TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Waduh! Bajak Laut Resahkan Nelayan di Kalimantan Barat

Bajak laut ancam nelayan pakai senjata api

ilustrasi - Bendera tengkorak bajak laut melambai tertiup angin, simbol bajak laut. ANTARA/Shutterstock/pri.

Jakarta, IDN Times - Aksi bajak laut atau perompak tidak hanya ada di film-film. Belakangan ini, para nelayan di Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, dibuat resah dengan aksi bajak laut.

Petugas Kecamatan Kepulauan Karimata, Yerry Syulasman, mengungkapkan sudah ada beberapa nelayan yang melapor telah dirampok para bajak laut. Laporan itu juga sudah diteruskan ke pihak Polres Kayong Utara.

"Pembajak itu merampas barang-barang nelayan, seperti solar, beras, dan ikan hasil tangkapan nelayan, dengan total kerugian kurang lebih Rp16 juta. Kami sudah melaporkan hal tersebut ke Bupati dan aparat hukum di Polres Kayong Utara," kata Yerry dikutip dari ANTARA, Minggu (6/6/2021).

Baca Juga: Bunuh Korban, 1 Dari 3 Perampok di Medan Ditembak Mati Polisi

Keberadaan bajak laut di perairan Kepulauan Karimata ini dilaporkan sejak bulan Ramadan. Meski sudah dilaporkan ke pihak berwajib, namun belum ada pelaku yang berhasil ditangkap.

"Nelayan kami di Kepulauan Karimata merasa sangat takut dengan aksi perompak itu yang sewaktu-waktu bisa meneror mereka ketika sedang mencari ikan di lautan lepas," ujarnya.

1. Bajak laut beraksi sejak Ramadan

Ilustrasi kapal-kapal nelayan. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

2. Nelayan diancam menggunakan senjata api

Pistol, Ilustrasi Senjata Api (Dok. Humas Polres Metro Jakarta Barat)

Yerry mengatakan pihak kecamatan setidaknya sudah menerima laporan dari tiga kapal yang menjadi korban bajak laut. Menurut keterangan para nelayan, ia mengatakan, para perompak mengancam menggunakan senjata api.

"Ada tiga pemilik kapal nelayan yang sudah melapor ke kami yaitu KM Batara 2, KM PO Saedon, dan KM Anugrah. Ketiganya ini terjadi di pertengahan Ramadhan kemarin hingga sekarang," ujar dia.

Baca Juga: 10 Bajak Laut Legendaris dalam Sejarah, Jadi Bagian Budaya Populer

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya