersebut dilakukan lantaran pemerintah belum memiliki data pasti mengenai jumlah kasus prostitusi online yang menyasar anak-anak. 

"Selama ini dari kabupaten/kota memberikan laporan semua kasus saja. Ke depannya perlu dipilah lagi, berapa besar kasus online dan offline," kata Danti.

Baca juga: Di Balik Bisnis Prostitusi Online di Negeri Syariat

 

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya