TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Luhut: Kami Sudah Rancang Skenario Jika Capai 100 Ribu Kasus per Hari

Skenario yang saat ini dijalani untuk kasus hingga 60 ribu

Luhut Binsar Pandjaitan. (maritim.go.id)

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah telah menyiapkan skenario terburuk dalam penanganan pandemik COVID-19. Bahkan, jika kasus harian mencapai 100 ribu.

Kendati begitu, ia tidak berharap kasus harian di Indonesia mencapai angka 100 ribu ke depannya.

"Kalau kita bicara worse case scenario, untuk 60 ribu, kalau kita lebih sedikit 60 ribu, kita masih cukup oke, tapi kita tidak berharap 100 ribu, tapi kita sudah rancang dari sekarang kalau sampai ke sana," kata Luhut dalam keterangan persnya secara daring, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga: Luhut: Kasus Meroket Sudah Kita Duga, Tapi Tak Menduga Secepat Ini

1. Pemerintah jalankan skenario untuk kasus harian capai 60 ribu per hari

Petugas tenaga kesehatan mengangkut jenazah dengan menggunakan protokol COVID-19 ke ambulans di kawasan permukiman dago Bandung, Jawa Barat, Senin (14/6/2021). ANTARA FOTO/Novrian Arbi.

Luhut menyampaikan, rancangan skenario terburuk yang sedang dijalani pemerintah saat ini adalah skenario untuk kasus harian hingga 60 ribu per hari. Dia berharap dalam waktu dekat ini kasus tidak mencapai 60 ribu per hari, karena pemerintah harus mempersiapkan skenario lain lagi jika itu terjadi.

"Karena kami sudah masuk dalam worst case scenario yang sudah kita duga kita akan naik di atas, ya kita berharap jangan lebih dari 60 ribu, karena itu nanti mesti ada perkiraan lain lagi," jelas Luhut.

2. Luhut minta semua pihak beri masukan, bukan hanya kritik

IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Meski demikian, Luhut tetap membuka pintu bagi semua pihak yang ingin memberikan saran. Ia meminta semua pihak tidak hanya memberikan kritik saja.

"Dikritik sampaikanlah ke kami, dan seperti mana saja yang minta ketemu kami untuk kasih masukan, kami sangat apresiasi, misalnya para porfesor guru besar dari UI, kami sangat terima kasih sekali mereka beri masukan pada kami. Dan itu memperkaya kami untuk membuat keputusan atau strategi yang pas dalam menghadapi varian Delta ini," ujar Luhut.

Baca Juga: Luhut: Lulusan Baru Dokter dan Perawat Bakal Terjun Tangani COVID-19

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya