TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Kursi Roda dan Mobil Golf untuk Jemaah Haji di Bandara Madinah Gratis

Tidak ada kekurangan kursi roda untuk jemaah haji

Jemaah Lansia diberikan fasilitas kursi roda saat tiba di Madinah. (IDN Times/Sunariyah)

Madina, IDN Times - Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daerah Kerja Bandara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2023, Maskat menegaskan, semua layanan di bandara untuk jemaah haji gratis. Termasuk untuk penggunaan kursi roda saat keluar dari pesawat, hingga naik ke atas bus yang akan membawa jemaah ke hotel masing-masing.

Karena itu, Maskat mengimbau kepada para jemaah haji untuk tidak memberikan uang kepada petugas di bandara yang membantu mereka mendorong kursi roda atau mengangkut koper jemaah. Sekalipun petugas itu meminta uang atau imbalan.

"Ketika nanti ada para pihak, yang pasti bukan orang Indonesia, jangan memberikan apapun kepada mereka.
Semua layanan jemaah haji gratis, tidak ada bayaran," ujar Maskat, Sabtu (3/6/2023).

 

Baca Juga: Tips Mencegah Kehilangan Sandal dan Kaki Melepuh di Tanah Suci 

1. Kursi roda dan mobil golf tersedia gratis di bandara

Kedatangan Jemaah Haji 2023 Kloter Kedua, Embarkasi Solo pada Rabu (24/5/2023). (IDN Times/Sunariyah)

Bandara AMMA Madinah menyediakan fasilitas kursi roda dan mobil golf untuk jemaah haji yang baru tiba di bandara. Kursi roda bisa dipakai sejak penumpang turun dari pesawat. Sedangkan mobil golf dipakai mengangkut jemaah dari luar terminal bandara menuju paviliun, tempat transit jemaah sebelum mereka diangkut bus menuju hotel.

"Kepada jemaah yang belum berangkat, tidak ada fasilitas di bandara ini yang dipungut biaya, baik yang kursi roda maupun golf car. Semua layanan yang diberikan disini gratis," tegas Maskat.

Baca Juga: Tips Agar Ibadah Haji Jemaah Lansia Sempurna Sejak Masuk Kota Makkah

2. Laporkan orang yang meminta uang kepada petugas haji Indonesia PPIH (2023

Kedatangan Jemaah Haji 2023 Kloter Pertama pada Rabu (24/5/2023). (IDN Times/Sunariyah)

Dia mengatakan, tidak ada kekurangan kursi roda untuk jemaah yang membutuhkan. Untuk memastikan tidak ada pungutan, Maskat menyebutkan, pihaknya secara berkala bertanya kepada jemaah haji apakah mereka dimintai uang atau tidak.

Bila ada temuan petugas meminta bayaran kepada jemaah, Maskat meminta agar petugas itu ditegur, mengembalikan  uang yang sudah diterimanya, dan melaporkannya kepada petugas haji Indonesia, 

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya